Resep Indonesia cooking from the heart

Bakwan Udang

Bahan:

  1. 250 gr tepung terigu (pakai paduan 200 gr tepung terigu + 50 gr tepung beras untuk hasil yang lebih kenyal/tidak terlalu lemas saat dingin)
  2. 2 buah/150 gr wortel, iris bentuk korek api kecil atau diserut kasar
  3. 100 gr kol, iris panjang tipis
  4. 2 buah daun bawang, iris tipis (optional, bisa juga diganti daun seledri terserah selera)
  5. 1 butir telur
  6. 200 gr udang ukuran sedang, kupas, biarkan utuh atau cincang kasar
  7. 1/2 sdt bubuk kaldu (jika suka)
  8. 300 ml air dingin
  9. minyak yang banyak untuk menggoreng

Bumbu Halus:

  1. 2 siung/6 gr bawang putih
  2. 1/2 sdt merica butir atau 1/4 sdt merica bubuk
  3. 1/2 sdt gula pasir (jika suka)
  4. 1.5 sdt garam atau sesuai selera
BahanBakwanUdang
RacikanBakwanUdang
BahanBumbuBakwanUdang
BumbuHalusBakwanUdang
MembuatAdonanBakwanUdang
BahanAdonanBakwanUdang
AirAdonanBakwanUdang
AdonanMentahBakwanUdang
TestingRasaBakwanUdang
MenggorengBakwanUdang
BakwanUdangDigoreng
BakwanUdangDitiriskan
Bakwan Udang

Bakwan Udang

Rated 5/5 based on 1 reviews

Asal: Indonesia

Catatan!

Bakwan Udang, gorengan ini sangat populer di seantero Indonesia. Sekilas mirip Ote-Ote, sajian sejenis dari Jawa Timur yang pernah saya posting sebelumnya. Bedanya Ote-Ote dicetak dengan sendok sayur bulat, sendok ikut dicelup ke minyak saat menggoreng sampai adonan cukup keras untuk dilepas. Bikin Ote-Ote butuh ketelatenan dan waktu, kalau Bakwan dicetak asal dengan bantuan sendok sehingga bentuknya tak beraturan terserah yang nggoreng ;-). Membuat Bakwan tentu lebih cepat dan praktis daripada Ote-Ote. Cocok buat anda yang tak punya banyak waktu di dapur. Rasanya tak beda...asin, gurih dan nikmat!

Gorengan ini menyandang berbagai identitas sesuai sebutan di daerah masing-masing. Dari Fanpage Facebook Resep Indonesia, saya jadi tahu berbagai nama untuk gorengan ini bahkan ada namanya yang lucu ;-). Di daerah Jawa Barat dinamakan Bala Bala Udang, di Semarang disebut Heci atau Badak (?? mungkin karena permukaannya kasar kayak kulit badak, komentar pembaca di FB ;-), di Ponorogo namanya Piya-Piya atau Pia-Pia. Sobat dekat saya dari Malang nyebutnya Weci, trus di kawasan ujung timur Pulau Jawa sekitar Bondowoso, Banyuwangi dan sebagian Jember namanya unik dan lucu yaitu "Hongkong". Di Situbondo namanya Seci, di Sulawesi namanya Kandoang, khusus Makassar disebut Bikandoang, di Bali disebut Lumpiang dan masih banyak lagi ;-). Mungkin ada yang mau daftar nama?? he he

Ok dech ...stop dulu inventarisasi nama...sekarang waktunya masak. Cocok buat acara kumpul-kumpul, aroma udang saat digoreng sudah bikin lapar. Dimakan sambil nglethus cabe rawit atau cabai botolan hmmmm...enak gila ;-)!! Last but not least terima kasih untuk semua pembaca FB Resep Indonesia yang sudah kasih input nama lain dari Bakwan :-).

Cara Membuat:

  1. Bersihkan dan kupas udang, belah punggung dengan pisau tajam, keluarkan vena/bagian hitam dari punggung, cuci bersih dan tiriskan.
  2. Kupas dan iris2 wortel dan daun kol bentuk korek api atau tipis panjang. Bisa juga diserut kasar kalau mau praktis.
  3. Ulek bumbu dengan cobek sampai halus. Campur dengan tepung, telur, sayuran dan udang.
  4. (Jika udang anda biarkan utuh dan ingin bentuk Bakwan yang cantik dengan udang di atas, jangan campurkan udang ke adonan, tetapi tambahkan terakhir saat menggoreng).
  5. Tambahkan air dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan tercampur rata.
  6. (Catatan: Untuk anda yang pertama kali membuat resep ini, tak perlu heran jika melihat adonan seperti kebanyakan sayur daripada tepung, memang seperti itu bentuknya).
  7. Tambahkan bubuk kaldu dan gula pasir (jika dipakai).
  8. Cicipi, jika perlu tambahkan garam sesuai selera.
  9. Panaskan minyak goreng dalam wajan cekung dengan jumlah banyak dengan suhu sedang.
  10. Test rasa adonan tepung dengan cara, ambil satu sendok makan adonan, goreng sampai matang dan mengapung di permukaan minyak. Cicipi apakah rasa asin sudah benar2 pas.
  11. (Trik ini perlu anda lakukan supaya rasa asinnya benar2 pas karena rasa adonan mentah lain dengan setelah digoreng. Daripada sudah tergoreng semua dan hambar, nyeselnya gak ketulungan ;-( ).
  12. Ambil adonan dengan bantuan sendok besar atau sendok sayur, tuang ke wajan. Beri sedikit jarak satu sama lain agar tidak lengket/menempel.
  13. (Jika udang anda biarkan utuh, letakkan udang di bagian atas adonan, agak ditekan supaya udang nempel adonan dan tidak lepas saat digoreng).
  14. Goreng bakwan sampai matang dan berwarna kuning kecoklatan. Tiriskan.
  15. Goreng adonan sampai habis, tiriskan dan letakkan di atas tissue dapur supaya bebas minyak.
  16. Sajikan hangat dengan cabe rawit atau sambal cabai botolan.

Catatan Tambahan:

  1. Jika anda tak suka udang, skip saja dari resep jadilah Bakwan Sayur, cocok untuk Vegetarian ;-)






Reviews & Comments

  |  2020-02-12 17:42:27
Aciana from Surabaya says:
Ya.. kepotong lagi deh gara2 kepanjangan :O Aku jg pernah bikin hashbrown tp lucu mb soalnya malah jadi ky dadar jagung kering loh wkwk , aku diketawain sm tunanganku tp dia ttep makan :D Klo aglio olio emang simple banget kan resepnya , dia bilang enak :) Yg masakan korea cm yg bulgogi yg enak , yg sundubu jigae nya malah jadi kayak sop merah hahaha karena gak pakai gojujang jadi kurang :D
Ha ha ha semangat banget...kalau nulis komen jangan panjang-panjang nanti masaknya gosong wa ka kak :-D

  |  2020-02-12 17:40:29
Aciana from Surabaya says:
Ooo gitu.. wah mb brrti klo masak setiap hari nggak bikin yg pedas ya, atau klo mb pengen pedas , bikin 1 porsi di pisah buat mb doang? :D Masakanku yg kmrn tahu telur itu namanya sambal goreng ya mb? Cm ada kuahnya gitu ya ? Hehehe aneh juga ya :P tp aku suka rasanya Before i find your web , aku suka searching di youtube atau google jg mb masakan2 luar dan pernah bikin , karena suka pasta aku pernah bikin aglio olio , karena suka drama korea aku pernah bikin beef bulgogi sm sundubu jigae
Betul ...pokoknya masakan yang pedas dan mengandung terasi cuman saya aja yang makan ha ha :-). Enak kan gak digangguin hi hi

  |  2020-02-11 17:19:41
Aciana from Surabaya says:
Hahaha :D iya mb rawitnya aku campur di adonan , oh ya foreign itu emang jarang atau gak terbiasa makan pedes rawit yaa mb ? Klo Asian kan msh suka pedas :D
Suami dan anak saya doyan banget masakan Indonesia dan Asia asal TIDAK PEDAS. Memang mereka gak terbiasa, pedas di masakan mereka paling dari merica. Kalau maksapun langsung wajah kemerahan kayak kepiting rebus :-). Rekan-rekan kerja saya suka sekali sama Nasi Pecel tapi saya bikin sambalnya dengan sedikit cabe , baru mereka bisa makan sampai nambah-nambah :-D

  |  2020-02-10 22:00:54
Aciana from Surabaya says:
Hello Mba Endang :) Pagi ini bikin bakwan sayur dengan ranjau irisan cabai rawit :D Crispy and delicious
Waduh...pakai ranjau segala wa ka kak :-D. Males nglethus cabe biar praktis gitu ?? Aci ada aja idenya. Sip..tapi gak bisa saya terapkan nanti anggota keluarga saya pada kelombok bibirnya .bisa berabe ha ha :-D

Write your own review:

Your rating:



Your name:



Your location:



Write your text:

Write your review: