Resep Masakan
Indonesia
cooking from the heart

Lapis Beras

Bahan:

  1. 300 gr tepung beras yang baru (pakai sediaan tepung jadi jika tak ada)
  2. 100 gr tepung tapioka/kanji/sagu tani
  3. 1000 ml santan sedang (bisa diganti dengan 400 santan kental dicampur dengan 600 ml air)
  4. 300 gr gula pasir
  5. 1 sdt garam
  6. 2 lbr daun pandan, potong2 atau ikat
  7. 4 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya
  8. Pewarna merah secukupnya
  9. Pewarna hijau secukupnya
Bahan Lapis Beras Santan Untuk Lapis Beras Santan Rebus Untuk Lapis Gula Untuk Lapis Membuat Adonan Lapis Garam Untuk Lapis Pewarna Hijau Lapis Pewarna Merah Lapis 3Adonan Lapis Mengolesi Minyak Alas Plastik Lapis Pengukus Lapis Lapisan Merah Lapisan Putih Lapisan Hijau Lapis Matang
Lapis Beras

Lapis Beras

Rated 4.6/5 based on 20 reviews
RecipeYield 15 • PrepTime P1H30M
Porsi 15 • Waktu 1 jam, 30 menit Indonesian snack Lapis Beras, resep, asli, Indonesia, step-by-step

Asal: Jawa

Catatan..

Kue Lapis adalah salah satu jajanan kue basah tradisional yang sudah memasyarakat. Seingat saya waktu kecil, makanan satu ini menjadi salah satu menu bingkisan oleh2 setelah orang tua saya menghadiri acara selamatan, kendurian atau acara hajatan pengantin dll. Salah satu jajanan yang sering sekali dibuat oleh nenek saya selain nagasari dan dadar gulung. Terus terang saya sampai bosan bin mblenger ;-) Sekarang setelah hidup jauh di rantau saat tak ada lagi acara kendurian, kangen juga sama kue basah tradisional ini ;-).

Sebenarnya tak ada resep standar untuk membuat Kue Lapis, bahanpun bisa anda variasi sesuai selera dan ketersediaan. Kue Lapis bisa dibuat dari tepung ketan, tepung kanji, tepung beras bahkan tepung terigu. Umumnya bahan merupakan mix-match atau gabungan keduanya. Biasanya adonaan kue lapis adalah gabungan dari jenis tepung yang netral (beras, terigu) dipadu dengan tepung perekat yang kenyal (ketan, kanji).

Jadi anda bisa membuat paduan tepung ketan + beras/terigu atau tepung kanji + beras/terigu. Bisa juga murni tepung ketan, murni tepung beras, murni tepung terigu, murni tepung kanji. Terserah selera mau yang sangat kenyal atau yang lunak. Tapi yang jelas jangan memadukan tepung ketan dengan tepung kanji. Nanti hasilnya seperti Lapis Karet yang susah dimakan ;-)

Banyak resep Kue Lapis dari berbagai referensi dan saya yakin semuanya enak. Resep yang saya posting ini resep khas ndeso buatan nenek saya yang harganya murah, karena memang tepung beras lebih murah daripada tepung ketan.

Tip: Pastikan anda punya waktu yang cukup, karena membuat Kue Lapis butuh kesabaran dan waktu yang panjang untuk mengukus dan menunggu lapis demi lapis. Dan semakin encer adonan, semakin lama waktu pembuatan. Menyantapnya memang enak tapi untuk membuatnya anda harus siap menjadi budak kompor ;-)

Bagi anda yang ingin membuat lapis dengan bahan dominan tepung kanji silahkan pakai resep Lapis Pengantin. Lapis ini lebih elastis atau kenyil-kenyil kata orang jawa. Rasanya juga sama-sama enak :-)

Cara Membuat:

  1. Letakkan daun pandan dan daun jeruk purut ke dalam panci, tuangkan santan.
  2. Masak dengan api sedang hingga mendidih, aduk sekali-kali supaya santan tidak pecah.
  3. Buang daun pandan dan daun jeruk purut. Biarkan hingga benar2 dingin.
  4. Masukkan tepung beras, tepung kanji dan gula pasir dalam wadah atau mangkok yang agak besar.
  5. Tuangi santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang halus dan rata.
  6. Beri garam, aduk rata kemudian cicipi. Jika perlu tambahkan gula atau garam sesuai selera.
  7. Bagi adonan ke dalam 3 wadah atau gelas pengukur.
  8. Beri 1 bagian warna merah, 1 bagian warna hijau dan 1 bagian biarkan putih.
  9. Siapkan loyang atau wadah plastik tahan panas dengan ukuran minimum 18x18x8cm, olesi setiap dindingnya dengan minyak sayur.
  10. (Alasi bagian bawah dengan plastik supaya lapis lebih mudah dilepas atau mencegah goresan jika anda mengiris langsung dari loyang).
  11. Panaskan air cukup banyak dalam panci yang cukup besar atau dandang pengukus hingga mendidih dan mengeluarkan uap.
  12. Taruh loyang atau wadah plastik yang sudah disiapkan sebelumnya dalam panci pengukus.
  13. Tuang 100 ml adonan berwarna merah, tutup panci, kukus selama 10 menit.
  14. Tuang di atasnya adonan berwarna putih, kukus selama 10 menit, kemudian diikuti adonan berwarna hijau.
  15. Lakukan langkah yang sama berulang-ulang sampai adonan habis.
  16. (Anda juga bisa memakai ukuran sendok sayur atau ukuran lain yang penting jumlahnya sama untuk setiap lapisan).
  17. Terakhir setelah bagian paling atas padat, kukus lagi selama 15 menit. Angkat dan dinginkan.
  18. Keluarkan dari loyang atau wadah plastik, potong2 sesuai selera.

Catatan Tambahan:

  1. Kalau satu resep kebanyakan, silahkan pakai takaran setengah resep saja, khusus untuk anda yang ingin mencoba untuk pertama kali atau tak punya banyak waktu.
  2. Kalau tidak suka bahan pewarna, bagi adonan menjadi 2, beri 1 adonan dengan 30 gr/2 sdm munjung coklat bubuk. Hilangkan daun jeruk, pakai daun pandan saja.
  3. Proses mengukus menyebabkan air menguap lebih cepat. Periksa dan tambahkan air mendidih secukupnya jika jumlahnya mulai menyusut.
  4. Kalau anda malas menuang berkali-kali ya silahkan tuang larutan agak banyak, tapi proses pengukusan tiap lapisan menjadi lebih lama. Jumlah lapisan berkurang tapi bisa anda tinggal untuk pekerjaan lain ;-)
  5. Kalau ingin menikmati lapis yang lebih kenyal silahkan pakai resep Lapis Pengantin

Tips:

  1. Untuk mencari resep lainnya silahkan lihat Resep Lestariweb atau gunakan navigator menu di bawah.


Reviews & Comments

  |  2021-05-30 15:26:52
anzani bintang from cirebon says:
kalo saya bikin lapis beras nya pakai oven atau pemanggang kue yang ada api atas nya kira - kira bisa gak yah
Hallo Anzani :-). Jawabannya tidak bisa karena keduanya proses yang benar-benar beda yaitu mengukus dan memanggang. Kalau lapis beras dipanggang nanti adonan bisa matang tapi kering dan keras dan begitu ditambah adonan untuk lapisan berikutnya susunan tidak akan menyatu/nempel. Kalau dikukus kan adonan matang tapi tetap lembab. Coba Anzani buktikan kl gak percaya. Saya pernah iseng-iseng bikin martabak manis yang harusnya dipanggang di wajan teflon dengan cara saya panggang di oven. Hasilnya martabak jadi sekeras batu dan tidak layak dimakan langsung saya buang :-(. Semoga jawaban saya memberi pencerahan. Salam..Endang

  |  2021-05-24 11:58:08
Salsabila Febrianti from Banyu Wangi says:
Saya pernah lihat lapis agar - agar yang warna warni gitu, kelihatannya cantik dan menarik. Kira - kira gimana yah cara bikinnya biar kebentuk lapis - selapis numpuk tidak ke campur gituh ? makasih
Silahkan praktek bikin lapis nanti dari pengalaman akan tahu jawabannya. Mengukus lapis itu harus menunggu satu lapisan sampai matang dan padat baru dituang adonan baru di atasnya. Gak perduli mau pakai 2 warna atau 10 warna asal ngukusnya benar gak akan tercampur.

  |  2021-05-23 01:48:48
Raissa Widiastuti from Lampung says:
mau tanya nih kira - kira apa yah bedanya baking poweder dan soda kue ? soalnya saya bingung antara keduanya makasih
Baking Soda dan Baking Powder keduanya mengandung bikarbonat soda tapi baking powder sudah dinetralkan kalau baking soda masih bersifat basa. Makanya baking soda berfungsi optimal jika bereaksi dengan asam sekaligus untuk menghilangkan rasa pahitnya. Makanya hati2 kalau mau pakai backing soda kl kebanyakan pahit. Baking Soda/Soda kue juga mempercepat proses pelepasan udara dalam adonan, yang menyebabkan terbentuknya rongga-rongga udara, gelembung dan pori-pori besar. Rongga2 inilah yang menimbulkan efek keriting pd kremesan atau sarang pada adonan martabak manis contohnya. Kalau baking powder mengembang tapi berpori kecil. Kalau menurut ahli kue, sebaiknya tidak mengganti satu sama lain kalau sudah tertera jelas di resep. Intinya kalau adonan netral misalkan biscuit pakai baking powder kalau adonan mengandung asam misalnya yogurt, sour cream, jus jeruk ya pakai baking soda. itu saja yang saya tahu. Selebihnya silahkan Raissa tanya ke ahlinya :-)

Tulis Komentar Anda:

Rating:



Nama:



Lokasi:



Write your text:

Tulis Komentar: