Resep Masakan
Indonesia
cooking from the heart

Sop Buntut

Bahan untuk merebus buntut sapi:

  1. 1 kg buntut sapi, bersihkan lemaknya jika perlu, cuci bersih
  2. 2 lt air
  3. 2 sdt garam
  4. 2 siung bawang putih halus
  5. 2 cm jahe, kupas, memarkan
  6. 1/2 sdt merica bubuk

Kuah Sop:

  1. 1.5 lt kaldu daging atau air
  2. 2 buah wortel, kupas, potong sesuai selera
  3. 250 gr kentang, kupas, potong sesuai selera
  4. 3 batang daun bawang, potong 1 cm (1 batang biarkan utuh)
  5. 2 batang seledri, biarkan utuh
  6. 1 sdt bubuk kaldu daging
  7. 1/2 sdt merica bubuk
  8. 1/4 pala (biarkan utuh) atau ganti dengan 1/4 sdt pala bubuk
  9. 3 butir cengkeh
  10. 2 sdt garam atau sesuai selera
  11. 1 sdt gula pasir atau sesuai selera
  12. 2 buah tomat, potong sesuai selera

Bumbu, cincang halus:

  1. 1 buah /50 gr bawang bombay, cincang halus
  2. 2 buah/6 gr bawang putih, cincang halus
  3. 1 cm/ 5 gr jahe, cincang halus

Bahan Pelengkap:

  1. bawang goreng
  2. sambal cabai rawit (jika suka)
Bahan Sop Buntut Sop Buntut Step 1 Sop Buntut Step 2 Sop Buntut Step 3 Sop Buntut Step 4 Sop Buntut Step 5 Sop Buntut Step 6 Sop Buntut Step 7 Sop Buntut Step 8 Sop Buntut Step 9 Sop Buntut Step 10 Sop Buntut Step 11 Sop Buntut Step 12 Sop Buntut Step 13 Sop Buntut Step 14
Sop Buntut

Sop Buntut

Rated 5/5 based on 1 reviews
RecipeYield 4 • PrepTime P2H0M
Porsi 4 • Waktu 2 jam, 0 menit Indonesian makanan utama Sop Buntut, resep, asli, Indonesia, step-by-step

Asal: Indonesia

Catatan..

Ada 2 variasi sup buntut yaitu sup buntut biasa dan Sop Buntut Goreng, dua-duanya enak hanya beda penampilan saja :-). Keistimewaan sup buntut goreng adalah buntut sapi bukan hanya direbus tapi setelah itu digoreng kering dan disajikan bersama kuah dalam wadah terpisah. Sambil menyeruput kuahnya yang segar anda bisa menikmati buntut goreng yang gurih, crispy plus yummy ;-)

Sementara Sop Buntut biasa lebih cepat dan praktis pembuatannya karena tidak perlu acara goreng-menggoreng. Disantap panas-panas di saat musim hujan, hmmm sedap :-)

Tips penting : Jika anda ingin menghemat waktu, buntut sapi khususnya sapi lokal bisa anda rebus dengan panci tekan selama 25 - 30 menit dihitung sejak panci mendesis supaya daging cepat empuk. Buang air bekas merebus buntut sapi, jangan dipakai untuk kaldu/kuah karena air ini sangat berlemak dan berbau tidak sedap.

Cara Membuat:

  1. Rebus 2 lt air bersama garam, bawang putih, jahe dan merica sampai mendidih.
  2. * Masukkan buntut dan masak dengan api sedang dan masak sampai empuk. Jika perlu buang lemak yang muncul di permukaan air.
  3. (Jika anda memakai panci tekan, masukkan buntut bersama air dingin dan rebus selama 25 menit sejak panci mendesis).
  4. Angkat buntut sapi dan tiriskan. Buang air sisa perebusan, khususnya jika anda memakai produk sapi impor karena air perebusan banyak mengandung lemak.
  5. Masukkan buntu yang sudah matang ke panci, tambahkan kaldu daging (sediaaan jadi) atau air biasa sebanyak 1.5 liter.
  6. Tambahkan satu batang utuh daun bawang dan seledri. Panaskan kembali dengan api sedang hingga mendidih.
  7. Kupas dan persiapkan semua bahan bumbu cincang untuk kuah.
  8. Panaskan 1 sdm mentega atau margarin, tumis bumbu cincang sambil diaduk terus menerus hingga benar-benar matang dan berbau harum.
  9. Masukkan tumisan bumbu ke dalam panci buntut. Aduk rata.
  10. Tambahkan wortel dan kentang, masak hingga sayuran hampir empuk. Buang setiap kali muncul busa di permukaan panci supaya kaldu tetap jernih.
  11. Tambahkan merica bubuk, bubuk kaldu daging, pala, cengkeh, garam dan gula. Aduk rata.
  12. Terakhir masukkan irisan daun bawang dan tomat. Masak sebentar hingga layu. Cicipi, tambahkan garam atau gula pasir jika perlu. Angkat dari api.
  13. Sajikan sop buntut dengan bahan pelengkap sesuai selera. Sajikan panas.

Catatan:

  1. * Masukkan buntut sapi dalam air mendidih dan direbus dalam suhu sedang supaya sari daging terkunci dan terasa lebih gurih.
  2. Jika memungkinkan pakailah kaldu daging untuk kuah supaya kuah terasa lebih gurih dan beraroma.

Tips:

  • Untuk mencari resep lainnya silahkan lihat Resep Lestariweb atau gunakan navigator menu di bawah.

  • Khusus untuk anda yang akan menjalankan ibadah puasa, silahkan lihat panduan Menu Bulan Ramadan 2021 untuk menyusun menu harian.


  • Reviews & Comments

      |  2020-11-29 17:10:09
    nur from kediri says:
    makasih banget info ilmunya.baru kali ini langsung dijawab.biasane nunggu 1 minggu dulu.itupun kalo tak sibuk.klao sibuk yaaa gitu....ngaaret
    Gak 1 minggu lah. Karena saya lihat komen setiap hari di Indonesia siang di sini tengah malam, jadi jawaban keluar sehari setelahnya. Kalau sampai satu minggu berarti Nur yang ngeceknya terlambat Bos :-). Selamat Beraktivitas Minggu ini ..

      |  2020-11-29 14:07:15
    nur from kediri says:
    mbak,aq numpang tanya. klao direbus biasa tanpa panci tekan berapa lama ya.ya,buat jaga jaga klao dpt rezeki disaat hari raya besar gitu.biar cepat,pa harus pot kecil/dadu gitu.makasih
    Hallo Nur :-) Kebetulan saya lagi di depan komputer jadi saya jawab langsung saja. Memang merebus buntut sapi harus dipotong-potong kurang lebih setebal 3 cm. Kalau utuh ya lama sekali ngrebusnya apalagi pakai panci biasa. Supaya cepat empuk, lumuri buntut sapi dengan backing powder, biarkan kurang lebih 2 jam, habis itu dicuci. Trus ngrebusnya, panaskan air sampai mendidih, baru masukkan buntutnya, supaya dari daging terkunci dan rasanya lebih sedap. Tunggu sampai busa dari lemak keluar, trus buang busanya. Habis itu turunkan ke api sedang tutup panci, masak sekitar 1.5 jam sampai daging lunak. Air perebusan jangan dipakai sebagai kaldu karena sangat berlemak dan bau kurang sedap. Kalau saat dicek belum empuk juga, tambahkan air panas rebus lagi. Waktu perebusan bervariasi tergantung kualitas Buntutnya lokal atau impor, sapi muda atau sudah tua. Selamat Mencoba, semoga dapat rejeki besar Nur segera menikmati Sop Buntut :-). Salam...Endang

      |  2020-08-06 10:07:51
    Aciana from Surabaya says:
    Iya Chef , pernah dlu bikin nasgor nasi nya loncat2 LoL lucu itu :D trus pakai wajan biasa jg malah jd kerak :p yg nasi menggumpal jg , lucu gak kena bumbu yg gumpalan nya ;D thx infonya Chef , soalnya aunty itu suka yg lemes nasi nya (hampir jemek) pas agak pera dikit kesempatan tak buat nasgor biasanya :O
    Yup..general orang jawa memang suka nasi yang lemes, saya juga tapi gak terlalu jemek misalnya nasi tim saya kurang suka Aci. Kalau Aunty makan nasi Padang bisa schock tuch ha hah :-)

    Tulis Komentar Anda:

    Rating:



    Nama:



    Lokasi:



    Write your text:

    Tulis Komentar: