Resep Indonesia cooking from the heart

Rendang Daging

Bahan untuk 4-5 porsi:

  1. 1 kg daging sapi gandik atau paha, potong sesuai selera
  2. 2 buah serai, geprek, potong jadi 2 bagian
  3. 1 lembar daun kunyit (jika ada)
  4. 1 buah asam kandis ( ganti dengan 1 sdt asam jawa jika tidak ada)
  5. 5 helai daun jeruk purut
  6. 2 liter santan kental (dari 3 butir kelapa)
  7. 1.5 sdt garam atau secukupnya

Bumbu Halus:

  1. 250 gr cabe merah (buang bijinya kalau tak suka pedas)
  2. 10 buah/100 gr bawang merah
  3. 5 siung/15 gr bawang putih
  4. 25 gr lengkuas segar, kupas
  5. 25 gr jahe, kupas
Bahan Rendang Daging
Bumbu Rendang Diblender
Bumbun Halus Rendang
Bumbu Rendang
Santan Untuk Rendang
Masak Rendang
Masak Kalio
Kalio
RendangBasah
RendangKering
Rendang Daging

Rendang Daging

Rated 4.8/5 based on 34 reviews

Indonesian main dish Rendang, resep, asli, Indonesia, step-by-step

Asal: Sumatra Barat.

Sumber: Filmawati, teman sekaligus eks rekan kerja di Batam.

Catatan!

Rendang adalah salah satu resep asli Minangkabau yang sudah mulai populer di Eropa. Orang sini menyebutnya "Rendang, Indonesian Curry". Kadang saya heran kok bisa disebut kari padahal bumbunya jauh dari bumbu2 khas kari yaitu : kapulaga, cengkeh, kayu manis, ketumbar dan jintan. Tapi sudah terlanjur salah kaprah susah kalau mau dikoreksi. Ngomong2 pertama saya belajar membuat rendang sendiri sekitar tahun '93, diajari sama Filma, teman sekaligus mantan rekan kerja waktu masih nyangkul di salah satu MNC di Batam. Saya yang berasal dari Jawa awalnya cuman bengong waktu diajak belanja ke pasar beli kelapa parut sekitar 2 kg untuk 1 kg daging. Lebih heran lagi waktu diterangin cara meras santannya pakai kain serbet bersih. Kata Filma supaya semua sari santan keluar. Caranya kelapa ditaruh di tengah-tengah kain, serbet kita gulung seperti bikin lontong, kemudian masing-masing dari kita pegang salah satu ujung serbet terus kita pelintir kain serbet sampai ngos-ngosan ha ha hah. Pengalaman berharga yang tak pernah saya lupakan.

Kunci bikin rendang hanya satu : SABAAAAAAR!!! ;-) Bikin rendang memang makan waktu, minimal 2.5 jam seperti buatan saya ini. Menurut beberapa sumber orang Minang bahkan perlu waktu sekitar 4 jam. Kalau selama itu terus terang saya tidak sanggup :-( . Satu lagi yang saya tahu dari orang Minang dan Melayu, kalau masak mereka tidak pernah pakai gula tentunya berlaku juga untuk bikin rendang. Trus bumbu sebaiknya digiling semua termasuk jahe dan lengkuas bukan hanya digeprek. Kalau cuman digeprek namanya bukan rendang ;-). O ya sebagai catatan tambahan, dalam resep ini saya tidak memakai daun kunyit dan asam kandis, karena kedua bahan tsb tidak tersedia di tempat tinggal saya sekarang. Jadi untuk Udo dan Uni dari Ranah Minang mohon maaf untuk kekurangan di atas. Namanya juga usaha...mohon dimaklumi ;-). Last but not least thx and credit goes to Filma yang sudah bagi2 pengalaman bikin rendang.

Cara Membuat:

  1. Cincang semua bahan bumbu halus kemudian blender sampai halus.
  2. Jika perlu tambahkan sekitar 50 ml santan untuk mempermudah proses penghancuran.
  3. Campur daging dengan bumbu yang dihaluskan, taruh dalam wajan ukuran besar (kapasitas minim 4 liter).
  4. Tuang santan, tambahkan serai, asam kandis, daun jeruk purut dan daun kunyit.
  5. Masak dengan api antara sedang dan besar sampai santan mendidih. ( Kurang lebih 0.5 jam )
  6. Kecilkan api ke posisi sedang, masak selama 1.5 jam dalam keadaan tertutup sampai keluar minyak. Aduk sekali-kali.
  7. Cicipi, tambahkan garam sesuai selera.
  8. (Catatan : Sampai di sini masakan sudah bisa anda santap dengan kuah kental, namanya Kalio).
  9. Kecilkan lagi api, masak sambil terus diaduk sampai santan mengering dan minyak terserap oleh daging. ( Kurang lebih 0.5 jam)
  10. Hidangkan panas dengan nasi, Gulai Daun Singkong dan Sambal Lado Mudo atau Terong Balado.

Tips Tambahan:

  1. * Kalau suka rendang yg kehitaman, tambahkan kelapa parut sangrai yang sudah digiling halus dan keluar minyaknya. Tambahkan kelapa sangrai pada waktu 0.5 jam pemanasan terakhir setelah rendang menjadi Kalio.
  2. ** Kalau saya lebih suka tidak terlalu kering, bisa dimakan sama nasi panas sambil mencocol sausnya ;-)

Catatan Khusus:

  1. Untuk menanggapi beberapa komentar dan masukan dari pembaca (Saya ucapkan terima kasih untuk input anda semua ;-) termasuk yang awalnya merasa skeptis dengan bumbu minimalis dalam resep ini, saya ingin mengklarifikasi resep yang saya posting dan saya pelajari langsung dari urang awak teman saya (Thx & credit to Filma) ini merupakan resep rendang dengan bumbu/pemasak dasar tanpa tambahan rempah-rempah.
  2. Sesuai hasil riset dan perbandingan dengan beberapa referensi buku yang saya pakai (Indonesian Regional Food & Cookery by Sri Owen) & (Rendang, Minang Legacy to The World by Reno Andam Suri) , BUMBU WAJIB dalam pembuatan rendang adalah bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, cabai merah, daun kunyit dan daun jeruk purut. Tetapi dalam prakteknya, orang Minang memberi tambahan rempah lain. Penambahan bumbu atau rempah lain ini tergantung daerah dan kebiasaan. Masing-masing wilayah memiliki ragam tambahan rempah sendiri. Karenanya ada perbedaan dalam resep rendang asli Payakumbuh, Padang Pariaman, Batusangkar, Bukittinggi dll.
  3. Perbedaan dalam penambahan rempah ini contohnya di Padang biasanya dipakai kunyit tetapi tidak di Payakumbuh. Di Payakumbuh sendiri ada yang menambahkan kapulaga, ada juga yang tidak. Kalau di Batusangkar, ada tambahan ketumbar. Di Bukit Tinggi lain lagi, umumnya ada tambahan kemiri. Ada juga resep rendang hasil pencampuran dan asimilasi dari semua daerah tersebut dan masih ditambahkan kayu manis, jintan, pekak bahkan cengkeh. (Tips: Jika anda menyukai 4 bumbu rempah yang saya sebutkan terakhir, saya sarankan anda lebih baik membuat langsung resep Kari ).
  4. Pertanyaannya mana resep rendang yang benar dan autentik? Jawabannya tidak ada resep yang salah. Semua resep benar dan autentik karena semua versi dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari di daerah masing-masing dan semua resep rasanya enak, tergantung selera dan preferensi masing-masing. Kalau anda menyukai bumbu simpel dan original silahkan pakai resep ini, kalau suka aroma rempah yang lebih lengkap silahkan tambahkan sesuai selera. Terima Kasih dan Selamat Bereksperimen dengan bumbu Rendang yang sangat bervariasi.



Reviews & Comments

  |  2020-09-30 09:13:38
Hendra Mardianto from ISB Atmaluhur says:
Terimakasih kak,atas resep rendangnya...hehehe... Perkenalkan kak, nama saya Hendra Mardianto dariISB Atma Luhur


  |  2020-08-27 19:00:36
Sari from Surabaya says:
Alhamdulillah baru pertama msk rendang dg bumbu buatan ndri...biasax sy beli yg sdh siap saji...tp sayang g kluar minyakx...klo rasa tetep mantul...trimaksh resepx...
Hallo Sari :-). Selamat Rendangnya enak meski gak keluar minyak. Mungkin lain kali coba pilih santan dari kelapa yang pas tuanya atau pakai santan cair. Jangan pakai sediaan santan kara yang dicairkan itu, gak bakalan keluar minyak. Terima Kasih sudah mampir dan uji coba resep. Semoga Sari tidak kapok untuk mencoba lagi :-). Salam..Endang

  |  2020-08-16 15:40:29
lilik from kediri says:
mbak, aku barusan praktek. rasanya enak tp ga kluar minyak knapa ya? santan dr 3 kelapa.mah ada rasa2 blondo gitu. minyaknya knapa ga kluar banyak tp malah kering aja.
Hallo Lilik :-). Waduh turut berduka cita rendangnya kurang optimal. Santan tidak mengeluarkan minyak pada proses pembuatan rendang itu disebabkan karena kelapanya kurang tua. Itu yang saya pelajari dari buku khusus kuliner masakan Padang. Semoga jawaban saya membantu. Saya kalau bikin rendang malah sibuk buangin kelebihan minyak, Lilik malah sebaliknya. Tapi jangan patah semangat Lilik, paling tidak rasanya sudah enak ;-). Selamat Mencoba Lagi.. Salam...Endang

  |  2020-08-14 00:35:22
papi from onboard ship says:
Recipe Rendang yg 1 ini bnr2 membuat saya terharu,krna sgt simple bahkan saya hanya memakai dry lemon grass tp taste nya mantap kerennnn abizz dan all crew pada nambah sampe2 spare nasi di Korean messroom hbs juga... Thanks for ur recipe Mbak Endang I really appreciate
Hallo Chef :-). Waduh baca komen Bos ini saya jadi ikut trenyuh sekaligus bangga campur aduk. Salut dengan dedikasi Bos untuk mencoba dan memperkenalkan resep kebanggaan kita meski modal bahan terbatas. Lemon grass is not the key success, it was the man behind the stove. I take my hat off to you!! Terima Kasih sudah berbagi pengalaman yang sangat menginspirasi dan mencerahkan. Keep up the good work & take care Chef :-)....Endang

  |  2020-08-11 18:24:15
Damaris from Sulbar says:
Model ada acara seperti resep ini simpel tp Mo nanya no makeup, klo untuk 1 Ekor sapi kira2 kelapa sm bumbu takarannya brp ya?
Waduh Bos, terus terang saya gak bisa jawab soalnya saya bukan pengusaha catering atau rumah makan. Resep ini saya tujukan untuk konsumsi rumahan. Silahkan tanya ke ahlinya. Maaf saya tidak bisa membantu lebih banyak. Salam...Endang

  |  2020-08-07 15:47:02
Sari from Kalbar says:
Thanks resepnya...bumbu minimalis mudah didapatkan dan rasanya beeeeh endess banget..keluarga pada suka :-)
Hallo Sari :-). Selamat Rendang minimalisnya sukses. Rendang yang lezat tak selalu ribtet bumbu dan bikinnya, tergantung selera. Terima Kasih sudah mampir dan uji coba. Salam..Endang

  |  2020-08-05 12:57:27
Sapti from Jakarta says:
Udah aku coba resepnya.... Mantaap :-). Nemu resep yang maknyoos :-) biasanya bikin rendang gatot mulu :-(
Hallo Sapti :-). Selamat wooi rendangnya mantap dan maknyoss! Salut sama perjuangan dan kesabaran Sapti yang tak pernah menyerah untuk terus mencari dan mencoba lagi meski pernah gatot. Hebatt!! Saya ikut senang kesabaran membuahkan hasil. Terima Kasih juga untuk kunjungan, uji coba dan sharing pengalaman yang sangat menginspirasi :-). Salam...Endang

  |  2020-08-04 12:00:48
Hesty from Cileungsi says:
kalo saya,bahan rendang untuk daging saya suka yang jenis sengkel, daging plus serat otot halus, jadi pas di makan enak rasanya gak sepah (bhs,jawa). Kedua, kalo rendang mash alot, saya selalu menambahkan dengan air panas. Ketiga, saya suka mencampur rendang dengan asam (saya pake blimbing wuluh yang di keringkan dari aceh), ini menambah rasa rendang jadi lebih mantap...
Hallo Hesty :-). Terima Kasih untuk masukannya. Awalnya masyarakat Minang memakai daging sengkel dan gandik yang berserat kasar supaya awet dan tidak mudah hancur. Tapi seiring perkembangan jaman, sekarang ada juga yang memakai daging has luar maupun dalam yang lembut dan cepat empuk. Untuk memberi rasa asam di Indonesia ada banyak pilihan : asam kandis, asam gelugur, asam sunti yang Hesty pakai, asam patikala dan asam jawa. Tergantung kebiasaan dan yang paling penting ketersediaan bahan tentunya, karena tidak setiap jenis asam bisa dibeli di daerah yang masyarakatnya tidak mengkonsumsi. Jadi silahkan pilih alternativ bahan dan bumbu terbaik yang cocok dan mudah diakses bagi masing-masing individu. Terima Kasih :-). Salam...Endang

  |  2020-08-03 10:27:05
Chacha from Makassar says:
Sudah direcook resepnya mbak. First time bikin rendang eh ternyata enak drpd yg kmrn aku pesen di rm padang hehe. Seriously mbak, sampe dipuji sm keluarga rendangnya :-) Aku gugling tp emang banyak bnget resep rendang yg pake laos, gula, dll. Resep mbak emang simpel banget, tp autentik menurutku. Thankyou mbak!
Hallo Chacha :-). Akhirnya setelah hampir 3 bulan mengamati resep, recook juga ha ha :D. Selamat oii Rendang made in Chacha sudah ngalahin rm Padang!! Hebat!! Saya ikut bangga sekaligus terharu mbayangin keluarga makan lahap rendang buatan sendiri. Kuncinya bukan di resep tapi niat autentik dari hati. Thx for sharing your inspiring story :-). Salam...Endang

  |  2020-08-02 20:27:23
krishna from Malang says:
Makasih mb resepnya..gak sadar saya kasih gula..dasar lidah jawa..ya enak juga sih..asal nggak kebanyakan :-)
Ha ha ha Krishna :-). Komennya bikin ngakak. Dasar Lidah Jawa wa ka kkk. Terbukti ya ilmu masak itu sudah tersimpan di memori bawah sadar. Gula memang seperti sesuatu yang nagih untuk lidah jawa :-). Tapi kalau hasilnya tetap enak kenapa nggak ?? Terima Kasih sudah berkunjung dan uji coba resep rendang a la lidah jawa :-). Salam...endang

  |  2020-08-02 20:01:57
Mulyana indah sari from says:
Ma syaa allah enak umm ana sudah menyobanya,alhamdulillah klo ga tau resepnya selalu liat resepnya dari ini dan alhamdulillah hasilnya selalu enakk :-) Jazakillahu khair umm,sangat membantu :-)
Selamat Indah :-). Uji cobanya banyak berhasil, Indah koki jempolan nich. Saya hanya posting resep, hasil akhir tergantung yang masak :-). Silahkan lihat-lihat, banyak resep lezat menunggu untuk diuji coba :-). Terima Kasih untuk semua kunjungan, uji coba dan doa-doa yang baik. Semoga kebaikan dan kesehatan selalu dilimpahkan untuk Indah dan keluarga :-). Salam...Endang

  |  2020-08-02 19:47:24
Wina from lampung from says:
Wah, luar biasa kak, trimakasih atas resepnya.. Izin mencatat ya kak bsok pagi langsung cusz membuat.. Makin sukses untuk kita semua aamiin.
Hallo Wina? Gimana hasilnya. Semoga Rendangnya sukses seperti pengalaman pembaca sebelumnya. Terima Kasih sudah berkunjung dan uji coba resep. Salam...Endang

  |  2020-08-02 19:43:54
Riri from says:
Pertama kali masak daging... . Langsung buat Rendang ala emba.. Alhamdulillah mudah di buat, dan rasa nya makyuuuuusss.. Ijin catet resep nya :-)
Hallo Rini :-). Selamat rendangnya sukses. Bikin Rendang ternyata gak harus ribet kan?. Selamat sudah lulus tes kesabaran :-). Silahkan lihat-lihat masih banyak resep lezat menunggu untuk dicoba. Salam...Endang

  |  2020-08-02 19:25:51
Kusmiyah from Cilacap Jawa tengah says:
Baru pertama kali nih bkin rendang ,,apa mmg bgtu ya Min klw masak rendang gx di tumis dulu bumbunya Lgsg aja di rebus bumbu dan santannya
Memang pembuatan rendang yang benar seperti yang saya tulis dalam cara pembuatan Kusmiyah. Silahkan baca balasan saya untuk pertanyaaan yang sama di komentar-komentar sebelumnya. Terima Kasih. Salam...Endang

  |  2020-07-31 00:34:41
Rosmala from Sukabumi says:
Jadi mudah dan praktis
Masakan enak gak harus ribet Rosmala ;-)

  |  2020-07-23 18:11:30
Ibu ruly from Jayapura- papua says:
Resep bgus tdk ribet dan keluarga sy suka enk mantap
ha ha ha. Komen Ibu Ruly...singkat padat dan mantap seperti hasil rendangnya :-). Ini memang resep dasar rendang yang tanpa rempah tapi rasanya dahsyat. Seperti kata pepatah " Less is more" begitulah resep rendang basic ini. Terima Kasih sudah berkunjung dan uji coba resep :-). Salam....Endang

  |  2020-07-08 07:08:22
eko basuki Irlan from Toronto Canada says:
sebenarnya asam kandis ada bisa didptkan dinegara mana anda tinggal. hanya saja anda hrs mencari grocery SRILANGKA. Asam kandis ala mereka disebutGORAKA, termasuk sagu aren, gula kelapa, gula aren.
Terima Kasih untuk informasinya Mas Eko. Informasi yang sangat berharga. Sayangnya hampir tidak ada komunitas Srilangka di Jerman jadi grocery khas Srilangka di Asian shop juga jarang saya lihat. Kalau India masih ada. coba nanti saya lihat lebih teliti di Indian grocery corner. Atau pesan online lewat Amazon alternative lainnya. Sekali lagi Terima Kasih ;-). Salam...Endang

  |  2020-06-05 19:25:29
Elly from Bandung says:
Salam kenal mbak..mo nanya nih..kalo mo pake kelapa sangrai..kapan di masukkan ke rendang nya..setelah setengah mateng atau bareng ama bumbunya..mkasih mbak sebelumnya
Salam kenal kembali Elly :-). Kelapa sangrai giling dimasukkan waktu pemanasan terakhir yang 0.5 jam dengan api kecil itu. Warna yang hitam memang identik dengan rendang kering bukan yang masih berupa kalio. Semoga penjelasan saya membantu. Salam...Endang

  |  2020-06-03 17:40:29
Elishafira from Cianjur says:
Apakah slama memasak rendang brlangsung, itu di tutup atau di buka tanpa di tutup...
Hallo Elis. Kalau metode yang selama ini sama pakai. Waktu merebus santan sampai mendidih itu wajan saya biarkan terbuka. Kemudian tahap kedua pemanasan sampai daging matang dan bumbu meresap sampai berminyak itu pakai tutup tapi tutupnya agak saya miringkan atau buka sedikit supaya kuah tidak meluber dan tumpah dari wajan kalau ditutup rapat. Tapi saat pemanasan ini juga saya buka sekali-kali saat ngaduk supaya santan tidak pecah dan gosong bagian bawahnya. Trus terakhir waktu pemanasan tahap terakhir itu harus dalam keadaan terbuka karena rendang harus sering diaduk (hati-hati) supaya tidak gosong. Semoga penjelasan saya membantu. Selamat Mencoba semoga sukses. Salam...Endang

  |  2020-05-29 19:52:29
Santi from UK says:
Hallo Mba Endang Salam kenal dr UK.. Matur Suwun untuk resep rendang nya :-) Mau kasih, ngk tau kenapa ngk bisa di pencet bintang ke 5 nya . aku sudah coba resep nya, mudah dan mak nyos hasilnya :-).. suami ku suka banget. Aku skip daun kunyit dan asam, susah di sini
Hallo Santi :-). Salam Kenal Kembali. Selamat Rendangnya sukses semoga bisa mengobati sedikit kerinduan ke kampung halaman :-). Ngasih bintang pun nggak harus yang penting pembaca puas, tul nggak? Terima Kasih sudah sempat nyasar dan uji coba resep. Take Care. Salam dari sesama perantau :-)...Endang

  |  2020-05-24 13:26:05
Sila from Palangka Raya says:
Alhamdulillah rendangnya enak, mantap resepnya. tapi kata suami yg orang sumatra masih ada bumbu yg kurang, ternyata pas dibaca lagi bisa ditambahkan kelapa parut yg di sangrai dan ditumbuk sampai keluar minyak. next time mo nyoba lagi. Tahun ini hari raya pertama tidak pulang kampung karena covid, dengan ada nya resep ini sangat membantu sekali, makasih banyak...
Halo Sila :-). Selamat Rendangnya sukses. Selain kelapa parut sangrai yang ditumbuk, silahkan tambahkan bumbu rempah lain sesuai selera seperti saya tulis di catatan khusus paling bawah. Silahkan coba-coba sampai ketemu bumbu yang kurang menurut suami :-). Terima Kasih sudah mampir dan uji coba resep. Semoga Sila dan keluarga selalu sehat dan sabar menjalani masa-masa sulit di saat krisis Corona ini. Kesehatan lebih utama :-). Selamat Merayakan Lebaran bersama keluarga inti :-). Salam..endang

  |  2020-05-23 18:36:11
Rina from Serang Banten says:
Pertama kalinya dalam hidup saya membuat rendang yaa dg resep ini... Alhamdulillah banjir pujian dr anak n suami...makasih resepnya. Masakan enak ternyata gak harus ribet... Mantab
Ya ampun Rina. Sampai merinding dan terharu saya bacanya :-). Pertama seumur hidup dan langsung mantap sampai banjir pujian. Rina koki hebat!! Selamat sudah berani nekad uji nyali dengan resep di warung nyempil ini. Terima Kasih juga untuk sharing pengalaman dan apresiasinya. Salam...Endang

  |  2020-05-23 18:28:37
Maria from Tarakan Kalimantan Utara says:
Alhamdulillah barusan saya buat persis seperti resep bahan dan bumbunya tidak pakai daun kunyit dan asam kandis cuma saya kasih gula krna bacanya gak sampai habis ke bawah td mba, buru2 ;-)sdh selesai baru baca sampai habis ternyata tidak pakai gula, pantas kok semakin dikasih gula rasanya malah semakin asin menurut saya ;-) tp tetap enak sekali mba trimakasih untuk resep dan ilmunya ;-)
Hallo Maria. Waduh masak rendang kayak sopir metromini lagi ngejar setoran wa ka kak. Hebat..super kilat tapi hasilnya tetap mantap. Baru tahu kalau ditambah gula semakin asin ha ha ;-). Pengalaman adalah guru paling baik. Terima Kasih jg atas kunjungan, sharing pengalaman dan apresiasinya. Salam....endang

  |  2020-05-23 11:25:52
Chacha from Makassar says:
Akhirnya nemu resep rendan yg sprtnya enaaakkk. Thanks a lot for sharing ya mbaak! Siap2 beli bahan buat lebaran besok. Semoga sy berhasil! Doain mbaakkk!
Hallo Chacha. Ayo semangat segera meluncur ke pasar ha ha :-). Sudah banyak yang nyoba dan kayaknya cocok dengan hasilnya tuch. Semoga berhasil dan menjadi menu spesial di hari Lebaran. Siap-siap yang sabar ya ngaduknya. Masak dari hati ditanggung hasilnya lezat :-). Terima kasih sudah mampir dan akan uji resep. Salam....endang

  |  2020-05-23 11:18:01
Dee from Bantul says:
Mba kalau cabainya gak dibuang bijinya gak apa² kah? Trus kalau gak ada cabai merah apa boleh diganti dengan cabai keriting?
Ya gak apa apa Dee. Itu saya buang karena keluarga saya gak bisa makan pedas. Kalau mau diganti cabe keriting juga boleh saja tapi nanti Rendangnya ya peda minta ampun. Setahu saya rendang itu gak pedas. Tapi ya terserah selera masing-masing. Selamat Mencoba Semoga berhasil. Salam...endang

  |  2020-05-23 11:07:38
Allysta from Kota beriman jawatengah kebumen says:
Trimkasih ka resepnya saya mau nyoba semoga berhasil
Selamat Mencoba Allysta. Semoga berhasil dan menjadi menu spesial untuk keluarga :-). Salam...endang

  |  2020-05-23 02:08:45
Yuyun yuni from Bogor says:
Berarti bumbu tdk di goreng dulu ya mba...biasanya d goreng biar tdk cepat basi
Hallo Yuyun ;-). Seperti jawaban saya ke penanya sebelumnya silahkan scroll ke bawah kl gak ditumis apa tidak bau mentah. Di situ saya jelaskan proses memasak rendang yg lama mengubah dr proses perebusan menjadi penggorengan. Rendang yang dimasak dengan benar dan tanak sampai betul-betul kering (dgn catatan daging tidak di potong atau dicuwil setelah matang trus dicampurkan kembali ke rendang yang sudah matang ) tahan 2 hari di suhu ruang. Ditaruh di kulkas bisa sampai 4 hari kalau tidak diobok-obok. Di freezer sampai 3 bulan. (Yg ini sudah sy buktikan sendiri). Rendang dulunya menjadi bekal orang Minang yang suka merantau dan jaman dulu belum ada kulkas. Semoga jawaban saya membantu :-). Salam...Endang

  |  2020-05-22 14:57:11
Fatimah from Gorontalo says:
Assalamu'alaikum.. Salam kenal mbak.. Sy lg dlm proses belajar masak memasak.. Mau nanya, klu tuk 2liter santan itu di dapat dr brp buah kelapa??
Wa'alaikum Salam Fatimah. Selamat Bergabung dengan klub masakan tradisional :-). Supaya hasilnya bagus dan enak, 1 kg daging perlu 2 liter santan kental yang diperoleh dari 3 butir kelapa. Selamat Mencoba Semoga sukses rendangnya. Kalau bisa jangan pakai santan kara yang dilarutkan air itu ya, nanti gak bisa berminyak dan rasanya kurang nendang. Salam...endang

  |  2020-05-22 08:39:55
Tuti from Kudus, JATENG says:
Mb.. Klo bikin rendang itu gak pake gula aren/gula Jawa ya?
Halo Tuti :-). Seperti saya sebutkan di kata pengantar resep, orang Minangkabau dan Melayu hampir tidak mengenal pemakaian gula dalam memasak seperti orang jawa ;-). Tapi kalau Tuti mau tambahin gula untuk menyesuaikan selera lidah ya silahkan. Gak ada yang nglarang kan masak-masak sendiri, dikonsumsi sendiri ha ha :-). Selamat Mencoba. Salam...Endang

  |  2020-05-21 22:24:19
ikmat from serang says:
jika masak 1/2kg daging apa harus di kurangi juga bumbunya atau tetap? tolong pencerahanya....
Silahkan dikurangi bumbunya Ikmat. Atau bisa juga alternativ lain. Jumlah bumbu tetap tetapi 1/2 kg pengganti daging bisa Ikmat ganti dengan telur rebus, kentang mini yg ukurannya kecil-kecil supaya isinya tambah banyak dan bervariasi. Silahkan pilih alternatif yang sesuai dengan kebutuhan. Selamat Mencoba Semoga penjelasan saya memberi sedikit pencerahan :-). Salam...endang

  |  2020-05-21 10:19:53
Aning from Samarinda says:
Ak udh nyoba bikin 1 kg...rasa.ny alhamdulillah enak bangett...skrg lg mau masak 2.5 buat lebaran..resep.ny sangat membantu sekali mb..makasi udh berbagi resep yg bumbu2.ny gampang dicari...semoga jd amal jariyah yaa...
Alhamdulillah Aning. Selamat percobaan pertama hasilnya langsung memuaskan. Masak itu gampang jadi tidak perlu dibuat susah ha ha :-). Selamat mempersiapkan Rendang episode sajian lebaran. Terima Kasih untuk kunjungan, uji coba resep dan apresiasinya. Semoga segala kebaikan selalu dilimpahkan untuk Aning dan keluarga. Salam...Endang

  |  2020-05-17 10:20:21
Iin Wibisono from Bogor says:
Assalamu'alaikum, Terima kasih atas webnya ini yang sangat membantu saya mengatur menu harian. Sedikit masukan untuk bumbu rendang, maaf karena awak urang Minang asli hehe. Bumbu minang asli sebenarnya memang sangat mirip dengan bumbu curry Mba. Jadi memakai merica, ketumbar, jintan, kapulaga (cardamon lebih mantab lagi), pekak, kayu manis selain semua bumbu yang sudah disebutkan sama Mba. Rempah2 ini 1 sdm saja untuk 1 kg daging. Silahkan dicoba Mba dan rasakan bedanya dan keharumannya.
Wa'alaikum Salam Iin. Terima kasih untuk masukannya. Resep ini juga saya dapat dari urang awak juga ;-). Dan dari buku referensi beberapa juru masak kuliner senior yang expertpun juga sama dengan di atas dan ditekankan kalau rendang tidak sama dengan kari apalagi kari bernuansa arab/india. Tapi memang resep bervariasi di daerah asalnya sekalipun tergantung daerah. Saya akan coba dengan tambahan bumbu yang Iin sebutkan tapi minus kayu manis. Entah mengapa saya kurang suka rendang beraroma kayu manis :-). Semoga masukan ini bermanfaat untuk pembaca yang lain. Silahkan mereka memilih sesuai selera. Salam....Endang

  |  2020-05-15 08:02:20
from says:
Klo g d tumis bumbu nya apa ga bau bumbu mentah
Resep ini saya dapat dari pemilik masakan khas Minangkabau dan Melayu. Bikin rendang asli memang gak ada proses menumis bumbu. Proses masak lama sampai 2,5 jam bahkan aslinya di Minangkabau sampai 4 jam sampai bumbu dan santan berubah menjadi minyak. Dari proses perebusan lama-lama menjadi proses penggorengan. Jadi gak bakalan bau bumbu mentah. Silahkan membaca referensi kuliner Minangkabau dan mempraktekkan langsung, sebagiaan besar proses memasak tidak mengenal proses menumis bukan hanya rendang tapi masakan lain seperti asam padeh, gulai, pangek dll. Semoga memberi pencerahan.

  |  2020-05-13 17:41:53
Irma from Depok says:
Mbaak kemariin aq coba bikin sambel goreng kentang rasanyaa maknyuus suami dan anak2 suka jd skrg ngikutin resep mbak trs..makasih mba
Hallo Irma ;-). Selamat menu khas untuk lebaran sudah dieksekusi dan sukses. Saya turut bangga sekaligus salut, perjuangan Irma untuk belajar dan menyenangkan keluarga berbuah manis ;-). Semoga tambah uang belanja biar bisa coba resep baru terus ha ha :-). Irma juga harus bangga nich, saya cuman posting resep hasil akhir ditangan yang masak. Terima Kasih juga sudah menjadikan blog saya sebagai bagian untuk pembelajaran. Keep cooking :-). Salam...Endang

  |  2020-04-28 18:00:06
Yelli from Jakarta says:
Udah cobain resepnya mantap,mba! Kalo saya mau masak untuk 2 kg daging bumbunya di kali 2 ya mba?
Hallo Yelli :-). Selamat Rendangnya sukses. Ya kalau mau bikin banyak nggak mutlak bumbunya di dobel tapi dengan catatan kalau Yelli ingin mendapatkan kelezatan rasa yang sama sebaiknya bumbunya memang didobel. Semakin banyak bumbu semakin nikmat. Silahkan berkesperimen nanti kan bisa membuktikan sendiri he he. Terima Kasih sudah mampir dan uji coba resep. Salam...endang

  |  2020-04-25 11:37:22
warniariez48@gmail.co from Tangsel says:
Mksh resepnya dah saya coba memang bener2 enak semua suka .dan anak yg umur 5 tahun ma 3 thn jg suka.alkhmdlh .seng jdi ladang amal buat ibu Endang aamiin.
Hallo Warni ;-). Selamat dan salut untuk kesabaran luar biasa bikin Rendang di bulan puasa di masa karantina. Warni benar-benar seorang ibu hebat oi!! Semoga menjadi ladang amal juga untuk keluarga tercinta :-). Terima Kasih sudah uji coba resep dan semoga kebaikan dan kesehatan selalu dilimpahkan untuk Warnie dan keluarga. Salam...endang

  |  2020-04-20 17:54:44
Els from says:
Saya mau coba ini semoga berhasil :-)
Ayo segera dicoba Els. Sudah ada beberapa pembaca yang bikin kayaknya banyak yang berhasil. Kuncinya satu : SABAR ;-). Selamat Bereksperimen..Semoga Sukses. Salam...Endang

  |  2020-04-02 18:20:01
Sutini from Parepare Sulsel says:
Bintangnya satu dulu yah krn blm dicobain resepnya tp kalo liat fotonya jd ngiler..enak kayaknya .mau tak praktek dl krn semua keluarga suka dgn masakan padang smoga aja berhasil seperti buatan mba ;-)
Kalau belum coba lebih baik gak ngasih bintang Tini, soalnya akan menurunkan nilai total. Sama saja ngasih nilai murid jelek sebelum ikut ujian :-). Silahkan coba semoga sukses dan sesuai selera. Sudah banyak yang nyoba kayaknya banyak yang cocok tuch. Seperti masakan daerah lainnya masakan Padang sudah terkenal seantero Indonesia kelezatannya. O ya ngomong2 ngasih bintang gak wajib kok yang penting pembaca bisa belajar dan mengambil manfaat. Salam...Endang

  |  2020-03-04 17:30:16
iyunz from saudi says:
Hallo mbak saya baru mau coba nich resepnya.. .kebetulan majikan pengen dimasakin rendang pas bka google eh ketemu resep mbak... Mudh mudhn berhasil ea. Sekalian mau nanya itu dagingnya gk usah direbus kan... Langsung dimasak berserta bumbu dan santan nya... Makasih
Hallo Iyuz, Selamat Mencoba Semoga sukses sekaligus mempromosikan masakan daerah Indonesia :-). Cara bikinnya ya persis tinggal ngikutin instruksi yang sudah saya tulis di atas. Bikin rendang gak pakai direbus Non, karena disitulah keunikan memasak khas minangkabau daging dimasak mentah bersama bumbu dan santan dalam waktu lama sampai daging benar-benar empuk dan bumbu meresap. Bumbu jangan ditumis dulu seperti cara masak orang jawa lho ya ;-). Selamat Bereksperimen. Semoga Sukses. Salam...Endang

  |  2020-01-31 23:18:31
Nathalia from Pondok Gede, Bekasi says:
Haloo mba Endang... Aku baru saja bikin resep rendangnya. Tapi karena suami dan anak2 tidak terlalu suka daging, aku ganti pakai ayam uk 1.5kg, telur rebus 1/2kg dan tahu cokelat yg segitiga.Karena ayam lebih cepet empuk, aku sisihkan ayam, telur dan tahunya lalu biarkan sisa bumbunya agak menyusut (spt kalio yg mba Endang sebutkan diatas), setelah menyusut aku campur lagi sekalian koreksi rasa. Hasilnya maknyuss banget. Dari semua resep rendang yg aku coba ini yang paling berhasil xoxoxo... t
Hallo Nathalia jadi sering absen sekarang ha ha :-). Wow...Kreatif banget. Saya ikut senang dan bangga, beginilah harapan terbesar saya. Saya cuman posting resep dasar trus pembaca belajar sambil berkreasi dan berinovasi dengan menyesuaikan kebutuhan atau memanfaatkan bahan yang ada. Inilah proses belajar yang benar, tidak kaku, flexibel dan bisa memberi nilai tambah. Hebat, Nathalia seorang Ibu dan istri yang sangat memahami keinginan keluarga tercinta. Terima Kasih juga sudah berbagi ide untuk saudara kita yang lain. Keep cooking & inspiring :-). Selamat Berakhir Pekan... Salam..endang

  |  2020-01-11 13:16:40
mufidah from malang says:
terimakasih mantab saya sudah praktekin ;-)
Selamat Rendangnya sukses Mufidah :-). Sudah teruji kesabaran nich he he. Terima Kasih juga sudah mampir dan uji resep. Salam...Endang

  |  2020-01-01 14:36:36
lili from klaten says:
Resepnya dah dicoba dan taraaaa.....maknyus tenan mba,thx bngt ;)
Selamat Lili ;-). Koki mantab nich pertama coba langsung taraaaa Mak nyus tenan. Terima Kasih juga sudah kesasar dan uji resep. Jangan lupa mampir lagi ya..banyak resep lezat menunggu ;-) Salam...Endang

  |  2019-12-30 12:17:55
Resha from Jakarta says:
Itu santan kental dan santan encer dimasukkan bersamaan di awal bersama bumbu dan daging ya?? Kalau pakai santan instan apakah cepat basi?
Betul Resha. Yang jelas 2 liter santan kental langsung dimasak bersama bumbu dan daging sejak awal. Pakai saja instan saya juga pakai santan kemasan tetrapax atau kaleng gak akan cepat basi. Proses memasak rendang butuh pemanasan lama makanya rendang awet terserah makai santan segar atau instan. Selamat Mencoba Semoga sukses. Salam..Endang

  |  2019-11-10 12:06:58
dewi wulan from bekasi says:
waduww.... saya kykny ada yg salah.. serehnya malah sy blender sklian ;-) skrg lg d msak nihh. perlu pakai masako ngga ya?
Terlalu semangat jadi masuk blender semua Dewi wa ka kak ;-). Kl serai ikut keblender saya kira masih enak lah. Masako? Ngapain pakai masako itu bumbu yang ada kalau sudah benar2 menyatu sudah gurih banget . Selamat Memasak Semoga Sukses. Salam...Endang

  |  2019-11-10 12:04:10
eni from malang says:
Mbaakkk rendangnya uda saya coba. Ayayayyyy....enakkkk... Makasih bangets ya mbaakkk....Tips mengolahnya detil banget. Cocok untuk awam kayak saya hoho. Hidup kuliner Indo..
Hallo Enii......Selamat Rendangnya sukses. Berarti Eni sudah lulus tes kesabaran nich ha ha ;-). Pantas kalau Rendangnya Enak! Ayo silahkan lihat resep2 yang lain lagi siapa tahu ada yang patut dicoba selain Tumis Peda dan Rendang Padang. Salam...Endang

  |  2019-11-10 11:59:56
c.ronaldo from madir,spain says:
mana gambar nya??
gambar segede itu masak gak nongol. Computernya lagi ngadat kali Cak Ronaldo ;-)

  |  2019-09-05 23:25:37
Rosmery from Taiwan says:
Salam kenal mbak Endang Lestari, mau tanya tdk perlu di ksh kemiri ?
Salam Kenal Kembali Rosmery. Kalau yang saya pelajari dari resep asli teman saya ya seperti resep di atas tanpa kemiri. Kemiri kan sebenarnya fungsinya untuk mengentalkan dan membuat rasa kuah bersantan jadi gurih. Nah karena di rendang santannya sudah banyak sekali makanya gak pakai. Tapi kalau Mery mau pakai ya silahkan. Salam....Endang

  |  2016-07-05 18:49:36
sylvia from cileungsi says:
Agak ragu juga sama resep'a, simple.. ngga sama dg yang biasa sy buat. Penasaran dan tadaaa.. hasil'a bikin perut langsung kriuk kriuk hehee.. (tahan dulu lagi puasa). Buka puasa langsung santap.. mantap dan pas rasa'a, makasih banyak mba endang
Sylvia.. Paham dech dengan keraguan sama resep ini. Ada memang variasi resep Rendang yang bumbunya lebih komplit pakai kunyit, ketumbar, kemiri bahkan pakai kayu manis segala. Tapi resep simpel yg saya dapat dari teman ini yg akhirnya saya pakai sampai sekarang. Bikin Rendang saat puasa....waduh bener2 saluuuuuuuuut untuk kesabaran Syvia ;-). Selamat Idhul Fitri 1437H. Minal Aidin Wal Faidzin. Salam....Endang

  |  2015-11-19 20:22:36
lina hidayat from Philippines says:
Halo mbak, kalo gak ada lengkuas/laos bisa diganti apa? Susah sekali dan blim nemu lengkuas disinu, baik di supermarket maupun lokal market :( Trima kasih ya mbak
Hallo Lina. Di Philipina gak ada lengkuas ya? Baru tahu saya kalau dapur Philipines tak kenal laos. Kalau bahan pengganti, terus terang lengkuas sama kencur itu termasuk bumbu yang gak punya pengganti ;-(. Bumbu Rendang sebenarnya simpel tetapi kalau kurang salah satu jadi kehilangan karakter. Di Sumatra bahkan ada yang bikin rendang dengan parutan lengkuas. Coba Lina pergi ke Toko punya orang Thailand kalau ada di Philipina pasti mereka punya lengkuas. Tapi kalau gak ada mungkin nunggu pulang kampung dech bawa dari rumah. Maaf ya Lina kalau jawaban saya gak memuaskan tapi emang gak ada pengganti untuk lengkuas. Salam...Endang

  |  2015-09-26 20:36:45
titi from solo says:
kemaren nyoba perdana bikin rendang tpi kok rendang aku g bisa kluar minyak nya gitu ya mba...apa krn aku pakek santan instan yg aku campur air gitu ya...rasa nya sih lumayan tapi kok gitu ya :-( 1 - 10 nilai nya cuma 3 :'( hiks..hiks..mb endang
Titi, terus terang Bumbu Rendang termasuk sederhana tidak begitu banyak ragam dibandingkan dengan kuliner Bali misalnya tapi peran santan memang sangat penting di hampir semua masakan khas Minang. Kalau ada sebaiknya memang pakai santan segar atau kalau terpaksa gak ada kelapa parut segar seperti di tempat saya, pakai sediaan santan cair kemasan tetra pak yang berkualitas bagus (kandungan santannya banyak atau setara dengan santan kental. Itu saja saran saya dari pengalaman pribadi. Ayo coba lagi sampai dapat skala 9 he he. Salam....Endang

  |  2015-09-06 22:02:07
ayesha from rangkasbitung says:
Mbak, kalo gk ada daun jeruk purut d ganti pke apa?
Ayesha kalau daun kunyit gak ada masih OK tapi kalau daun jeruk purut usahakan ada biar rasanya mantap. Penggantinya ya daun jeruk purut kering mungkin ada beli di Supermarket Non. Kalau bahan pengganti lain kayaknya nggak ada. Maaf Ayesha itu saja sepengetahuan saya. Selamat Mencoba...salam..Endang

  |  2015-09-06 21:59:17
denia from Jerman says:
hallöchen mbak, mantap nih resepnya, nanti saya mau coba. kalo ga ada daun kunyit gpp ya? ga nemu di sini, udah sampai keriting cari2 online pun tak ada hiks. makasih ya mbak resepnya.
Ha ha....daun kunyit..di Indonesia saja gak semua daerah ada kecuali nanam sendiri Denia. Skip ada tetap enak kok. Selamat Mencoba Semoga Sukses. Jangan lupa bikin Samabal Lado Ijo hmmm sedap ;-) Hi hi biar makin ngiler nich..

  |  2014-01-19 00:32:10
nadia from jeddah says:
Duh enak sepertinya ..tak Cobain ah..mksh ya MBA
Waduh Nadia. Resep ini lebih tepat dalam kategori "Sengsara Membawa Nikmat" ha ha. Maksudnya harap SABAAAAR berpanas ria di dapur gitu. Tapi hasilnya hmmmmmmmm....Jangan lupa disantap dengan sambal lado ijo. Wah gak rugi dech. Ok Selamat Mencoba dan Semoga hasilnya Mak Nyuss. Thx juga sudah mampir. Salam...Endang

  |  2013-10-20 23:11:31
Djoko from Berlin says:
Maturnuwun..eco....ming *daun jeruk purut* mboten wonten..diganti kulit Citrone..
Sami-sami Pakdhe Djoko. Saestunipun ron Jeruk purut sampun kathah lan sumadyo wonten Asia Laden. Menawi kerso, njenengan saged mundhut tanemanipun wonten exoticplant.de, key word "Citrus-hystrix". Mboten promosi lho namung mbagiaken pengalaman ;-)

  |  2013-10-19 22:02:57
Elmi from NL says:
Walau saya asli dr ranah minang. Yg dulunya cuma liattin ibuk waktu masak alias nggak pernah Belajar lsng. Pas dirantau menu rendang yg saya Buat hasil dr browsing di internet. Dan resep Mbak Endang ini pasti akan saya coba. walau dah dapet resep dr ibuk, tp nikmatnya tak senikmat ibukku yg masak...hiks hiks. Salam kenal dan sukses sll yah Mbak ;)
Aduh Elmi jangan bandingin rendang sy sama bikinan ibuk yg asli orang ranah minang. Jadi ngeriii nich ;-) Tinggal di rantau emang bikin kita tambah cinta masakan Indonesia, khususnya buatan ibuk!!Tul nggak?? Salam kenal kembali & thx juga u/ kunjungannya.

  |  2013-09-30 20:13:27
Elin from NewYork says:
Resep2 m'Endang simple n mudah diikuti...hasilny jg Mantap, jd semangat bljar memasak...luv You Sista ..!!
Postingan ini juga hasil try error, kadang berkali-kali Sist. Yg sudah lolos seleksi dan eksperimen baru online biar gak digebukin pembaca apalagi yang barusan belajar biar tambah semangat gitu ;-). Keep on cooking ha ha..

  |  2013-09-03 09:02:15
ana from jakarta says:
Mbak, santan nya pakai santan instan sejenis kara gitu bisa? 1kg kira-kira pake brp ml santan instan ya mbak? *males meres kelapanya hehe :p Makasih sebelumnya mbak udah berbagi resep yg sedap-sedap ;)
Hallo Ana. Bagi yg punya kendala untuk mendapatkan kelapa parut ato males ;-) silahkan saja pakai pakai santan kara instan . Hasilnya tetap enak. Sesuai resep untuk 1 kg daging pakai santan sebanyak 2 liter. Selamat Mencoba & semoga sukses. Salam..Endang

  |  2013-08-14 12:45:32
echa from bali says:
Mantap,,favorit keluarga,,
Sudah pernah bikin sendiri Echa?? Rendang emang istimewa tapi bikinnya itu mesti sabar banget. Tapi hasilnya emang bikin kangen ;-)Salam..Endang

  |  2013-07-06 10:36:15
animardianirahayu from bengkulu says:
aku walau bukan asli orang sumatra tapi makanan favoritku selain makanan sunda tentunya aku juga rendang... karena bumbunya yang meresap kedaging dan empuk dagingnya karena proses pembuatan nya yang lama itu yang aku suka gurih pedas bahkan kadang-kadang aku bikin sendiri rendang kalau ada acara-acara arisan di rumah
Hallo Ani. Kok sama he he. Meski saya dibesarkan dalam nuansa masakan Jawa dari Ibu dan masakan Sunda dari Ayah, tapi sekarang saya penggemar masakan dari seluruh Nusantara dech. Menurut saya semua enak ha ha. Salam..Kuliner..Endang

  |  2013-04-11 20:49:23
yeyen from says:
wow wenax tenan mb
He eh. Rendang emang uenak kl bikinnya bener. Selamat atas kesabaran Yeyen selama proses memasak ;-) . Salam..Endang

  |  2013-02-09 14:11:47
LexLex from Melbourne says:
dagingnya kalau diganti beef ribs masaknya sama seperti itu apa dagingnya harus dimasak lebih dulu? trus daun kunyit nya kalau diganti aja sama kunyit (bubuk) apakah oke oke aja?
Bos masak rendang apapun bahannya : daging (iga) itik, ayam, nangka masaknya bareng bumbu & santan, gak perlu dimasak dulu. Proses masak yg lama membuat daging empuk sendiri. Resep asli rendang gak pakai kunyit cuman daunnya kl gak ada skip aja tetep enak

  |  2012-12-13 17:01:08
omolewa from mississauga says:
berhasil-berhasil horeeee :D klo tiap hari libur acaranya masak-masak sampai 5 macam jnis masakan, bisa2 sy jdi koki handal wkwkwkkwk semua berkat resep dr mbk endang.. :D good job ^_^
Selamat...Selamat Non Lewa jadi juara!! Udah jadi koki handal tinggal buka warung. Yg nyata tapi yach bukan warung maya kayak punya saya. Selamat Menikmati Rendang...ato jangan2 dach habis??.. Ayo Non...Masak Lagi sampek teler ha hah..

  |  2012-05-30 18:00:25
izal from langsa says:
berapa jam memasaknya?
Hallo Izal. Sekitar 2 jam untuk Kalio, 2.5 jam untuk Rendang. Bikin Rendang memang butuh kesabaran ;-) Selamat Mencoba OK?!

Write your own review:

Your rating:



Your name:



Your location:



Write your text:

Write your review: