Resep Indonesia cooking from the heart

Sambal Pecel

Bahan:

  1. 1 kg kacang tanah (yang ukurannya kecil2 bukan kacang tanah arab)
  2. 500 gr gula kelapa (bukan gula merah dari tebu), disisir halus
  3. 1 sdm munjung/20 gr asam jawa
  4. 12 lembar daun jeruk purut

Bumbu Halus, disangrai atau ditumis:

  1. 100 gr cabe merah/cabe keriting
  2. 50-100 gr cabe rawit merah (silahkan ditambah kalau suka lebih pedas)
  3. 25 gr atau 1/4 ons kencur, dikupas
  4. 5 siung/15 gr bawang putih
  5. 2 sdm/20 gr garam atau sesuai selera

Catatan Khusus:

  1. Membuat Sambal Pecel yang enak tidak sulit asal anda memakai paduan resep yang tepat. Tetapi membuat Sambal Pecel yang awet dan tahan lama tanpa bahan pengawet tidak semua orang tahu. Resep yang saya posting ini untuk membuat Sambal Pecel yang bisa tahan lama dan tidak rusak meski anda simpan selama 1 tahun di kulkas.

  1. Caranya: Hindari pemakaian minyak setetespun di dalam Sambal Pecel. Sangrai semua bahan yaitu kacang tanah dan bumbu sampai matang kemudian dihaluskan. Minyak Goreng penyebab sambal lekas tengik dan jamuran, meski anda simpan dalam kulkas, sambal pecel yang dibuat dengan proses penggorengan akan bertahan paling lama 3 bulan.

  1. Pilih gula kelapa yang berkualitas bagus dan lunak, tandanya mudah diiris/disisir dan kalau kena panas sedikit mudah meleleh, kalau yang tetap keras, itu biasanya sudah memakai obat kimia..hati-hati. Selain itu gula yang keras juga akan menghasilkan sambal pecel yang keras dan akan membatu setelah lama disimpan.

  1. Cocok untuk anda yang tinggal di rantau atau di Luar Negeri dan ingin membawa sambal Pecel dalam jumlah banyak saat mudik. Sangrai semua bahan, bawa ke tukang giling untuk menggiling dan mencampur bahan kalau anda tak mau repot2 menggiling sendiri.
Bahan Sambel Pecel
Kacang Tanah Disangrai
Kacang Tanah Sangrai Matang
Kacang Diblender
Kacang Sangrai Dihaluskan
Kacang Tanah Halus
Bumbu Sambal Pecel
Bumbu Pecel Disangrai
Bumbu Pecel Matang
BumbuPecelDiblender
Bumbu Pecel Halus
Membuat Sambal Pecel
Sambal Pecel

Sambal Pecel

Rated 4.8/5 based on 37 reviews

Indonesian sambal Sambal Pecel, resep, asli, Indonesia, step-by-step

Asal: Jawa Timur

Sumber: Nenek Saya alias Mbah Toyo

Catatan..

Siapa yang tak kenal Sambal Pecel?? Sambel yang berasal dari Jawa Timur ini ibarat sambal sejuta umat khususnya di daerah Jatim. Ngomong2 ada berbagai versi Sambal Pecel misalnya: Madiun, Kediri, Blitar dll. Penampilan hampir sama paling hanya sedikit variasi bumbu di sana sini dan setiap versi tentunya unik dan lezat tergantung selera masing2.

Resep dan cara pembuatan Sambal Pecel dengan cara disangrai ini saya pelajari dari Nenek saya dan selama ini saya puas dengan rasa dan keawetannya. Saya selalu membawa Sambal Pecel yang dibuat dengan cara disangrai setiap pulang kampung ke Indonesia dalam jumlah banyak dan sambal tetap bagus sampai setahun kemudian hanya dengan penyimpanan di kulkas !!

Catatan: Bagi anda yang ingin membuat Sambal Pecel untuk langsung disantap atau tidak untuk diawetkan, ya silahkan menggoreng kacang tanah dan menumis bumbu seperti biasa.

Tips Penting: Jangan sekali-kali memakai bumbu mentah!! Nanti rasanya agak getir ( sengar dalam bahasa jawa) dan menurut saya kurang enak. Selamat Mencoba dan semoga sesuai dengan selera anda ;-)



Cara Membuat:

  1. Sangrai kacang tanah dengan suhu antara sedang dan tinggi ( kurang lebih sklala 6 dari 9) sambil diaduk terus menerus selama 30 menit. Ambil satu kacang dan cicipi apakah benar2 sudah matang.
  2. (Goreng dengan suhu panas sedang sampai kacang matang jika ingin membuat sambal yang akan langsung disantap (bukan untuk diawetkan). Pastikan kacang tidak gosong!!. Tiriskan.
  3. Haluskan kacang dengan dry mill/dry grinder atau food processor sampai halus. Sisihkan.
  4. Sangrai bahan bumbu halus (kecuali asam jawa dan gula merah) sambil diaduk terus menerus hingga matang tetapi tidak gosong. Tambahkan daun jeruk purut terakhir dan ikut disangrai selama 1 menit saja.
  5. (Tumis bahan bumbu plus daun jeruk purut sampai cabai lunak jika ingin membuat sambal yang akan langsung disantap (bukan untuk diawetkan).
  6. Haluskan bahan bumbu halus dengan cobek atau blender/grinder sampai halus.
  7. Tambahkan gula sisir dan asam jawa, aduk/haluskan kembali hingga rata.
  8. Tambahkan bumbu halus ke dalam kacang tanah yang sudah dihaluskan. Aduk hingga rata dengan spatula atau tangan (pastikan anda memakai kaos tangan plastik).
  9. (Kedua bahan bisa anda campur di dalam food processor jika anda mempunyai food processor dengan mangkok besar (volume 2 liter).
  10. Cicipi dengan cara larutkan 1 sdm sambal pecel dengan sedikit air untuk memastikan rasanya sudah benar2 pas.
  11. (Langkah ini perlu karena rasa sambal pecel sebelum dan setelah diencerkan dengan air tidak sama persis).
  12. Masukkan sambal dalam wadah tertutup rapat/tupperware, simpan dalam kulkas dan ambil seperlunya saat akan disantap.

Tips Tambahan:

  1. Sambal Pecel tidak harus selalu disantap dengan nasi, bisa juga disajikan dengan pulut, sawut atau Lontong Pecel

Tips:

  1. Untuk mencari resep lainnya silahkan lihat Resep Lestariweb.



Reviews & Comments

  |  2020-11-23 17:54:17
Novia from Solo says:
Wooow, nemu web nya mba Endang langsung semangat. Itu bumbu halus, jika dicampur kacang tanah yg sudah halus apakah harus menggunakan air Mba ? Jika g pakai air, apa bisa nyatu ? Pengen banget buka usaha juga. Jiwa entrepreneur nya kuat banget Mba, padahal udah Nyambi ngajar anak anak SD ini hehehe. Tapi pengen cari tambahan buat bantu bantu suami dan pengen bahagiain Ibu Bapak. Boleh minta contact mba Endang ? Atau bisa nambah paseduluran mboten Mba ? Ini WA saya 085642331134. Makasih Mba
Hallo Novia :-). Nyampurnya jangan pakai air sama sekali nanti cepat basi sambalnya apalagi kalau mau buat usaha waduh bisa kebuang sia-sia. Justru kalau mau bikin usaha biar awet hindari pemakaian AIR dan MINYAK sama sekali. Air itu HANYA diperlukan saat mengencerkan sambal pecel sesaat sebelum disantap. Jangan kuatir sambal pecel akan tercampur rata, kalau bikin banyak, nggiling sekaligus nyampur di tukang giling. Kalau nyampur sendiri, bungkus tangan dengan sarung tangan plastik biar gak kelombok. Ayo silahkan realisasi jiwa enterpeneurnya, coba baca komen Ida dari Banda Aceh yang berhasil bikin untuk bakulan. Silahkan kirim email ke endang@lestariweb.com. Salam...Endang

  |  2020-11-22 15:20:35
Bell from Indonesia says:
25 gr / 1/4 ons bukan nya 1/4 ons itu 250 gram
Coba dibuka lagi tabel metriknya Bell :-). 1 ons itu 100 gram jadi sudah betul 25 gram itu sama dengan 1/4 (seperempat ons). Sementara 250 gram itu sama dengan 1/4 Kilogram karena 1 Kg itu = 1000 gram. Semoga memberi pencerahan :-) Salam...Endang

  |  2020-11-15 23:32:01
Bu ucum from Surabaya says:
Sudah nyoba dan bagi k tetangga katanya mantapss terima kasih resepnya.biasanya beli sekarang bikin sendiri malah lebih enak rasanya
Woi Selamat Ibu Ucum :-) Waduh hebat dan salut sambalnya sukses bahkan sampai ke tetangga. Ayo silahkan dibagi resepnya ke tetangga biar mereka juga gak perlu beli lagi :-). Terima Kasih sudah uji coba resep dan berbagi kebahagian dengan orang banyak :-). Salam...Endang

  |  2020-11-15 11:22:13
Iba toyibah from Surabaya Jawa timur says:
Trima kasih resep nya sis kapan"mau coba bikin bumbu pecel yang di sangrai aq soalnya kalau buat digoreng semua tapi aq belum bisa ngira"garamnya yang pas :-)
Hallo Iba :-) Silahkan dicoba dengan disangrai kalau bikinnya banyak dan biar lebih awet. Sudah banyak yang nyoba kayaknya cocok tuch. Masalah garam, lebih baik tambahkan dulu sedikit daripada kebanyakan/keasinan nanti gak bisa diperbaiki. Kalau kurang garam, saat diencerkan dengan air sambalnya masih bisa ditambahin garam. Selamat Berkeksperimen.. Semoga Sukses :-). Salam...Endang

  |  2020-11-05 18:28:32
Retno from Brebes says:
Terima kasih resepnya. Saya baru tau kalo bumbu2nya disangrai dahulu sebelum dihaluskan. Tadi sudah saya praktekkan resepnya dan sukses,rasanya bener-bener enak. Terima kasih bu sudah berbagi ilmu.
Hallo Retno :-) Selamat Bergabung dengan group uji coba Sambal Pecel :-). Iya memang kalau gak tahu hal kecil bisa membuat perbedaan yang sangat besar. Bumbu bisa digoreng atau disangrai (kalau langsung dikonsumsi bukan diawetkan). Saya juga ikut senang kalau ada yang lapor berhasil uji cobanya. Terima Kasih sudah mampir dan berbagi cerita sukses bikin sambel pecel :-): Salam...Endang

  |  2020-11-01 09:00:39
Ayu from Sragen says:
Mb... Mau nanya maksut dari di sangrai itu... Di sangrai di panci penggorengan tanpa minyak ya.
Betul Ayu. Disangrai itu artinya digoreng tapi tanpa minyak. Mau pakai panci penggorengan, mau pakai penggorengan dari tanah liat terserah. Yang penting hasilnya kacang matang tapi tidak kontak dengan minyak goreng setetespun. Selamat Mencoba :-) Salam..Endang

  |  2020-10-29 17:24:36
Cahaya from Pematangsiantar says:
Alhamdulillah, berhasil resepnya mbak. Suami say suka banget. Trimakasih resepnya ya mbak
Hallo Cahya :-). Wow urang awak suka sambal pecel juga :-). Selamat sukses membuat suami bahagia. Saya ikut bangga nich. Terima Kasih juga sudah uji coba dan berbagi cerita sukses bikin sambal pecel :-). Salam...Endang

  |  2020-10-18 22:07:03
dwita from medan says:
ka ada buat untuk di jual gak? kalau ada aku mau ordee hehe
Maaf Dwita saya gak jualan wa ka kk :-D. Saya hanya berbagi resep bagi yang membutuhkan. Kalau mau memakai resep ini untuk jualan itu justru lebih baik. Itu harapan saya dari blog ini, bisa memberi manfaat lebih besar :-). Salam..Endang

  |  2020-10-03 17:48:53
Mia from Yogyakarta says:
Assalamu'alaykum mb,jadi kepingin coba nich resep sambel pecelnya, apalagi tanpa minyak, mbak maaf mau Tanya itu gambar di proses akhir nggiling kacangnya kok klihatan berair dan lembek ya mb, apa dikasih air?, Kalau tanpa air atau minyak biasanya kliatan kering, maaf apa saya yg salah lihat krn kadang tampilan asli sama di photo itu beda...makasih sebelumnya, Salam kenal, dan sehat selalu
Hallo Mia. Di resep ini saya gak pakai minyak dan AIR sama sekali. Kalau di foto itu kelihatan berair itu berasal dari bumbu sangrai yang saya giling dengan gula merah dalam processor, gulanya mencair jadi terlihat seperti larutan kental tapi bukan air. Air itu hanya diperlukan untuk mengencerkan sambal pecel yang sudah jadi. Tapi dalam proses pembuatannya tidak melibatkan air sama sekali nanti cepat basi sambalnya kalau dikasih air. Semoga penjelasan saya membantu. Silahkan dicoba Semoga berhasil. Salam...endang

  |  2020-09-02 18:39:25
Sue from Canada says:
Thx. untuk jawaban. Kalau sampai keluar tunas, apa mungkin ditanam dlm. pot dlm. rumah? Mau saya coba kalau mungkin dapat kencur segar. Saya kira kalau simpan rempah2 parutan dlm freezer, baunya cepat hilang dan lebih cepat airnya jadi crystal.
Hallo Sue. Bisa ditanam dalam pot. Asal temperatur tidak minus. Artinya kalau musim dingin, mungkin potnya ditaruh dekat heater. Tapi jangan heran ya kencur daunnya memang melata tidak bakalan tumbuh tinggi. Ttg parutan kencur itu, terinspirasi dengan sediaan laos parut dalam kotak plastik dari Thailand yang sering saya lihat di Asian shop, memang setelah difreeze ada gumpalan2 bunga esnya. Thx sumbang sarannya. Beginilah suka duka hidup di rantau tapi kita bisa saling berbagi tips :-).

  |  2020-09-02 17:26:47
Sue from Canada says:
Hallo Ms.Doni & Ms. Endang: Kencur saya simpan di freezer. sudah dicuci, keringkan dengan kain/kertas (Inggris: towel), bungkus satu per satu seketat mungkin memakai plastic wrap. Masukkan kantong plastic (Ziploc), coba keluarkan udara sebanyak mungkin. Jika mau lebih sicher, Ziploc boleh masukkan Tupper Ware. Pemakaiannya 2x jumlah kencur segar, tergantung sudah berapa lama difreezer; lebih mudah dihancurkan dpd. kencur kering.Sudah 4 thn difreezer dan rasa kencurnya sudah mulai menghilang
Hallo Sue. Thx infonya semoga memberi manfaat bagi pembaca yang lain. Kalau saya sejak accident di kulkas yg bikin rusak itu sekarang saya pakai metode lain. Kencur segar saya simpan di kardus, tutup rapat trus saya simpan di tempat gelap biar gak cepat tumbuh. Setelah 6 bulan masih bagus gak kering trus ada beberapa yang tumbuh tunasnya saya rendam dalam air, biarkan tumbuh sekalian. Nanti setelah kencurnya segar (tidak berkeriput) sy preteli daunnya, kencurnya saya jemur sampai kering trus simpan lagi di tempat gelap jadi selama 1 tahun saya masih punya sediaan kencur segar. Pernah terlintas juga kencur mau saya parut trus disimpan dalam tupper ware trus difrozen mirip cara Sue mungkin awet juga, tapi belum experiment. Nanti lah kalau sempat :-)...

  |  2020-09-02 17:26:30
Doni from says:
oya weis sepuh aku ki..ngak pa2 orang jawa kan kalau blm kenal dan dak tau lbh tua atau muda dipanggil mbak atau jeng.Ya Mbak bentar lagi aku 60an.och enak Mbak bisa bawa bawa kencur kalau Australia sangat ketat dengan bawa2 makanan..apalagi yang masih seger2 pasti tidak boleh dan salah2 dendanya cukup banyak.By the way sy perempuan.karena Sydney dekat ke Jkt dan saya weis sepuh ya sering plg ke JKT bisa 3 atau 4 kali/thn .kalau keeropah setahun sekali saja ( Summer) only.Ya sy tdk ke Eropah s
Waduh Mbak Doni..nyuwun pangapunten ingkang kathah :-). Salah tebakan saya umur dan gender :-D. Jangan2 nama lengkapnya Mbak Donita ya :-). Anyway saya pernah baca memang di Aus & NZ sangat ketat aturan pabean mungkin mereka proteksi supaya tidak ada tanaman asing yang nantinya jadi masalah (bawa penyakit, gulma atau membunuh native flora). Berarti satu2nya alternative Mbak Doni bikin langsung sambel pecel jadi di Indonesia yang banyak sekalian. Tinggal sangrai saja bahan dan bumbu, bawa ke tukang giling beres dah :-).

  |  2020-08-31 15:43:51
Doni from says:
Alo lago Mbak Endang, terimakasih lagi jawabanya ya kalau gitu akan saya coba,och dekat di Munich..Sy biasanya kalau Summer di Eropah saya salalu berada di Jerman ( Dusseldorf) juga.dan disana 6-8 minggu tapi karena kami tindak bisa bepergian dalam masa Covid ini maka tidak untuk thn ini.Sy juga krg lbh 30 thn tdk lagi menetap di JKT but tiap thn plg maka itu sy tidak ada kencur segar, tapi daun jeruk purut plus buahnya sy ada ( tanam sendiri. Sy sdh menduga kalau Mbak di Jerman karena bendera
Ha ha ha..dunia selebar mangkok sambel pecel :-). Kencur segar memang tidak ada karena kencur segar tidak bisa diawetkan. Pernah saya bawa 2 kg waktu mudik, tanpa pikir saya masukin kulkas besoknya langsung kopong lunak rusaj semua. Aduh sedihnya minta ampur :-(. Saya mudik sekali tiap 2 tahun Bos, tahun ini rencana mudik juga cancelled karena Covid. Ya kesehatan dan di keselamatan nomor satu. Liburan Dusseldorf tiap summer, ngiri oi :-). Jadi menetap di mana? Kalau sudah lebih 30 tahun tinggal overseas jangan2 lebih senior dari saya, perlu panggil Mas Doni kali. Maap sebelumnya kalau saya sedikit lancang panggil njambal saja :-)

  |  2020-08-30 08:41:00
Supri from Ponorogo says:
Saya mau coba buat dan saya jual, mohon bantu doanya smoga sukses... :D aamiin
Halo Supri :-). Ayo..ayo segera realisasi usahanya Bos. Saya dukung 1000%. Dari komentar-komentar sebelumnya ada yang sudah coba untuk usaha jualan Ida dari Aceh tuch dan berhasil untuk bakulan. Saya doakan yang terbaik, semoga resep Sambel Pecel ini membawa manfaat dan rejeki untuk Supri dan keluarga. Amin. Jangan lupa jaga kualitas. Selamat Berjuang :-). Salam...Endang

  |  2020-08-29 14:48:08
Doni from says:
Terimakasih balasanya..di simpan di kulkas (bukan di freezer kan) sampai 2 tahun itu. Ini belum buat bumbu pecelnya pertanyaannya sudah sepanjang Anyer dan Jakarta ( tau lagu ini kan Mbak?Mbak ini lokasi menetapnya dimana ya kalau saya boleh tau, siapa tau bisa ketemuan suatu hari..dan ngobrolnya soal masakan yang ngak habis2 Mbak hobi masak tentunya.Tetap sehat ya. terimakasih untuk waktunya membaca dan balik balas ke saya.
Iya betul disimpan di kulkas. Kulkas saya gak ada freezernya Doni. Sy pakai lemari terpisah khusus freezer saja. Ha ha ha ..tahu lah saya Sepanjang Anyer dan Jakarta dari Sheila Majid penyanyi dari Malaysia. Umur saya sudah setengah abad justru yang lagi mode di Indonesia sekarang seperti K-Pop dan Drakor itu saya gak mudheng sama sekali :-D. Sejak tahun 2015 saya ikut suami menetap di Jerman, kota kecil pinggiran sekitar 50 km dari Munich. Website resep ini hobby untuk menyalurkan kangen sekaligus promosi masakan asli Indonesia Bos. Sedih saya kuliner Indonesia tidak populer di Eropa kalah jauh dibandingkan masakan Cina, Thailand bahkan Vietnam :-(

  |  2020-08-27 18:40:44
Doni from Jkt says:
Alo Lagi Mbak Endang ..och ya tentu saya semangat membaca semua komen ..dari situ saya tau tidak pakai terasi..Saya itu asli sumatra besar di betavia/jakarta yang terkenal dengan gado2 jakarta ya pakai terasi kuah nya..dan saya sering juga dulu ke madiun dan jajan pecel di bakulan dan kalau pulang ke jakarta beli bumbunya..sudah bekilo2 di kumsumsi tidak tau kalau itu tanpa terasi..kalau gitu ini bisa di sebut Vegan ya..tentu Mbak saya akan coba ..nanti akan saya kabari Mbak piye hasilnya..
Oh begitu jadi maklum saya sekarang tentang polemik terasi ha ha. Saya kebalikan dari Doni :-) Lahir dan besar di Jawa, 12 tahun merantau bekerja di Batam, trus sejak 15 tahun tinggal di LN. Dari merantau lidah kita juga merantau ke mana-mana Doni, iya nggak :-D. Seperti saya bilang resep sambel pecel ini awet sekali Doni asal disangrai bisa bikin stok berkilo-kilo. 2 tahun lalu waktu saya mudik ke Indo saya bawa 5 kg. Sekarang masih sisa 2 kg hanya saya simpan wadah tupper ware disimpan di kulkas masih tetap bagus sampai sekarang. Cobalah biar gak perlu bawa lagi dari Madiun :-). Selamat Bereksperimen :-)..

  |  2020-08-26 17:36:13
Doni from jkt says:
Mbak Endang, terimakasih resep nya.Saya belum coba baru baca saja tapi memang berniat bikin. Pertama saya heran kok tidak pakai terasi.Rupanya memang tidak pakai ya, setelah saya baca comment nya ada yang menanya an dan Mbak jawab.Saya baru tau. Dan kalau tidak ada kencur segar apakah boleh pakai kencur kering yang cap kupu2.Terimakasih banyak Mbak
Hallo Doni :-). Semangat sekali baca sampai semua komentar. Tinggal dieksekusi nich :-). Kalau terpaksa pakai kencur kering silahkan tapi jumlahnya coba agak banyakin dikit sekitar 1/2 X kencur segar gitu biar rasanya tetap jos. Kadang kencur kering aromanya sudah tidak sekuat yang segar. Selamat Mencoba Semoga sukses dan rasanya mantap :-). Terima Kasih juga sudah sempat nyasar kemari syukur2 praktek beneran :-). Salam....Endang

  |  2020-08-25 17:40:03
HERMIN from MALANG says:
Mbak kalau bumbu pecel mau diencerkan itu apa pakai air panas atau air dingin ya. Trims
Hallo Hermin :-). Pada dasarnya gak ada aturan baku diencerkan dengan air panas atau dingin tapi kalau saya sendiri lebih suka saya encerkan dengan air panas atau air hangat. Khususnya kalau sambel pecel stok yang sudah lama dibuat biasanya makin keras. Dengan air panas, sambal pecel jadi agak lunak sehingga lebih mudah dan cepat diencerkan. Selamat Mencoba pilih cara yang praktis dan cocok buat Hermin :-). Salam...Endang

  |  2020-07-09 18:17:44
Rahmi from Makassar says:
Makasih banyak resep dan tips agar bumbu pecel awet. Sangat bermanfaat.
Sama-sama Rahmi :-). Silahkan diterapkan tips dan triknya. Terakhir saya bawa sambal pecel waktu mudik ke Indonesia. Bulan Agustus tahun ini genap 2 tahun. Hanya saya kemas di tupper ware dan simpan di kulkas. Sampai sekarang masih tetap bagus, gak ada perubahan rasa, konsistensi dan bau tengik sedikitpun. Selamat Mencoba :-) Salam...Endang

  |  2020-06-26 11:33:54
Yuli from Pontianak says:
Assalamualaikum..mbk mksh resepnya..sy mau coba utk jual bumbu pecal nya aj mbk..tp masih bingung ni mbk ...kn klo dlm porsi bnyak buat gk bs pkai blender..jd kt bwa aj k tukang giling bumbu..jd kcng yg sdh dsangrai dan bumbu yg dsangrai kt lagsung jadiin satu utk dgiling..nah pertanyaan nta ap gula merah dan asam jawa ini bs jg djadiin satu utk dgiling mbk...
Wa'alaikum Salam Yuli. Gula merah dan asam bisa digiling Yuli. Gulanya disisir/diiris halus, bisa juga pakai gula semut. Trus asam itu dagingnya saja lho ya, jangan sertakan bijinya biar tidak ada kotoran biji asam nanti di sambalnya. Biasanya Kakak ipar saya kalau bikin sekalian 5 Kg. di tukang giling, digiling dulu kacang yang sudah disangrai. Kemudian digiling bumbunya (sudah disangrai juga). Jadi digiling terpisah kalau sudah halus baru dicampur keduanya. Intinya semua bumbu digiling bareng, nanti kalau ditambahkan belakangan gak tercampur sempurna. Ayo silahkan mulai. Semoga usahanya sukses. Salam....Endang

  |  2020-05-15 07:50:48
Rahmayati from Lucu sulsel says:
Assalamualaikum.. Trims resepnya... Saya baru mau belajar buat pecel..semoga anak dan suamiku suka :-)
Wa'alaikum Salam Rahma :-) . Ayo buruan dicoba sudah banyak yang bikin kayaknya cocok tuch. Kalau untuk konsumsi anak-anak juga, jangan terlalu pedas bikinnya ya Bunda ;-). Selamat Mencoba Semoga Berhasil. Salam...Endang

  |  2020-05-14 19:22:35
Grace from Denpasar Bali says:
Mantuuul pokonyaaaa... saya bikin enaaaaaaaakkk, suami sampe surih bikin terus hahaha..makaseeeeh
Akhirnya sukses bikin Sambal Pecel. Saya jg turut bangga nich dan salut dengan semangat Grace ;-) Makin mantap koki baru nich :-). Sudah bisa bikin banyak untuk jualan nich ha ha :-). Semoga dapat tambahan uang belanja dari suami biar bisa uji coba resep terus :-). Terima Kasih untuk uji coba dan berbagi pengalaman. Keep cooking :-)...salam...endang

  |  2020-05-08 12:44:54
Grace from Denpasar Bali says:
Makasih, saya liat yg lain bingung pas nemu ini dan penjelasan soal memakai air saya jadi bisa...thanks !
Sama-sama Grace. Resep dan cara pembuatan sengaja saya uraian selengkap mungkin supaya mudah dipahami semua orang khususnya pemula. Bagi yang tidak pernah bikin atau tidak tahu mungkin ada yang mengira membuat sambal pecel memang bentuknya langsung seperti cairan encer padahal tidak :-). Selamat Grace mendapat ilmu baru :-). Terima Kasih juga untuk kunjungan dan uji coba resepnya. Salam...endang

  |  2020-04-19 17:17:39
Mia from Jawa timur probolinggo says:
Trimakasih mbk say resepnya....mantul sudah saya coba,persiapan bulan ramadan,mantul banget rasanya,udah saya coba.semoga sehat sellu,mbk say asal mana?
Hallo Mia. Selamat sambal pecelnya sukses mantul :-). Hebat nich Mia sekali coba langsung sukses. Bikin berapa kilo untuk persiapan Ramadhan? Asal saya Kediri, Jawa Timur. Terima Kasih Mia sudah mampir dan uji resep. Mia juga Jaga diri dan kesehatan baik-baik. Salam..endang

  |  2020-04-13 16:31:13
Bunda uzmy from Kota Tangerang says:
Makasih mba... sangat membantu saya yang baru belajar nyoba buat sambel pecelnya.
Sama-sama Bunda Uzmi :-) Semoga percobaan pertamanya sukses dan rasanya cocok dengan selera Bunda. Terima Kasih sudah mampir bahkan mau uji resep. Salam...Endang

  |  2020-02-25 08:24:45
Alby melsa from Kampar riau says:
Mksih atas panduanya,stlh di coba memang mantab dan mantb
Selamat Alby :-) . Selamat Menikmati Sambal Pecel buatan sendiri yang mantab . Terima Kasih sudah mampir dan uji coba resep. Alby koki mantap nich sekali coba langsung jos hasilnya :-) . Salam..endang

  |  2020-01-19 22:56:02
Intan from Bali says:
Makasih kak resepnya... Cuma aku masih bingung itu asam jawa apa diberi air?? Soalnya aku liat kacang dan bumbunya seperti dikasih air. Maaf saya gagal paham
Hallo Intan. Biar gak bingung saya jawab. Itu hanya daging asam saja, jangan dikasih air. Kalau di foto itu kelihatan berair itu berasl dari bumbu sangrai yang saya giling dengan gula merah dalam processor, gulanya mencair jadi terlihat seperti larutan kental tapi bukan air. Air itu hanya diperlukan untuk mengencerkan sambal pecel yang sudah jadi. Tapi dalam proses pembuatannya tidak melibatkan air sama sekali nanti cepat basi sambalnya kalau dikasih air. Semoga penjelasan saya membantu. Silahkan dicoba Semoga berhasil. Salam...endang

  |  2020-01-19 22:51:19
Niah from Meulaboh-aceh barat says:
Makasih mbak resepnya... Alhamdulillah,...hasilnya makyussssss.... Krn km kurang suka pedas.. Cabenya kita kurangi.... Hehehehe Semoga ilmunya berkah ya mbak....
Hallo Niah. Selamat ya bikin Sambal Pecelnya sukses dan Mak Nyuss :-). Saya ikut senang dan bangga setiap kali ada yang lapor sukses. Niah juga harus bangga sekali coba langsung jos masakannya :-). Terima Kasih sudah mampir, berani uji nyali sekaligus doanya. Semoga kebaikan juga selalu dilimpahkan untuk Niah dan keluarga. Amin. Salam....Endang

  |  2019-12-31 16:34:33
Aisyah Nur from Palembang says:
Terimakasih banyak Mbak Endang, enak2 banget resep mbak, semoga mbak dan keluarga selalu diberikan kesehatan, terimakasih banyak sudah berbagi dengan tulus dan tanpa ada yang ditutupi sehingga kami bs masak juga :)
Hallo Aisyah. Ayo sama2 kita bagikan dan lestarikan resep warisan leluhur ini kepada siapa saja biar semakin banyak orang yang bisa memasak sendiri dan menikmati resep yang enak-enak tersebut. Aisyah koki berbakat nich sekali coba masakannya langsung enak-enak :-). Terima Kasih sudah mampir bahkan sudah uji coba. Semoga segala kebaikan dan kesehatan dilimpahkan untuk Aisyah dan keluarga. Amin YRA. Salam...Endang

  |  2019-12-18 17:25:53
Erni Herawati from yogya says:
dulu ibu saa sering jualan bumbu pecel, laris juga.... saya hanya bantu2..., eee stl ibu gak ada jadi pingin buat sendiri, siapa tahu bisa jualanan hehehe...., eee nemukan resep dari mbak Endang yang tidak perlu digoreng bisa ngurangi minyak dan lebih awat..., apalagi kalau gak dimakan lebi awet lagi ...(?) makasi mbak saa akan coba
Ha ha ha pulang kerja baca komen Erni bikin ketawa... lebih awet lagi kalau nggak dimakan wakk kkk :-). Ayo Erni silahkan digali lagi ilmu sambel pecel peninggalan Ibunda. Pasti beliau bangga usahanya diteruskan putri tercinta :-). Selamat Mencoba syukur2 bisa segera realisasi usaha jualannya.Tuch komen di atas dari saudara kita di Aceh sudah buka usaha bakulan. Semoga Erni segera mengikuti ;-). Salam...Endang

  |  2019-11-10 12:06:22
endin rusmanto from banyuwangi says:
resepnya simple tapi enak banget kayaknya:).. maap mau tanya mbak, seandainya resep mbak ini mau saya tambahin bawang merah dan terasi, seberapa banyak kira-kira bawang merahnya biar pas rasanya?? trasinya juga seberapa banyak?? mohon bantuannya mbak.. arahan mbak juga bisa dikirim ke Apethathu@gmail.com. trimakasih banyak mbak..
Maaf Endin. Menurut pendapat saya setiap orang memang bebas berkreasi dalam memasak tapi seumur umur saya belum pernah lihat bumbu sambal pecel pakai bawang merah apalagi terasi ;-). Terasi itu salah satu bahan yang sangat sensitif meski jumlahnya sedikit. Maaf saya malah kuatir penambahan terasi nanti bikin aroma dan rasa sambal pecel jadi aneh. Tapi kalau Endin mau nambahin ya silahkan saja gak ada yg nglarang kan suka-suka yang masak he he. Kalau nanya berapa jumlahnya waduh saya nggak bisa jawab wong saya gak bisa menjamin nanti rasanya ;-). Salam...Endang

  |  2019-09-05 18:13:36
Eva from Sidoarjo says:
Mau nanya mbak, kacangnya lbh baik dikupas dulu atau tidak?sy lihat pecel itu ada yg putih dan yg coklat. Dan mnrt sy kok lbh nikmat yg putih ya? Dan sy sudah tes resep2 lain rasanya kok tdk gurih ya?cm terasa kacang dan manis saja. Sy ingin membuat pecel yg rasanya gurih itu apa ya yg dominan dlm bumbunya?apakah kualitas kacang?gula merah?atau yg lain? Nanti mau cb resepnya mbak,semoga cocok spt yg sy inginkan. Terima kasih
Hallo Eva. Kalau saya bikin sambal pecel gak pernah saya kupas kulit arinya. Langsung digoreng atau sangrai bersama kulit arinya. Jadi saya nggak tahu kalau tanpa kulit ari rasanya seperti apa. Trus biar terasa gurih, kalau saya ya jelas panduan bumbu yang pas. Dan saya selalu pakai kacang tanah kampung yang kecil-kecil itu bukan kacang tanah arab menurut saya kacang tanah kampung rasanya lebih gurih. Dan untuk gula selalu pakai gula kelapa atau gula aren bukan gula merah biasa dari tebu. Itu saja yang selama ini saya pelajari dari almarhum Nenek saya. Silahkan dicoab resep di atas. Semoga cocok. Salam..Endang

  |  2019-07-25 23:04:23
Reni from Malaysia says:
Terima kasih share tips dan resepnya mbak,salam dari malaysia
Sama-sama Reni. Silahkan dicoba resepnya. Semoga berhasil dan cocok dengan selera Reni. Salam balik dari sesama perantau ;-).. Endang

  |  2019-06-15 12:27:23
Nina from Kandis says:
Aslamualaikum, maaf mbak apa.. memang tidak pakai bawang merah mbak?
Wa'alaikum Salam. Bumbu sambal pecel memang tidak pakai bawang merah Nina ;-). Selamat Mencoba. Salam...Endang

  |  2019-04-29 21:16:51
Sukmawaty Facquet from France says:
Halo mba,,apa kabar?. Semoga dalam keadaan sehat2 ya. Mba maaf ya di luar topik, Mba saya mau tanya, kalau bumbu lotek itu bisa ga ya di buat 1 hari sebelum hari H?. Saya mau suguhkan lotek di suatu acara, tapi setahu saya tiap makan lotek di indo kan bumbu nya selalu di buat segar ya. Tapi di sini ga mungkin kalo saya ngulek or blender 1 per 1 hehehe. Boleh kah mba saya di kasih masukan?. Sebelum dan sesudahnya makasih banyak ya mba. Salam dr pcis.
Hallo Sukma. Khabar baik semoga Sukma dan keluaraga juga. Aduh maaf saya mungkin sudah terlambat jawabnya. 2 Minggu kemaren saya lagi liburan ke luar jadi gak bisa updated kolom komentar. Tapi semoga masih bisa membantu. Saya rasa bisa saja bikin bumbu lotek sehari sebelumnya. Kan mirip bumbu pecel itu cuman ditambah terasi kalau gak salah. Syaratnya masak bumbu sampai benar2 matang/tanek, lebih baik bikin agak encer jadi kalau mau dipanasi besoknya tidak terlalu kental. Setelah masak dan dingin simpan di kulkas. Nah besoknya tinggal rebus sayur2an dan manasin bumbu. Kalau terlalu kental tambahkan air panas. Semoga jawaban saya membantu. Salam...Endang

  |  2019-03-31 08:59:22
Mei from Malang says:
Akhirnya nemu resep yg banyak reviewnya. 😁 saya rencana mau jualan nasi pecel. Mau cari rasa yg enak. Sebelumnya mau tanya mb. Saya nggak ada food processor. Adanya blender. Buat ngehalusin bumbu apa ditambah air ya?
Hallo Mei. Kalau nggak ada Food Precessor silahkan coba pakai Blender. Tentu saja menggilingnya harus beberapa tahap sesuai kapasitas blender. Khusus untuk ngalusin bumbu, JANGAN DITAMBAH AIR nanti rasanya gak enak/cemplang. Penambahan air kalau bumbu dimasak/direbus dengan air. Kalau bumbu pecel kan tidak dimasak. Air di sini berfungsi untuk ngencerin sambal saja. Kalau terpaksa tambahkan sedikit minyak untuk mempermudah penggilingan bumbu jika sambal langsung dikonsumsi bukan untuk disimpan berbulan-bulan. Atau mending diulek (khusus bumbu halus saja) atau ditumbuk pakai lumpang besi khusus untuk buat sambal pecel. Satu lagi tips penting, jangan pakai bumbu mentah!! Selamat Mencoba. Semoga Usaha Mei Sukses. Salam....Endang

  |  2019-03-10 16:12:52
Ida from Banda Aceh says:
Alhamdulillah langsung eksekusi unt bakulan...cuma sy tmbah garamnya dikit sama ganti daun jeruk dgn kulit jeruk purutnya...wanginya tambah sumriwinggg....makasih resepnya ya mba, semoga ilmu yg mba share dpt menjadi penambah berat amalan baik mba kelak di yaumil akhir..aamiin
Alhamdulillah. Terima Kasih untuk doanya Ida. Semoga kebaikan juga akan dilimpahkan untuk Ida dan keluarga. Amin YRA. Selamat untuk usaha bakulannya. Semoga membawa rejeki yang bermanfaat. Jaga kualitas supaya pelanggan makin setia. Terima kasih juga untuk masukannya dengan kulit jeruk. Ide briliant. Saya yakin wanginya akan semriwing ;-). Salam Hangat ;-)....Endang

  |  2019-03-03 01:54:44
Arga Novendi from Banda Aceh says:
Assalamualaikum terima kasih resep dan tipsnya , sangat membantu. semoga Allah selalu memberi admin kesehatan dan umur panjang Amiin.
Wa'alaikum Salam. Saya juga ikut senang jika resep dan tips ini bisa membawa manfaat untuk Arga. Terima Kasih Untuk Doanya. Semoga hal yang sama juga dilimpahkan untuk Arga dan keluarga. Amin YRA. Salam....endang

  |  2019-02-07 22:45:20
from says:
Makasih banyak buat infonya saya seneng bngt akhirnya bisa dapetin resep buat sambel pecel makasih banyak yaaa
Sama-sama. Ayo silahkan dicoba. Semoga Sukses. Ngomong2 ini siapa ya sudah kebelet bikin sambel pecel sampai lupa nyebut nama dan asal usul he he

  |  2019-01-04 15:07:28
Tya from Surabaya says:
Makasih mb endang utk tipsnya... Bikin bisnis ahhhhh😁😁😁😁
Ayo Tya segera diimplementasi. Semoga sukses banyak order banyak hpki. Salam...endang

  |  2019-01-04 14:58:17
Maz_Nasikin from Ponorogo di Malaysia says:
Infonya sangat bermanfaat...sekali Saye nak mencoba achhh.....!! Seronok tengok sambal kacang tanah....!! Terima kasih.
Azyo Bos segera dieksekusi he he. Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam...endang

  |  2019-01-04 14:23:28
Nana from Blitar says:
Hallo mbak Endang salam kenal.. Berhubung saya sekarang sedang ikut suami merantau dan kangen sambel pecel blitar. Beli sambel pecel jadi yg dijual diwarung udah mahal, gak enak lagi tengik baunya. penasaran pengen nyoba bikin sendiri dan nyari2 resep eh ketemu webnya mbak Endang langsung deh di eksekusi dengan nyoba 1/4 kg dulu dengan perhitungan bumbu persis seperti di resep dan hasilnya membuat hatiku bahagia mbak, gak pernah kebayang bisa bikin sambel pecel sendiri dan hasilnya bintang 5
Hallo Nana. Sorry komputer down baru sekarang bisa reply komen. Aduh betapa saya ikut merasakan kebahagiaan Nana sudah sukses bikin Sambel Pecel. Sambel Pecel Blitar dan Kediri satu aliran ha ha paling sreg rasanya menurrut lidah saya. Jadi ingat Sambel Pecel Karang Sari hi hi itu yg sering saya beli kalau mau cara instan. Thx sudah mampir, uji nyali sekaligus apresiasinya. Salam..Endang

  |  2018-09-25 20:05:29
Dhiana from Surakarta says:
Makasih mbak postingan nya sangat membantu ... Ini Saya mau Cb buka usaha nasi pecel resep dari mbak... Maaf food procesor carinya dmn ya
Hallo Diana. Ayo segera realisasikan usaha nasi pecelnya. Saya doakan sukses dan banyak pelanggan banyak rejeki. Food Processor bisa dibeli di retail alat2 elektronik Diana. Tapi saran saya kalau mau bikin usaha yg sehari harus bikin jangan pakai Food Processor lama nanti. Lebih baik diana goreng atau sangrai kacang di rumah, bumbu sekalian juga disangrai trus di bawa ke tukang giling, diana tinggal nyampur saja. Jadilah sambal pecel. Biasanya tempat giling kacang atau tepung ini ada di pasar2 tradisional. Bikin banyak sekaligus. Kacangnya disangrai jangan digoreng kl untuk disimpan lama. Nah nanti tinggal sehari/hari bikin nasi sama sayurannya saja. Biar gak habis waktu hanya untuk bikin sambal pecel. Sekian saran saya semoga membantu. Salam..Endang

  |  2018-06-10 10:33:43
Iwan from Kab. Bogor says:
Salam mba endang,maaf mau tanya proses pencampuran kencur itu gimana ya, ikut disanggrai mentah atau kencurnya hrs digiling dulu baru dicampur semua dgn bumbu lainnya, trmksh mba endang n suksek slalu ya..
Salam kembali Iwan. Ikut disangrai mentah kencurnya jangan di haluskan nanti gosong dong ;-). Bumbu Yg tidak ikut disangrai cuman asam. Trus daun jeruk purut sebentar saja sangrai paling akhir sebelum diangkat dari wajan. Silahkan dicoba semoga sukses. Salam....Endang

  |  2018-01-04 17:52:36
Santi from Denpasar says:
Alhamdulilah nambah ilmu lagi,cocok banget buat sya yg buka warung jual nasi pecel, Maksih resep ny nggeh ;-)
Sama2 Santi. Semoga warungnya tambah sukses dan laris. Banyak pelanggan banyak rejeki ;-). Salam....Endang

  |  2017-12-19 00:08:49
nanny from di sidoarjo says:
Mba mkasih atas. Resep bumbu pcelnya yg insya Allah sy mau usaha kira2 bumbunya enk yg di sangrai pa yg di goreng mhon infox mba
Hallo Nanny. Rasanya sama2 enak. Yang membedakan cuman daya ketahanan. Kalau mau usaha jualan sehari-hari resto atau warung nasi pecel bisa digoreng dan langsung dikonsumsi. Tapi kalau mau dipakai usaha lain misalnya jualan sambal pecel saja ya disangrai. Semoga jawaban saya membari pencerahan. Salam...Endang

  |  2017-12-04 21:52:45
Ani from lombok says:
Mau coba ah besok ;-) thanx sis
Selamat Bereksperimen Ani. Semoga sambelnya Mak Nyuss. Terima Kasih juga sudah mampir. Salam...Endang

  |  2017-11-01 22:28:22
fitri from trenggalek jawa timur says:
Makasih banyak mba Endang buat ilmunya, In Sya Allah mau coba. Mba mw tanya dulu, itu sambalnya bisa kliatan bberminyak padahal ga pake minyak gmn caranya ya mba, kklu aq pernah buat kok ga berminyak, padahal semua digoreng pakai minyak.trus bumbu halusnya kliatan cair, kan ga pake air. Btw food processornya samaan punya saya heheee...
Hallo Fitri. Maaf baru balas lagi liburan akhir pekan panjang di sini gak sempat online ;-). Ok langsung menjawab pertanyaan. Pertama semua kacang2an pasti ada kandungan minyak makanya kalau dihaluskan akan keluar meski jumlahnya sangat sedikit tapi cukup membuat sambil keliatan mengkilat. Ya kedua gula merah kalau diproses dalam food prosesor akan mengalami proses pemanasan makanya langsung mencair. Coba dech praktikan waktu menghaluskan bumbu pasti mirip larutan gula kental. Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam...Endang

  |  2017-09-24 23:25:17
intan from surakarta says:
Mba mau tanya, itu asam jawanya dicampur air dulu atau langsung ditambahkan ya mbak? Apa bisa tercampur kalo ngga pake air?
Hallo ketemu lagi Intan :-). Waduh jangan dicampur dengan air asamnya nanti mengurangi keawetan sambal. Jangan kuatir resep ini sudah teruji 3 generasi, ditanggung asam akan tercampur baik. Kan daging/serat asam lumayan lunak. Makanya jangan lupa bijinya dibuang lho ya sebelum digiling bersama bahan lain. Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam...Endang

  |  2017-08-26 12:40:25
sugie from kediri says:
Beli blender sambal kacang untuk industri rumahan dimana ya...
Waduh terus terang saya kurang tahu Sugie. Maaf saya bukan pelaku industri. Semoga dapat info yg berguna dari sumber lain. Salam...Endang

  |  2017-07-30 22:43:24
Watie from Jakarta says:
Thanks ilmuny ea kak. Q ru m0 praktek nech. Mkany browsing2 dlu. Cari versi yg pling gampang vhehehe.... Q mo tny nech kak. Klo daun jerukny itu hrs d ulek alus pa d sangrai aj kak. Soalny d kontrakanQ alat2 msakny tbtas. Cm ada ulekan doank. Gda blender. Thanks kak infony
Hallo Watie. Daun jeruknya harus diulek halus bersama bumbu ( bumbu digoreng atau disangrai terserah mau versi awet ya disangrai, mau yg langsung disantap ya digoreng). Khusus daun jeruk saja mentah gak perlu ikut digoreng atau disangrai gak apa2 tapi harus diulek halus bersama bumnbu kalau cuman dibiarkan utuh ya sambalnya nanti rasa amburadul gak enak. Kl gak ada blender ya silahkan ulek pakai cobek atau lumpang khusus untuk menumbuk sambal pecel biasanya tzerbuat dari dari besi. Semoga membantu. Selamat Mencoba semoga sukses. Salam...Endang.

  |  2017-05-17 20:17:49
from says:
5 bintang yg pastinya... baru nemu nich...tk banget ya mba...
Ngomong2 siapa nich? Ngebet atau sudah ngiler Sambal Pecel nich sampai lupa nyebut nama plus asal usul. Hantu Sambal kah ha ha ;-). Becanda lho. Praktek dulu Non baru kasih bintang. Ditunggu laporannya ya he he. Selamat Bereksperimen Semoga Sambalnya sukses. Thx sudah mampir. Salam.....Endang

  |  2017-03-12 21:33:10
Endang A from Sidoarjo says:
Hallo Mbak Endang...he_he... :) Terima kasih ya mbak atas jwaban yg dberikan scara detail serta kramahannya.. Amiin.. Sukses jg buat Mbk Endang.. :)
Hallo Endang ;-). Lho jawaban memang selayaknya harus detail dan jelas supaya tidak menimbulkan pertanyaan lagi, tul nggak? ;-). Kalau bertanya-tanya sendiri kapan jadi Sambelnya ha ha. Ayo buruan sana tinggal praktek. .Selamat Bereksperimen. Sukses juga buat Endang & Sambelnya ;-). Salam...Endang.

  |  2017-03-09 21:21:43
Dwima Nurbayani from Garut says:
Hallooo mbak.. Tips sangrai kacang tanah yg baik dong. Terima kasih
Hallo Dwima. Gak perlu tips aneh2. Yg jelas pastikan kacangnya kering. Jangan dicuci kacangnya ya ;-). Trus untuk mengetahui tanda2 kacang sudah matang adalah kacang mulai mengeluarkan suara kretak-kretak gitu tapi gak keras. Dalam waktu bersammaan kita akan mencium aroma yg khas. Kl kedua tanda2 tersebut muncul, ambil satu rasakan dan angkat segera dari api. Coba praktekkan nanti Dwima akan mengenali tanda2 yang saya sebut di atas. Selamat Mencoba Semoga Tips ini bermanfaat. Salam...Endang

  |  2017-03-09 21:11:39
Endang A from Sidoarjo says:
Mkasih Mbk Endang, sungguh mulia bersedia brbagi ilmunya. Sangat brmanfaat buat saya yg rencana mau lngsung mmpraktekan. Tapi ada sdikit yg mau saya tnyakan.heheh...:) Mbak, kalau misal ingin mmbuat 2 kg kcang. Trus bgaimana dgn ukuran bumbunya. Apakah brlaku klipatan dari resep yg sdh ada di atas? Terima kasih banyak. Salam, Endang A
Hallo Endang. He he kebetulan nama kita sama ya berarti nama ini belum menuju kepunahan sama seperti Sambel Pecel ;-). OK menjawab pertanyaan. Betul ini ukuran fix untuk bumbu jangan ditambah atau dikurangi supaya rasanya benar2 pas. Yg boleh ditambah atau dikurangi hanya cabe tergantung tingkat kepedasan masing2 orang. Kalau tersedia saya sarankan memakai timbangan digital yg biasa untuk nimbang bahan kue dan bisa menakar sampai ukuran gram (untuk kencur, asam dan garam) biar hasilnya benar2 Jos. Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam...Endang.

  |  2017-02-06 23:17:11
HERMA LESTARI from jakarta says:
terimakasih ilmunyaaa baru nemu sekarang hehe ternyata ngga pake minyak toh kuncinya biar awet.. lets eksekusiii
Ayo Cepetan dieksekusi Herma. Ternyata tak sulit kan bikin sambel pecel tahan lama. Selamat Bereksperimen semoga hasilnya mantap. Salam....Endang

  |  2016-08-21 17:38:56
ninda from yogyakarta says:
Trimakasih mbak untuk resepnya...segera saya coba tp ada yg mau ditanyakan mbak..itu sebelum gmbar terakhir pas sambal dimasukkan ke kontainer ada adonan putih itu apa ya mbak? bumbunya atau apanya mbak? bukannya bumbu sudah dimasukkan ke blenderan bersama kacangnya? hehe
Yang digambar terakhir itu, yang kelihatan berwarna putih kacang yang sudah dihaluskan. Trus yang dutuangkan itu bumbunya. Kacang dan bumbu saya giling terpisah Ninda soalnya gak muat dicampur semuanya di mangkok Food Processor. Jadi saya nyampurnya manual pakai bantuan spatula dan tangan saya bungkus plastik biar gak kena cabai. Kalau bikinnya sedikit sekitar 1/2 kg baru bisa langsung dicampur di mangkok Food Processor. Kalau warna putih di bumbu yang akan digiling itu garam ;-) Selamat Memcoba. Salam....Endang

  |  2016-05-27 21:11:04
ola from papua says:
Makasih mbak endang udah berbagi resepnya patut di coba.
Ayo Ola...tunggu apa lagi? Cepetan dicoba semoga sukses dan rasanya cocok ;-). Salam...Endang

  |  2016-04-13 20:59:31
Mety Saputri from sungailiat bangka says:
Kalaaw gk punya blender.. hanya punya lupang batu atau atau untuk meenumbuk bumbu..biasa gk.. penumbuk bumbu yang biasa bukan khusus pecel.. bisa gk
Ya tentu saja bisa Mety. Jaman dulu sebelum ada blender kan bisanya bikin tepung atau menghaluskan kacang pakai lumpang entah dari batu atau besi yang penting hasilnya halus. Tapi lumpang yang dalam lho bukan cobek. Kalau pakai cobek nanti kacangnya lari ke mana-mana ;-). Silahkan Mety pakai alat yang ada..memasak itu flexibel yg penting hasilnya enak, iya nggak ;-). Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam...Endang

  |  2016-03-01 18:39:18
mona from palembang says:
Halooo juga mba endangg... saya wong kalimantan perantauan di palembang... dan ternyataaa setelah baca replay mbaè baru ingat dulu emg minta resep sambal sate sama temen yg biasa saya bikin itu hahaha... kurang ngilmu dan salah kaprah saya.. anyway setuju masakan indonesia harus dilestarikan sama diperkenalkan keluar spy nga kaya dinosaurus... Suka blognya mba nga pelit ilmu ne apalagi klo ada resep yg turunan dr si mbah.. ngomong2 ada yg tanya di grup tahan brp lama, ta bilang 'kat
O gituuuu. Eh ngomong2 sambal pecel ini juga enak dijadikan sambal sate Mona. Kalau mau tinggal dikasih sedikit kecap manis. Coba aja ..ditanggung nikmat dech. Sekali bikin resep bisa untuk aplikasi dobel ;-). Salam dari sesama perantau ...Endang

  |  2016-02-25 22:24:01
mona from palembang says:
Biasa saya klo bikin digoreng, udh halus direbus sampe minyak, terus terang kurang puas hasilnya... ehh.. nemu resep mba, ta cobabarusan enak lohh dan puas banget dgn hasilnya.. makasi mba, resepnya sama nga pelit bagi2 tips and triknya hehehe...
Hallo Monaaa !!!!. Selamat nich Wong Kito Galo sudah sukses bikin sambal Pecel dan hasilnya Mantap ;-). Acung 4 jempol nich buat Mona. Ngomong2 saya baru tahu kalau ada sambal pecel yang direbus. Kalau di Jawa yang direbus biasanya sambal kacang untuk Saus Sate Mona. Tapi memang banyak variasi sambal pecel mulai bumbu dan cara masak. Terima Kasih juga sudah mampir dan uji nyali. Resep leluhur wajib dibagi-bagi biar gak punah kayak Dinosaurus Mona ;-). Salam....Endang

  |  2016-02-22 20:47:51
arni from says:
apakah diluar kulkas bisa smpe tahan 2bulan sist ??? tggu jawabnya ya
Bisa Sist asal benar-benar bebas minyak lho ya. Bahkan bisa lebih dari 2 bulan diluar kulkas. Contohnya punya saya yang saya bawa waktu mudik ke Indo bulan Agustus tahun lalu cuman saya simpan di wadah tupperware dengan tutup rapat saya simpan diruang gelap sampai sekarang masih bagus, tidak ada tanda2 bau tengik sedikitpun. Kalau dihitung-hitung kan sudah hampir 6 bulan. Ayo silahkan bikin dan buktikan sendiri ;-). Semoga Memberi pencerahan. Salam...Endang

  |  2016-01-09 23:28:23
sofie from jawa timur says:
Mbak sangrainya pake wajan/penggorengan yang bagaimana?
Waduh gak pakai merk-merkan Sofie ntar dikira promosi saya ;-) Merk terserah Sofie kalau bisa wajan yang agal tebal. Tapi kalau gak ada jg bisa pakai wajan aluminium asal apinya jangan terlalu besar supaya kacang tidak cepat gosong di luar tapi dalamnya masih mentah. Nenek saya malah pakai wajan dari tanah liat/wajan periuk, hasilnya juga bagus. Semoga info saya membantu. Selamat Mencoba dan Semoga Berhasil. Salam....Endang

  |  2015-11-16 20:28:51
icha from solo says:
,wah g,nyangka dpt resep sedetil ini,suka bgt sama sambel ini sampai pernah pesan 11 kg buat stock di rantau,dilangganan sy pecelny awet & enak bgt mgkn ini rahasianya,sdh lama cari2 resep,makasih mb endang sdh mau berbagi,salam knal :-)
Hallo Icha salam kenal kembali ;-). Pesan sambel pecel sampai 11 Kg, buat dikonsumsi sendiri atau jualan nasi pecel tuch ha ha ;-). Ayo sekarang uji nyali, bikin sambel pecel tidak sulit kok. Seperti saya tulis di atas, kalau males nggiling, tinggal sangrai kacang dan bumbunya trus dibawa ke tukang giling bisa juga tuch kalau mau bikin 11 kg ;-). Selamat Mencoba Semoga rasanya cocok di lidah. Salam...Endang

  |  2015-06-11 18:48:01
Haula from Pangkalan bun says:
Wajib coba, trims ya mbak infox
Sama-sama Haula. Selamat Mencoba dan buktikan sendiri keawetannya he he ;-). Salam...Endang

  |  2015-01-22 07:25:28
ummu fatimah from says:
Makasih ilmunya ya .. ternyata tanpa minyak lebih awet.
Sama-sama Ummu. Ayo silahkan dipraktekkan. Selamat bereksperimen..semoga sukses dan yang penting rasanya Mak Nyuss. Salam...Endang

  |  2014-12-16 12:00:31
nurjannah from bandar lampung says:
makasih banget infonya..langsung sy terapin deh :)
Ayo ..ayo...silahkan langsung dicoba Non Jannah ;-). Ditunggu laporannya tahun depan, jamuran nggak atau nggak sempat berjamur krn sudah habis duluan ;-) Salam..Endang

  |  2014-10-19 12:31:53
Lilis from Munich says:
Alhamdulillah sekarang bisa buat sambel pecel yg enak & awet, gak usah tunggu kiriman dari kampung. Untung punya punya tetangga yg baik mau berbagi resep & tips membuat sambel pecel. Vielen Dank.
Iyo...rugi bawa dari kampung trus jamuren ;-). Asal punya Food Processor satu jam juga selesai, enak murah meraih lagi. Beli di Toko Asia cuman sak uprit sekali pakai buatku sudah habis..mending bikin sendiri.

  |  2014-09-29 13:38:31
Titi from Malang says:
Tips yg mantap! Gak pernah terpikir oleh saya gara2 hal kecil sperti minyak bisa merusak ketahanan bumbu pecel. Nambah ilmu lagi!
Hallo Titi. Ha ha ha..gara2 nyasar kemari dapat tips bikin sambal yang awet ya. Silahkan dicoba dan Semoga bermanfaat. Salam.....Endang

  |  2014-03-18 09:44:38
RYEL from bandung says:
akhirnyaaa saya bisa buat bumbu pecel yg passs, bumbu yg halus membelai lidah,,tapi karena kami suka pedas jadi ta' tambah rawit. makasi sist hari minggu ini menu kami nasi pecel pake ayam goreng, perkedel dan tahu tempe tentu nya,,,walaupun pecel nya tanpa bunga turi tapi rasanya gak kalah sama nasi pecel yg di daerah kayon surabaya
Hmmmm..Selamat Sist untuk hari Minggu yang menyenangkan. Di sini malah sering ada bunga turi diimport dari Thailand. Pecel ditaburi dengan petai cina atau lamtoro plus daun kemangi jg sedap lho. Ngomong2 saya jg gak mau kalah nich..Minggu ini saya menyantap Lontong Sayur he he he. Have a nice weekend ;-) Endang

Write your own review:

Your rating:



Your name:



Your location:



Write your text:

Write your review: