Bubur Bongkol

Bahan:

  1. 200 gr tepung beras yang baru digiling, jika ada
  2. 500 ml air
  3. 1/2 sdt pasta pandan
  4. 2 sdt air kapur sirih
  5. 50 ml air daun suji (30 lbr daun suji tumbuk dengan 50 ml air, saring)
  6. 1/2 sdt garam atau sesuai selera

Kuah:

  1. 750 ml santan sedang dari 1 butir kelapa
  2. 200 gr gula merah, sisir
  3. 1 sdm gula pasir
  4. 1/4 sdt garam
  5. 2 lembar daun pandan, sobek dan simpulkan
Bahan Bubur Bongkol
BuburBongkol Step 1
BuburBongkol Step 2
BuburBongkol Step 3
BuburBongkol Step 4
BuburBongkol Step 5
BuburBongkol Step 6
BuburBongkol Step 7
BuburBongkol Step 8
BuburBongkol Step 9
BuburBongkol Step 10
BuburBongkol Step 11
BuburBongkol Step 12
Bubur Bongkol

Bubur Bongkol

Sumber: Buku masakan 165 resep panganan populer nusantara karya Yasa Boga

Tips!!

Bubur Bongkol, salah satu sajian bubur tradisional dari Pulau Sumatra, tepatnya propinsi Bengkulu. Sajian ini sangat populer khususnya di bulan puasa dan disantap sebagai menu takjilan. Disajikan dalam berbagai variasi, dalam mangkok, gelas bahkan dibungkus daun pisang dan dijual di warung-warung atau penjual kaki lima di pinggir jalan.

Sekilas mirip bubur sumsum dari Jawa, bahan dan proses pembuatannya pun mirip, bedanya kalau bubur sumsum berwarna putih, bubur bongkol berwarna hijau yang berasal dari daun suji. Kalau tekstur bubur sumsum lebih lembek, bubur bongkol agak keras dan kenyal sehingga bisa diiris.

Tipp penting untuk membuat Bubur Bongkol : 1. Usahakan pakai tepung beras yang baru digiling, jika tidak ada dan anda terpaksa memakai tepung beras jadi, sangrai tepung dengan suhu sedang sampai hangat sambil terus diaduk supaya bubur tidak berbau tepung setelah jadi. 2. Saring larutan tepung beras sebelum dimasak supaya bubur benar-benar halus dan tidak menggumpal. 3. Jangan memasak larutan tepung dengan api besar dan aduk larutan secara terus menerus sampai mengental. Jangan meninggalkan adonan barang sejenak selama proses pemanasan dan pengadukan, jika terlewat sebentar saja adonan akan mringkil atau bergumpal2 tidak karuan!!

Catatan : Bagi anda yang berada di LN dan tidak bisa menemukan daun suji (pandan warna) silahkan pakai bahan daun pandan wangi seperti cara yang saya pakai. Iris2 halus 100 gr atau 10 batang daun pandan wangi dan blender dengan 50-100 ml air dingin, lalu saring. Jika kedua bahan di atas tidak ada, silahkan pakai alternatif terakhir dengan bahan pewarna makanan.

Cara Membuat:

    Membuat Pewarna Hijau Alami :
  1. Cuci bersih daun suji atau daun pandan, potong2 atau iris halus, masukkan dalam blender.
  2. (Pakai daun pandan zang diiris halus jika daun suji tak ada. Jangan kuatir meskipun tak sekuat daun suji, warnanya tetap cantik dan aromanya juga sedap).
  3. Tambahkan 50 ml air dingin, blender sampai halus.
  4. Saring dengan saringan santan dan tekan2 atau peras ampas daun pandan sampai semua sari warna keluar.
  5. Larutan hijau pandan siap digunakan.
  6. Lewati step ini jika anda terpaksa memakai bahan pewarna makanan.

  7. Membuat Bubur :
  8. Campur tepung beras, air daun suji, pasta pandan, air kapur sirih, garam dan sebagian air. Aduk rata lalu disaring.
  9. Didihkan sisa air, kecilkan api, masukkan larutan tepung. Masak sambil diaduk terus menerus hingga bubur mengental dan meletup-letup.
  10. (Adonan akan kelihatan sangat encer menyerupai konsistensi santan kental, tapi jangan kuatir, adonan akan mengental begitu dipanaskan)
  11. Setelah bubur meletup-letup jangan langsung diangkat, teruskan memasak dan diaduk terus menerus sampai bubur berwarna mengkilap supaya bubur benar2 matang dan tanak dan tidak berbau tepung.
  12. Aduk sampai matang dan mengental.
  13. Tuangkan ke dalam wadah, ratakan permukaanya dan dinginkan. Potong sesuai selera.
  14. Jika bubur terlalu lembek dan sulit untuk dipotong, silahkan potong atau ambil dengan sendok saat akan disajikan.

    1. Kuah: Rebus semua bahan sampai mendidih, segera kecilkan api lalu aduk-aduk kurang lebih selama 5 menit sampai kuah mengental.
    2. Jangan memasak kuah terlalu lama karena santan akan berminyak dan mengurangi penampilan.
    3. Sajikan bubur sumsum dengan kuahnya.

    Catatan Penting:

    1. 1.Jangan memasak dengan api besar atau meninggalkan adonan barang sejenak selama proses pemanasan dan pengadukan, jika terlewat sebentar saja adonan akan bergumpal2 tidak karuan!!
    2. 2. Kesalahan fatal yg sering terjadi adalah TIDAK SABAR saat membuat adonan, dengan api agak besar adonan langsung bergumpal-gumpal tak karuan. Jika terjadi jangan langsung panik!! Selamatkan adonan anda dengan cara: Angkat segera dari api, beri air hangat untuk mengencerkan adonan, aduk2 adonan dengan gerakan memutar sendok spatula sekuat dan secepat mungkin sampai adonan agak rata, tambahkan 1 sdm mentega atau margarine dan panaskan kembali.
    3. 3. Jika metode nomer 2 sudah dilakukan tapi bubur masih mringkil, selamatkan adonan dengan alternatif terakhir yang saya temukan karena kepepet > Gunakan stick mixer dan aduk sampai bubur benar/benar halus dan rata, panaskan kembali. Bubur anda terselamatkan.





Reviews & Comments


Write your own review:

Your rating:

      
      
      
      
      
      

Your name:

Your location:

Write your text:

Write your review:




Copyright @ 2009- 2019 | all rights reserved Lestariweb.com | Design by Lestariweb.com

Contact Us   Sitemap   Impressum & Disclaimer

Thank's a lot for visiting our site. Have fun while cooking and enjoy your meal!