Resep Masakan Indonesia

cooking from the heart

Dawet Ayu

Dawet Ayu
Rated 4.9/5 based on 30 reviews
RecipeYield 5 • PrepTime P1H15M
Porsi 5 • Waktu 1 jam, 15 menit
Facebook Pinterest WhatsApp
Asal: BanjarnegaraIndonesian snack Dawet Ayu, resep, asli, Indonesia, step-by-step

Bahan:

  • 150 gr tepung beras yang baru (pakai sediaan tepung jadi jika tak ada)
  • 100 gr tepung tapioka kualitas bagus atau biasa disebut tepung sagu tani
  • 750 ml air dingin
  • 4 sdm air kapur atau ganti dengan 1/2 sdt soda kue/baking soda/Kaiser Natron)
  • 1/2 sdt garam
  • 8-10 biji buah nangka, potong2 dadu kecil
  • 1 liter air es untuk menampung dawet

Larutan pewarna dari daun suji (ganti dengan zat pewarna makanan jika bahan tak ada):

  • 10-12 batang daun suji atau ganti dengan 100 gr daun pandan wangi jika tak ada, potong2 halus
  • 100 ml air

Bahan Santan:

  • 800 ml santan agak kental atau 400 santan sangat kental dicampur dengan 400 ml air
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, ikat

Saus Gula:

  • 250 gr gula merah, sisir
  • 250 ml air
  • 1 lembar daun pandan, ikat
Membuat Warna Pandan Membuat Warna Pandan Adonan Tepung Dawet Merebus Cairan Hijau Adonan Dawet Mentah Adonan Dawet Matang Serok Untuk Membuat Dawet Mencetak Dawet Mencetak Dawet Mencetak Dawet Irisan Nangka Bahan Racikan Dawet

Cara Membuat Dawet Ayu

  • Membuat Pewarna Hijau Alami:
  • (Lewati step ini jika bahan tak ada, solusinya campur 100 ml air dengan dengan 4 tetes bahan pewarna hijau, aduk rata).
  • Cuci bersih daun suji atau daun pandan, potong2 atau iris halus, masukkan dalam blender atau stand mixer.
  • (Pakai daun pandan jika daun suji tak ada. Jangan kuatir meskipun tak sekuat daun suji, warnanya tetap cantik dan aromanya lebih sedap).
  • Tambahkan 100 ml air dingin, blender sampai halus.
  • Saring dengan saringan santan dan tekan2 atau peras ampas daun pandan sampai semua sari warna keluar. Sisihkan
  • Membuat Dawet:
  • Campur tepung beras, tepung tapioka, bahan pengenyal (soda kue/backing soda atau soda ash, jika dipakai) dan garam ke dalam mangkok yang besar.
  • Tambahkan setengah bagian dari 750 ml air ke campuran tepung, tambahkan air sedikit demi sedikit dan aduk hingga menjadi adonan encer yang rata. Sisihkan.
  • Masukkan sisa air ke dalam panci yang agak besar, tambahkan larutan daun pandan/larutan pewarna hijau dan air kapur sirih (jika dipakai).
  • Rebus air hingga mendidih, angkat dari api.
  • Tambahkan larutan tepung ke dalam panci sambil diaduk-aduk hingga rata.
  • (Adonan akan kelihatan sangat encer menyerupai konsistensi santan, tapi jangan kuatir, adonan akan mengental begitu dipanaskan)
  • Hidupkan kembali api dengan suhu kecil, panaskan adonan sambil diaduk terus menerus. Jika anda membuat dawet dalam jumlah banyak lebih baik panaskan adonan dalam wajan cekung yang anti lengket supaya memudahkan pengadukan dalam waktu lama.
  • (Tips Penting: Jangan memasak dengan api besar atau meninggalkan adonan dawet barang sejenak selama proses pemanasan dan pengadukan, jika terlewat sebentar saja adonan akan bergumpal2 tidak karuan dan dawet anda bisa ancur2an!!)
  • Di awal proses pemanasan, adonan dawet seperti bergumpal kecil2 dan matang tidak merata, abaikan dan aduk terus lama2 adonan akan halus dengan sendirinya)
  • Dawet sudah mulai matang jika terdengar letupan kecil dari dasar panci/wajan dan jika adonan anda sendok pakai spatula, adonan tidak akan meninggalkan bekas di dasar panci/wajan.
  • Setelah adonan dawet matang JANGAN LANGSUNG DIANGKAT, teruskan memasak dengan api kecil dan diaduk terus menerus sampai bubur berwarna mengkilap dan testurnya molor tapi tidak putus jika diambil dengan sendok.
  • ( Tips ini penting supaya adonan dawet benar-benar tanak dan tidak mudah hancur setelah dicetak. Memasak dawet hingga adonan bertekstur molor memang perlu waktu lama sampai kurang lebih 30 menit sd 1 jam tergantung jumlah ).
  • ** Masih dalam keadaan panas, ambil beberapa sendok adonan, masukkan ke dalam cetakan dawet dan tekan. Kalau tidak punya cetakan ya silahkan pakai cara saya, taruh di atas serok dengan lubang2 besar, tekan2 sambil putar dengan spatula sampai dawet turun.(Lihat Gambar)
  • Tampung dawet di dalam panci yang sudah diisi air es. Lakukan sampai adonan habis.
  • Bahan Santan dan Saus Gula:
  • Bahan Santan: Masak santan, garam dan daun pandan dengan api sedang sambil terus diaduk supaya santan tidak pecah hingga santan hangat, tidak perlu sampai mendidih. Sisihkan.
  • Saus Gula: Masak semua bahan saus hingga gula larut dan cairan mengental. Angkat dari api.
<
  • Cara Penyajian:
  • Siapkan gelas atau mangkok saji. Masukkan 3 sdm atau sesuai selera saus gula, tambahkan dawet dan irisan daging nangka.
  • Siram dengan santan. Dawet bisa disajikan dingin dengan tambahan es batu ataupun hangat, tergantung selera anda.

Catatan Tambahan:

  • ** Membuat dawet dengan serok ini hanya untuk keadaan darurat bagi yang tidak punya saringan dawet. Gunakan cetakan atau saringan dawet/cendol jika anda punya.
  • Jika anda memakai sediaan nangka jadi dalam sirup, campurkan sirupnya ke saus gula sekalian supaya saus bertambah banyak.

Tips:

  • Untuk mencari resep lainnya silahkan lihat Resep Lestariweb atau gunakan navigator menu di bawah.

Catatan..

Minuman tradisional yang dikenal luas di pulau Jawa. Waktu kecil saya sering membeli minuman ini dari ibu penjual dawet yang mojok di pasar tradisional di desa saya. Setahu saya si Ibu ini sudah lama sekali berjualan dawet mungkin sepanjang hidupnya. Tapi dawet di kampung halaman saya umumnya dikasih warna merah. Baru tahu dawet berwarna hijau setelah saya merantau, eh ternyata ada dawet dengan pewarna alami dari daun suji dan pandan yang terkenal yaitu Dawet Ayu Banjarnegara.

Meski menurut saya Dawet dari manapun bentuk dan rasanya hampir sama tapi keistimewaan Dawet Banjarnegara adalah disajikan bersama irisan daging nangka. Diminum saat cuaca panas hmmmmmm...segar dan nikmat!!

Meski kelihatan rumit, bikin dawet sebenarnya sangat gampang. Dan buat anda yang tidak punya saringan dawet atau cendol, tak usah kuatir. Silahkan mencoba metode sederhana yang saya praktekkan selama ini. Pakai alat yang anda pakai untuk meniriskan makanan setelah digoreng atau orang jawa menyebutnya "Serok" yang mempunyai lubang2 besar! Saya yakin alat ini tersedia di belahan bumi manapun anda tinggal. Dijamin dawet anda tak akan beda dengan yang dibuat dengan alat pembuat dawet. So tunggu apa lagi?? Selamat Mencoba dan semoga sukses ;-)

TIPS PENTING : 1. Setelah adonan dawet matang JANGAN LANGSUNG DIANGKAT, teruskan memasak dengan api kecil dan diaduk terus menerus sampai bubur berwarna mengkilap dan testurnya molor tapi tidak putus jika diambil dengan sendok. Langkah ini penting supaya dawet benar-benar tanak, tidak berbau tepung dan tidak mudah hancur setelah dicetak.

2. Jika anda ingin membuat dawet untuk konsumsi sendiri tidak perlu zat tambahan untuk menjaga kekenyalan dawet karena dawet segera habis dikonsumsi. Selain itu air kapur sirih juga sudah berfungsi untuk mengenyalkan dawet meski waktunya terbatas. Tetapi dawet yang dibuat untuk usaha di pasaran, memerlukan bahan pengenyal khusus supaya dawet lebih tahan kenyal, tidak mudah hancur dan tidak lengket satu sama lain sehari setelah dicetak. Bahan tambahan yang sering dipakai yaitu SODA ASH (NA2CO3/Natrium Carbonat) atau sering disebut SODA ABU. Gunakan Soda Ash FOOD GRADE atau layak dikonsumsi. Karena Soda Ash adalah bahan kimia meski layak dikonsumsi, jumlah pemakaian maximum 5 gram/1 sdt untuk setiap 1 kg adonan. Silahkan pakai sesuai kebutuhan dgn pertimbangan kesehatan. Tanpa penambahan bahan pengenyal Dawet tetap enak meski kurang kenyal. So sekian dulu seminar tentang proses pembuatan dawet. Selamat Mencoba dan semoga sukses OK..

Reviews & Comments

  |  2022-09-23 14:07:25
Nanda from Banjarnegara says:
Semoga saya benar


  |  2022-03-18 06:11:09
RESEP NUSANTARA from surabaya says:
hallo salam kenal, saya pecinta kuliner nusantara, artikel dari resep lestari sangat menginspirasi bagi saya untuk ide artikel wesite saya terima kasih ya kak salam hangat dari resep nusantara surabaya mohon review kak resep saya www.resepnyai.xyz terima kasih kak


  |  2021-06-28 22:38:41
Kezia Dwinondo from Sukoharjo says:
kalo gak ada bahan Soda Ash nya, kira 2 bisa gak yah diganti sama Soda Kue (soal nya kan itu juga sama 2 bahan pengenyal buat rebusan yah) ? apa ituh bedanya Soda Ash dengan Soda Kue (minta pencerahan nya yah) ? trimakasih

Silahkan baca bahan resep paling atas. Bedanya Baking Soda/Soda Kue = NaHCO3 sedang Soda Ash = Na2CO3.


  |  2021-06-05 00:10:27
Ade Verauli from Bali says:
saya mau tahu nih kalo mau bikin cin cau hitam kira - kira apa aja bahan - bahan nya yang d butuh kan yah ?

Maaf saya juga belum pernah bikin karena beli jadi lebih gampang, murah dan praktis. Silahkan cari dari sumber lain..


  |  2021-05-17 20:03:59
Almira Ginting from Jakarta says:
aku tertarik ama dawet merah nya bu. Kira 2 apa bahan nya biar bisa seperti itu? kalo warna nya merah kira 2 awet buat berapa lama yah?

Ya silahkan pakai resep di atas tinggal skip daun pandannya. Ganti dengan pewarna makanan merah. Untuk masalah keawetan, dari pengalaman dawet bertahan 2 hari. Saya sudah sering menjawab pertanyaan serupa, bisa disiasati dengan penyimpanan di freezer tapi kalau mau bikin dawet yang awet berhari-hari tanpa pembekuan terus terang saya tidak tahu. Resep ini ditujukan untuk makanan rumahan bukan untuk industri penjualan atau bisnis dalam jumlah besar. Kalau dawet bikinan pabrik pasti pakai zat pengawet kimia. Terus terang saya tidak tahu zat pengawet apa. Silahkan tanya ke ahlinya. Maaf cuman itu yang bisa saya sampaikan. Salam..Endang


  |  2021-05-07 13:03:25
Amelia Putrirani from Bogor says:
Kira - Kira berapa takaran dari 3 bahan tepung buat bikin cendol nya kalo boleh minta saran nya nih ? kayak Tepung Sagu (dari bahan Pohon Sagu), Tepung Tapioka (dari bahan Pohon Singkong) dan Tepung Hunkue (dari bahan Kacang Ijo) biar hasil jatah banyak ijo cendol nya bisa nyamain (atau bah kan lebih banyak) yang ada di resep es dawet ini

Silahkan pakai resep di atas, cuman kedua tepung diganti dengan 3 tepung jumlah perbandingan sama. Contoh resep di atas kedua tepung jumlahnya 250 gr. Tinggal dibagi menjadi 3 masing-masing tepung kurang lebih 80 gr x 3 = 240 gr. Dari situ silahkan kalau mau dibuat resep dobel atau triple tinggal bahannya dikalikan 2 atau 3 kali. Jangan lupa tambahkan soda ash sekitar 1 sdt supaya tahan kenyal.


  |  2021-05-06 00:30:04
Amelia Putrirani from Bogor says:
pengen awet hasil es cendol atau dawet nya nih. kalo saya coba ikutin " saran buat pak Jian Fidianto " kira - kira hasil es cendol atau dawet nya bisa lebih awet gak tuh buat waktu lama penyimpanan nya yah

Yang jelas lebih kenyal dan awet daripada dawet ayu dari tepung beras. Bisa bertahan sampai 3 hari, disimpan di kulkas. Kalau mau awet lagi dibekukan di freezer bisa bertahan sampai 1 minggu. Nanti kalau mau disantap dibiarkan dulu di suhu ruang sampai mencair.


  |  2021-04-22 19:04:13
Karina Ratna Septia from bandung says:
terima kasih atas jawaban nya, saya rasa cendol tuh selain lebih kenyal juga lebih awet kayak nya kalo di simpan dalam waktu yang lama. Semoga aja kedepan nya di situs ini ada resep khusus Es Cendol nya yah selain resep es dawet ini (bisa segera hadir beneran resep es cendol nya yah) soal nya saya sedikit penasaran gimana yah cara buat cendol ijo kenyal nya yah walaupun cara penyajian nya sama dengan es dawet ini makasih

Maaf Karina, saya belum bisa memenuhi pesanan cendolnya. Beli tepung hunkwe mesti pesan onlne gak bisa langsung pergi ke pasar. Apalagi sejak pandemi, stok bahan2 di asian shop banyak yang kosong. Maaf saat ini saya tidak bermukim di Indonesia, jadi gak mudah langsung praktek resep yang perlu bahan istimewa. Semoga maklum. Terima Kasih..


  |  2021-04-18 11:52:22
Jian fidianto from Tangerang says:
Saya mau tanya kalo penyimpanan dawetnya gimana c biar ga cepat lengket dan buyar nyimpennya di kasih air/tanpa air di wadah tertutup apa terbuka di kulkasin apa jangan soalnya saya bikin pagi buat di jual sore udah pada nempel apalagi klo nyimpannya di kasih air dawetnya begah(mendo) oya soda ash yg bagus merk apa takutnya soda ashnya yg jelek

Hallo Jian :-) Untuk membuat awet seperti saya tulis di atas harus benar2 tanak alias sampai molor tekturnya baru dicetak dan jangan lupa tambahkan soda ashnya. Tapi meskipun dengan cara demikian dawet yang dibuat dari tepung beras tidak seawet cendol. Maksimal 24 jam bertahan. Kalau mau yang awet bentuknya tidak mudah mengembang lebih baik bikin cendol dengan paduan bahan dari 3 tepung yaitu Tepung Sagu (dari pohon sagu), Tepung Tapioka (dari pohon singkong) dan Tepung Hunkwe (Dibuat dari Kacang Ijo). Jumlah sama masing2 tepung. Dan cara bikin persis di atas, pakai api kecil dimasak sampai molor. Penyimpanan dalam kantong-kantong plastik dengan sedikit air, jangan cuma dawetnya saja anti lengket satu sama lain. Selamat Mencoba. Merk soda ash yang bagus di Indonesia saya kurang tahu soalnya saya tidak bermukim di Indo sekarang. Cek saja dari harga biasanya kalau lebih mahal ya lebih bagus. Semoga penjelasan saya membantu. Salam..Endang


  |  2021-04-16 12:59:25
Karina Ratna Septia from bandung says:
kira - kira apa sih beda nya nama es cendol dan es dawet yah ? makasih

Hallo Karina :-). Meski kelihatan sama sebenarnya ada perbedaan cendol dan dawet. Cendol umumnya dibaut dari tepung kacang hijau/tepung hunkue sedangkan dawet yang aslinya dari Banjarnegara dibuat dari tepung beras. Sehingga teksturnya cendol lebih elastis dan kenyal sedangkan dawet cenderung lembut. Cendol umumnya dibuat dengan bahan pewarna buatan kalau dawet dengan warna hijau dari daun suji. Kira2 itu yang bisa saya jelaskan. Kalau rasanya ya sama-sama enak tergantung selera :-). Salam..Endang


  |  2021-04-12 17:37:29
Ekowati from Buduran sidoarjo says:
Terimakasih sdh menginspirasi buat jualan

Sama-sama Wati :-) . Semoga jualannya sukses banyak pembeli banyak rejeki :-). Salam..Endang


  |  2021-03-31 11:54:44
Santini Widiawati from jakarta says:
oooh... saya pikir di situs ini kagak ada resep es cendol nya... eeeh... ternyata ada juga, cuman nama nya jadi es dawet ayu banjar negara hehehe... boleh juga ini di coba bikin sendiri siapa tau berhasil dan bisa nambah sepuas nya (sambil merasakan dingin dan manis segar es nya) ampe kenyang dan puas :-) makasih yah atas resep nya semoga bermanfaat untuk semua nya yah

Hallo Santini :-). Siapa yang mau mencari pasti akan menemukan juga :-). Sudah banyak yang nyoba kayaknya pada berhasil tuch. Selamat Bereksperimen semoga sukses :-)...


  |  2020-08-11 18:46:50
nur from kediri says:
mba.aq tanya,air kapur sirih sama air kapur bangunan itu sama ya.emang,beda fungsi ta .trus,tiap air darikapur itu lain yg jual ye.jujur sih.dari dulu ampe sekarang belum dong.trima kasih.

Kan sudah saya terangkan panjang lebar Nur ;-). Coba baca di bawah cara pembuatan di situ saya tulis sampai detail apa itu kapur sirih dan cara pembuatan dan bagaimana menggunakannya. Keburu-buru ya sampai kelewat :-)


  |  2020-06-14 22:41:46
Ayuni from Bali says:
Udah nyoba bikin pakek resep ini dan berhasil. Sebelumnya pernah pakek resep lain tapi gagal, pas di cetak ke dalam air es cendolnya hancur. Nemu resep ini ternyata berhasil. Terimakasih mbk Endang buat sharing ilmunya sangat membantu sekali.

Hallo Ayuni ;-). Wow selamat dawetnya sukses oiii :-D. Entah kenapa saya ikut bangga dan senaaang sekali kalau ada yang lapor sukses bikin dawet. Karena bikin dawet gampang2 susah yang terbukti berhasil berarti sudah teruji semangat dan kesabarannya. Salut buat Ayuni yang tidak kapok nyoba lagi meski pernah gagal. Terima Kasih jg sudah berkunjung dan berbagi success story ;-). Salam ...Endang


  |  2020-06-12 09:46:32
ruhaedin72@gmail.com from Lebak banten says:
Kalau gx ada kapur sirih,,pakai soda kue hasilnya sama gx teh

Ya sama persis sih nggak Bos. Tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Di resep yang saya buat itu saya juga tidak pakai air kapur sirih karena gak ada di sini. Saya ganti dengan soda kue tapi sedikit sekali biar tidak pahit. Kalau punya soda khusus yang saya sebutkan yaitu soda abu/ash lebih baik pakai itu kalau untuk jualan. Semoga penjelasan saya membantu. Salam..endang


  |  2020-04-23 17:31:54
Ramen from Palembang says:
Halo mba,trik mba udah di eksekusi untuk jualan,mohon info tambahan cara pemakaian soda ash ya mba,coz pake kapur sirih agak trasa sepat dan trllu cpat buyar,sebelumnya trimaksih banyak berkat mba berbagi ilmu saya berani jualan..

Hallo Ramen. Ngebet sekali sampai nulis komen berkali-kali he he :-). Maaf bukannya saya gak mau jawab, tapi kolom komentar hanya bisa saya input dari home computer setelah pulang kerja. Perbedaan waktu Indonesia dan Jerman adalah 5 jam saya masih di tempat kerja. Mohon maklum :-). OK menjawab pertanyaan silahkan soda ashnya dicampurkan rata dengan tepung beras dan tepung tapioka, persis seperti proses pemakaian backing powder atau soda kue dalam adonan kue. Selamat Bereksperimen. Semoga dagangan laris manis. Banyak pembeli banjir rejeki. Jangan lupa jaga kualitas ya. Salam..Endang


  |  2020-04-21 17:48:57
indira from jogja says:
mba...saya sudah mencoba dan berhasillllll sy mengaduknya hampir satu jam dg api kecil....matursuwun...puasa besok tidak usah beli apa lg dlm kondisi harus #dirumahsaja # semoga korona cepat pergi tanpa bekas...aamiin YRA

Hallo Indira. Woi Selamat bikin dawetnya sukses. Indira bakat koki jempol nich. Salut dengan kesabarannya ngaduk sampai 1 jam. Bikinnya banyak ya? Sudah bisa untuk jualan nich ha ha. Alhamdulillah "Dirumahsaja" ternyata juga membawa manfaat positif. Terima Kasih akhirnya berani uji nyali bikin dawet dan berhasil. Jaga diri dan keluarga baik-baik. Semoga wabah ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal. Salam..Endang


  |  2020-02-09 19:57:45
Ramen from Palembang says:
Selamat malam bu,mau nanya ya,kenapa setelah sehari cendol timbul buih,trus mulai buyar gtu,apa yg kurang ya,kalo bisa toling bantu ya,terimakasih sebelumnya..

Coba baca tips paling atas di bawah gambar itu Ramen. Di situ sudah saya tulis semuanya. Kalau bikin dawet biasa untuk konsumsi 1 hari cukup pakai air kapur sirih tapi kalau mau lebih awet dan tidak hancur sehari setelah dibuat tambahkan soda ash/soda abu ke adonan saat dibuat. Dan ingat waktu bkin harus benar-benar tanak sampai tekstur dawet molor baru proses masak berhenti bukan hanya sekedar matang langsung dicetak. Semoga membantu. Silahkan diterapkan semoga membantu. Salam...endang


  |  2019-12-13 10:53:54
Alfat from Makassar says:
Ikut nyimak artikel dan comen, semua membantu, alhamdulilah sudah praktek hasil memuaskan yang tak kalah penting yg punya website sabar dan ramah, sehat selalu bu :-)

Hallo Alfat :-). Selamat Dawetnya sukses. Saya ikut senang dan bangga setiap ada hasil positif :-). Komen Alfat bikin saya ketawa ha ha. Lha kalau orang baru mau nyoba ya belum tahu jadi wajar kalau nanya-nanya. Apalagi kalau yang sudah pernah nyoba dan gagal lagi gagal lagi tentu sedih banget rasanya apalagi kalau dicuekin he he. Terima Kasih sudah mampir bahkan uji coba. Semoga doa2 dan harapan terbaik juga dilimpahkan untuk Alfat dan keluarga. Salam Hangat Cendol ;-) ..Endang


  |  2019-11-14 21:32:38
Afif Zam'i from Solo says:
Artikel yg top.. Sy rencana jg mau buka dawet mazBujang dg memadukan tepung onggok (sagu) dg ubi ungu.. tp hasil percobaan warna ungu agak gelap.. beda ketika bikin bubur sumsum dicampur ubi ungu.. warna ungu bisa cerah.

Terima Kasih untuk sharing infonya tentang ubi ungu untuk pewarna makanan alami Afif. Semoga usaha yang direncakanan bakal sukses. Selamat Berjuang. Salam...Endang


  |  2019-11-10 12:05:36
Cjozy from Palopo sulawesi selatan says:
Saya mau nanya ne,. Sya ada rncarna jualan Es Dawet dlm bln puasa ini dkmpung sya palopo, tpi msih bngung untk eksperimennya, pertnyaannya: jika tpung beras 250grm tpung, tapioka 250grm dan air 600ml apakah teksturnya sdh baik? Trmksh.

Hallo Ostar. Maaf telat njawabnya soalnya lagi liburan. Ok langsung saya jawab semoga masih membantu. Kalau paduan yang Ostar sebut itu terlalu kental krn jumlah tepung hampir menyamai jumlah air. Nanti tepungnya belum matang air sudah habis tapi teksturnya sangat kental nggak bisa ditekan ke saringan Ostar. Sebagai petunjuk perbandingan tepung(tunggal ataupun campuran tepung) dengan air itu 1 berbanding 3. Contoh 250 gr tepung berbanding 750 ml air. Itu perbandingan yang ideal untuk adonan dawet. Selamat Mencoba Semoga sukses. Salam...Endang


  |  2019-10-06 01:50:56
nana from bojonegiri says:
terima kasih untuk resepnya. membantu sekali. dulu pernah nyoba buat cendol dan hasilnya gagal total. tapi pengen nyoba lagi jadi cari-cari resep dan ketemulah resep ini. alhamdulillah berhasil dan hasilnya memuaskan. terima kasih bu endang untuk resepnya

Hallo Nana. Selamat Dawetnya sukses dan memuaskan. Salut untuk semangat Nana yang gak putus asa meski pernah gagal. Gagal total dalam eksperimen resep itu biasa saya juga sering Gatot ha ha. Terima Kasih juga sudah mampir dan uji nyali. Jerih payah Nana akhirnya terbayar ;-). Semoga makin sering bikin dawet. Salam...Endang


  |  2019-07-22 19:29:55
Indira from Jogja says:
Wah sy jd semangat lagi mau nyoba bikin cendol, dulu pernah bikin gatot melulu sampai kapooookkk bikin. Matursuwuuunnnn resepnya.

Ayo silahkan coba Indira. Jangan menyerah siapa tahu kali ini berhasil ;-). Salam....Endang


  |  2019-07-16 17:16:27
from says:
itu perbandingan tepung ama air nya apa gak kedikitan air nya ya...saya coba bikin 100gr tepung air 300 ml apa pas aja ya bu?

Lha rumus ini hasil percobaan berkali-kali dan menurut saya itu perbandingan paling ideal. Kalau saya lihat dari komentar para pembaca yang sudah praktek hasilnya juga OK. Tapi kalau situ ragu ( maaf lha ada nama gak bisa nyebutin :) ) ya silahkan coba sesuai kata hati dan buktikan sendiri gimana hasilnya. Memasak itu bebas berkreasi ;-). Selamat Mencoba semoga sukses. Salam...Endang


  |  2019-07-16 17:12:58
Wulandari from Klaten says:
Terimakasih mba resepnya dan tips nya saya baru mau nyoba semoga berhasil ,,, sukses selalu mba

Hallo Wulandari. Ayo silahkan bereksperimen bikin dawet. Semoga sukses ;-) Salam....Endang


  |  2019-07-10 18:16:20
Mega from Jakarta says:
Pagi Bu Endang, saat resep cendol dieksekusi, sy pakai adukan belimbing (tungkai pengaduk adonan yg ada di mixer kue). &#128516;Mungkin bisa pakai alat lain yg serupa seperti whisk pengaduk telur.

Selamat sore Mega. Terima Kasih untuk jawabannya. Oh..adukan berbentuk belimbing toch yang dimaksud. Saya sebelumnya penasaran campur bingung kirain diaduk pakai buah belimbing beneran wa ka kak ;-)


  |  2019-07-05 13:48:01
Rina from Jakarta barat says:
Selamat sore bu endang,,kbetulan lg pengn buka usaha es cendol,,tp pengn nyoba experimen cendol pelangi..yg jd pertanyaan sy..Apa saran dr ibu spy sy bs dptkn wrna cendol yg bs bervariasi..smisal sy pakai pewrna makanan,apakh akn brpengaruh ke bau/rasa gk ya?smoga ibu bs mmbantu sy,trimksh

Hallo Rina. Silahkan saja pakai bahan pewarna makanan, memang rasanya beda tapi gak kontras sekali dan tidak merusak rasa dawet. Biasanya dawet yang sering dijual di pasar itu juga dari pewarna makanan. Kalau mau pewarna alami ya silahkan saja tapi jumlah warna terbatas misal hijau dari daun suji, biru dari bunga telang. Kunyit menghasilkan warna kuning tapi gak bisa untuk mewarnai dawet nanti kacau rasanya :-). Kalau Rina ingin dawet warna pelangi ya hanya bahan pewarna yang memungkinkan. Pakai saja, bahan pewarna layak dikonsumsi. Semoga usahanya Sukses. Salam...Endang


  |  2019-07-01 00:20:15
Mega from Jakarta says:
Hallo Bu Endang.. Berhubung sy ingin buat cendol, belilah sy tepung hunkwe lalu sy cari resepnya dsini. Tp dsini ga pakai hunkwe.. Setelah baca2 review, akhirnya sy pakai hunkwenya. Dgn perbandingan hunkwe dan air (sari pandan berikut sari suji) mengikuti arahan bu Endang, yaitu 1:3. (Adonan cendol sy hny pakai tepung hunkwe, sari pandan serta suji dan air). Supaya hunkwe pada akhirnya ga gumpal, sy pakai adukan belimbing waktu memasak.

Maaf Mega sedikit pertanyaan, adukan belimbing itu maksudnya apa ya? Serius saya kurang paham. Semoga Mega mau menjawab di kolom komentar lagi. Terima Kasih..


  |  2019-07-01 00:19:40
Mega from Jakarta says:
(Lanjutan review di atas) *Setelah mendidih, aduk terus dengan api kecil sampai tekstur agak molor. Selebihnya untuk santan dan gula, ikut resep ini. Semoga bermanfaat ya bu.. Terima kasih.

Hallo Mega. Aduuuh terima kasih untuk masukannya. Bikin dawet pakai tepung Hunkue dan berhasil. Koki Hebat nich Mega, berhasil mamadu padan resep saya dengan tepung hunkue yang saya sendiri gagal total. Semoga trik ini bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang lain. Nanti kalau ada yang nanya tentang bikin dawet pakai tepung hunkue, tinggal saya refer ke komen Mega. Semoga forum tanya jawab tentang dawet ini makin lengkap dengan saling berbagi pengalaman di sini. Sekali lagi Terima Kasih. Salam Hangat cendol ;-)....Endang


  |  2019-06-10 10:12:05
Tirta from says:
Maaf gan mau tanya.gimana yc biar santen ny biar tidak cepet basi

Santan harus direbus dengan api sedang sampai benar-benar mendidih. Tunggu sampai benar-benar dingin trus simpan dalam wadah dari plastik yang kedap udara dan benar-benar tertutup rapat, bisa juga dibungkus dalam kantong plastik. Jangan menyimpan santan dalam wadah dari logam nanti baunya jadi agak aneh. Trus simpan dalam kulkas, bisa bertahan sampai 2 hari. Santan tidak bisa disimpan dalam freezer meski lebih awet nanti teksturnya akan pecah dan mringkil-mringkil. Itu saja yang saya tahu Gan. Semoga membantu. Salam...Endang


  |  2019-04-01 18:33:35
Reza pahlevi from Bogor says:
Makasih yaa buu, maa syaa Allah.. Atas ilmunya moga barokah, jadi ladang pahala buat membantu orang yg ingin membuka usaha. Moga jadi ladang sarana rizki

Sama-sama Reza. Terima Kasih untuk doa-doa yang baik semoga kebaikan juga dilimpahkan untuk Reza dan keluarga. Dan semoga forum tanya jawab khusus di resep dawet ini akan selalu membawa manfaat untuk siapa saja. Amin YRA. Salam....Endang


  |  2019-01-18 13:17:27
jaka wibowo from palembang says:
bang kalau buat dawet untuk resep 1kg tepunh beras,berapa takaran air,kapur sirih,tepung tapioka dan garamnya,,, karena saya selalu gagal untuk membuatnya,, terima kasih bang sebelumnya,

Hallo Jaka. kl dari percobaan saya rumus itungan yg gampang campurkan 3 bag tepung beras, 2 bagian tepung tapioka atau kanji, trus jumlah airnya 3 x berat tepung. Jadi biar gampang misalnya 1 kg tepung beras, kurang lebih 650 g tepung kanji dilarutkan dalam 5 liter air ( atau kurang lebih jumlah tepung 1,65 x 3 = 4,95 atau dibulatkan 5 liter. Air kapur sirih ya tinggal dihitung. kl 4 sdm untuk 750 ml air, berarti 5 liter perlu sekitar 5000 ml:750 mlx4=24sdm air kapur sirih. Kl garam ya masukkan 3 sdt garam dulu nanti rasakan lagi baru tambahkan kalau perlu. Selamat Mencoba. O ya jangan panggil saya abang ya soalnya saya ibu-ibu ;-). Salam..Endang .


  |  2019-01-18 13:10:29
naya from Bengkulu says:
say mw nanya.kmren sya mw jualan.stlh percobaan pertama berhasil sya dgn PD nya nyoba porsi besar mw jualan dan jadinya GATOT "gagal total" modl udh kebuang grobak udah di pesan udh habis bajet sekian sampai rasanya saya putus asa dan pengen nangis tpi sya hrus kuat.smpai akhrnya browsing nemuin artikel tanya jwb ini dan semoga membantu. say...dlm 500 gr tepung bras tepung sagunya brapa gr..? dan kira2 500 gr tpung beras bisa jdi brpa porsi..? gelas(gls extrajos) N 1 lgi say

Hallo Naya. Maaf saya ikut berduka atas kegagalan usaha pertama kali tapi bagus itu Naya tidak putus asa. Menjawab pertanyaan Naya. Kalau di resep saya ini itungannya biar gampang 3 porsi tepung beras vs 2 porsi tepung sagu/tapioka ( Contoh 150 gr tepung beras berbanding 100 tepung sagu). Jadi kalau 500 tepung beras ya kira-kira pakai 350 gr tepung sagu. Semoga membantu. Semoga usaha Naya berhasil. Salam...Endang


  |  2019-01-18 12:42:33
Irma from Batang jawa tengah says:
Selamat sore,untuk air kapur sirihnya direndam brp lama terima kasih berkenan menjawab

Halo Irma. Silahkan scroll dan lihat komentar di atas sebelumnya. Baca jawaban saya untuk Masdar dari Tangerang ya kebetulan menanyakan proses pembuatan air kapur sirih. Di situ juga saya jelaskan takaran dan berapa lama cara membuat air kapur sirih. Semoga membantu. Salam...Endang


  |  2019-01-16 21:31:06
from says:
Mbak law tepung sagu sma kanji sma ga

Beda. Kalau tepung sagu berasal dari pohon sagu kalau tepung kanji atau tapioka berasal dari pohon ketela atau singkong. Cuman gak tahu kenapa tepung tapioka/kanji yang kualitas bagus dikenal dengan sebutan tepung SAGU TANI ;-)


  |  2018-10-05 08:05:12
jaka wibowo from palembang says:
Met mala Bu maaf ya Bu mgkn saya terlalau lancang,tolang ya Bu bantu saya sekali lagi,mgkn kalau 1kg terlalu banyak Bu.nah kalu ukura 1/2kg tepung beras berpa Bu pernadinganya,tepung tapioka,air kapur sirih,garam,dan air berapa liter,sekali lagi saya minta maaf ya Bu sudah meropotkan Ibu, terima kasih Bu,

Hallo Jaka. ya nggak apa2 banyak nanya daripada tersesat. kl mau bikin percobaan memang sebaiknya jumlahnya jangan terlalu besar. Kl mau bikin 1/2 kg tepung beras ya gampang spt itungan saya di atas trus semua tinggal dibagi 2 dong. Kan jawaban saya di atas tepung berasnya 1 kg . Kl mau bikin 1/2 kg saja berarti tepung kanjinya sekitar 325 gr. Airnya kurang lebih 2.5 liter. Kapur sirih 12 sd makan. garamnya 1.5 sd teh. Selamat Mencoba. Intinya pakai rumus perbandingan yg saya tulis di atas, kl salah satu tepung sudah ditentukan ya tinggal ngitung bahan lainnya. Selamat Mencoba. Salam...endang


  |  2018-05-26 02:06:54
Syarif from Kalimantan barat says:
Salam kenal... forum ini luar biasa dan sngt membantu... Sy sdh 7 th jualan es dawet ayu keliling... Semua baik2 dan lancar saja krn dijual lgsg dikonsumsi pembeli pakai santan... Bln Ramadhan ini bnyak pesanan pdgang utk berbuka puasa. Sy buat 5 kg tpg beras.. dan hsilnya bagus, warna menarik, bentuknya menawan, rasanya enak. Sy bungkus sampai ratusan bungkus... tp besoknya bungkusan yg blm laku semua dawet menyatu... knp ya? Pdhal sdh pakai kapur sirih. Trmksh

Hallo Syarif. Salam Kenal Kembali. Selamat untuk kesuksesan bisnis dawetnya. OK langsung menjawab pertanyaan Syarif. Kapur sirih fungsinya untuk membuat adonan dalam hal ini dawet menjadi kenyal. Trus mengenai masalah lengket setelah di simpan. Dugaan saya Syarif menyimpan atau mengemas dalam plastik cuman dawetnya saja. Betulkah? Setahu saya menyimpan dawet entah di wadah baskom, panci ataupun dalam kemasan plastik harus disertakan air jadi butir2 dawet ibarat berenang dalam air supaya tidak lengket satu sama lain. Semoga saran saya membantu. Selamat Mencoba semoga sukses. Salam...Endang


  |  2017-08-26 12:42:54
Sinta from Norge says:
Hi. Mau tanya nih Kalo tepung berasnya di ganti pake Hunkue bisa gak yah? Konsisten sama rasanya sama gak yah? Dulu saya pernah buat pertama kalinya tapi pas di ceta adonannya agak keras gitu, jadi agak susah untuk di cetak. Udh gitu setelah di cetak si dawetnya itu malah gak berbentuk setelah masuk air dingin. Kira2 salahnya apa yah? Mohon minta masukkan dan tipsnya yah trimakasih

Coba lihat jawaban saya di pertanyaan2 sebelumnya Norge. nanti ketemu dech singkatnya terus terang saya juga gagal bikin dawet pakai tepung Hunkue. Dan ternyata bukan saya saaja tapi beberapa rekan yang sempat komentar di atas. Jadi maaf saya gak bisa bantu jawab pertanyaaannya. Salam... Endang


  |  2017-07-30 22:59:51
Anto from Jambi says:
Sya mo nanya cr buat saus gula yg bagus gmn?Dksh garam pa g,terus BRP perbandingannya.trm kah sblumnya.

Hallo Anto, di resep ini saya bikin sirup gulanya biasa saja tidak terlalu kental perbandingan 1 bag air: 1 bag gula. Tapi kalau mau membuat sirup gula yang kental pakai teori perbandingan 1 bagian air vs 2 bagian gula. Misal ingin sirup gula yang kental sebanyak 250 ml ya pakai 250 ml air dan 500 gr gula merah sisir. Dengan catatan pilih gula aren yg bagus/murni cirinya mudah diiris dan tak akan mengendap setelah menjadi sirup dan masak air dan gula dengan api kecil dan diaduk secara konsisten nanti lama2 akan mengental sendiri. Kalau sudah dingin, masukkan dalam botol tertutup, simpan di kulkas bisa bertahan selama 1 bulan. Untuk menambah rasanya biar legit tambahkan 2 sendok gula putih untuk setiap 500 gr gula merah dan 1/2 sdt garam biar lebih gurih. Saya pernah dengar dgn menambahkan 1 sdt tepung maizena/ tapioka untuk mengentalkan sirup tapi belum pernah nyoba...Menurut saya kok kurang orisinal ntar sirupnya ;-). Tapi kl Anto mau nyoba ya silahkan he he. Salam...Endang


  |  2017-06-12 22:18:39
andriani from madiun says:
Saya mau menanyakan bagaimana membuat rasa santan tetep gurih meski dicampur pecahan es, di pasaran saya lihat penjual dawet santannya dicampur sekalian dengan es batu,tp rasanya tetep enak. Saya praktik sendiri setelah 2 jam rasa santannya sudah tidak gurih lagi.atas ajarannya saya haturkan terima kasih.

Hallo Andriani. Maaf ya jawabnya telat krn lagi liburan nih. Website ii cuman bisa saya update dari home cumputer. O ya waktu bikin santannya diberi garam kan biar gurih. Trus satu lagi kunci supaya santan gurih santan harus homogen alias tidak pecah saat membuatnya. Kalau bikin santannya banyak dan campuran dari santan encer dan kental bikinnya harus bertahap. Panaskan yang encer dulu sampai panas baru tambahkan santan kental dan aduk terus dengan suhu sedang sampai mendidih. O ya ngomong2 kenapa santannya langsung dicampur dgn dawet semua. Saran saya lebih baik simpan terpisah dan baru dicampur saat akan dihidangkan. Itu saja saran dari saya semoga membantu. Salam....Endang


  |  2017-06-12 22:08:14
Artha from Jakarta says:
Ini bisa bertahan brp lama

Hallo Artha. Dari pengalaman bertahan 2 hari disimpan di kulkas.


  |  2017-05-22 21:55:30
rudi from yogja says:
Saya mau tanya soal cara membuat santan yang benar benar bisa kental apa d campur maizena.. Biar kental kayak yang d pasaran itu....tanks

Hallo Rudi. Tepung Maizena memang sering dipakai untuk mengentalkan saus. Meski tidak saya pakai untuk mengentalkan santan tapi sering pakai untuk mengentalkan kuah Cap Cay misalnya. Silahkan kalau mau diaplikasikan ke santan. Rumusnya 1 sdm tepung untuk 250 ml cairan/santan yang akan dikentalkan. Caranya larutkan tepung maizena dalam AIR DINGIN dgn perbandingan 1:1. Contohnya 1 sdm tepung larutkan DULU dalam 1 sdm air dingin aduk sampai benar2 larut. Kemudian campurkan sedikit demi sedikit ke dalam cairan yang akan dikentalkan dan panaskan dgn api sedang sambil diaduk terus menerus sampai cairan/santan mendidih & mengental. Tanpa pemanasan tepung tidak akan mengental jadi pemanasan hukumnya wajib. Jangan sekali-kali mencampurkan tepung saja apalagi ke cairan yg sudah panas nanti hasilnya gumpalan/titik2 tepung di dalam santan ;-). Selamat Mencoba semoga penjelasan saya memuaskan. Salam...Endang


  |  2017-05-11 21:19:44
ali mahmudi from demak says:
Sudah beberapa pertanyaan dan jawaban saya baca dan sangat membantu untuk para pemula... Tapi saya kurang mantap kalau tidak menanyakan sendiri...baru saja saya mencoba resep yang bos tulis,dan jadi nya menurut saya cukup puas,dan yang ingin saya tanyakan, bagaimana supaya dawet tetap awet bisa sehari/ dua hari, tetap kenyal(tidak jadi bubur)apakah menggunakan air kapur sirih,kalau iya " perbandingan paling bagus berapa? Atas waktu dan pencerahan nya Maturnuwun

Hallo Ali. Selamat Datang di forum tanya jawab pembuatan dawet ;-D. Selamat untuk percobaan pertama sukses. Menjawab pertanyaan, perbandingan bikin air kapur sirih atau perbandingan air kapur sirih dalam adonan dawet?. Kl point pertama untuk bikin air kapur sirih yg bagus 1 bag kapur sirih vs 2 bagian air. Endapkan semalam ambil air beningnya saja jangan keikut kapurnya nanti rasanya pahit. Trus kl maksunya poin 2 spt resep di atas kira2 4 sdm untuk 750 ml air. Kl jumlah banyak tinggal kalikan saja. Memang air kapur sirih yg menjaga kekenyalan dawet 1-2 hari. Simpan bersama airnya ya jangan dawetnya saja biar dawet gak hancur atau lengket satu sama lain. Tapi ingat dawet yg sehat untuk dikonsumsi gak awet berhari-hari lho. Kalau yg kenyal sampai seminggu justru berbahaya untuk dimakan krn mengandung bahan pengawet kimia yg tidak layak dikonsumsi. Semoga membantu. Salam ;-)....Endang


  |  2016-10-15 13:22:38
nes from merauke says:
kapur sirihnya sama gak ya dgn kpur siruh yang digunakan tuk makan pinang?

Hallo Nes. Ya sama memang itu yang dimaksud. Makanya dinamakan Kapur Sirih karena jenis kapur tersebut lazim digunakan sebagi pelengkap daun sirih dan pinang dalam budaya mengunyah sirih. Yg jelas kapur sirih tidak sama dengan kapur bahan bangunan !! Kapur sirih merupakan jenis yang aman untuk dikonsumsi. Semoga membantu. Salam....Endang


  |  2016-10-07 23:47:49
syakir from medan says:
alhmdulillah, dapat banyak faedah di sini, saya rencana mau coba jualan es dawet, pingin nya kayak yg di jual di pasaran, oh ya, mau tanya lagi, gula merah nya di tamba gula putih lagi gak ya? kemarin saya coba buat es dawet pake resep di atas, tapi jadi nya kok gak kenyal ya? lumer di mulut, apa nya yg salah ya? terus kira2 dawet nya di rendam pake air es nya berapa lama, he he banyak kali pertanyaan nya ya, moga gak bosan2 jawab nya. sekali lagi terima kasih atas jawab an nya, ni dulu

Hallo...Saya dukung penuh rencananya Bos ;-). Terus terang bicara dawet atau cendol ada 2 versi. Yg bertekstur kenyal dan berwarna bening itu biasanya dibuat dari tepung tapioka berkualitas bagus atau sering disebut tepung sagu tani. Trus yang bertekstur lembut dan warnanya agak pucat itu dibuat dari tepung beras dan sedikit campuran tepung tapioka seperti resep di atas. Kalau resep es dawet banjarnegara memang tipe yang kedua. Jadi kl Syakir mau bikin yg kenyal-kenyil seperti yang dijual di pasar tradisional itu ya bikin dari tepung tapioka saja. Dan jangan lupa tambahkan air kapur sirih untuk meningkatkan kekenyalan. Kl sudah jadi simpan dawet dgn airnya dikulkas sampai dihidangkan. Bisa jg dibungkus dalam kantong2 plastik bersama air esnya jangan ditiriskan dawetnya saja biar awet kenyal. Dari pengalaman saya tidak pakai tambahan gula putih kalau bikin sirup gula. Tapi kalau mau dicampur ya silahkan. OK, Selamat Berjuang semoga usaha sukses banyak rejeki. Salam..Endang


  |  2016-10-05 20:25:20
syakir from medan says:
maaf, mau tanya, cara memasak gula merah nya gi mana ya, agar bsa kental kayak es dawet ayu yg di jual di pasaran itu, apa perlu pake maizena juga untuk mengental kan, terima kasih

Hallo Syakir, di resep ini saya bikin sirup gulanya biasa saja tidak terlalu kental. Tapi kalau mau membuat sirup gula yang kental pakai teori perbandingan 1 bagian air vs 2 bagian gula. Misalnya ingin sirup gula yang kental sebanyak 500 ml ya pakai 500 ml air dan 1 kg gula merah sisir. Dengan catatan pilih gula yang bagus/murni cirinya tak akan mengendap setelah menjadi sirup dan masak air dan gula dengan api kecil dan diaduk secara konsisten nanti lama2 akan mengental sendiri. Kalau sudah dingin, masukkan dalam botol tertutup, simpan di kulkas bisa bertahan selama 1 bulan. Saya pernah dengar juga trik dengan menambahkan 1 sdt tepung maizena atau tepung tapioka untuk mengentalkan sirup tapi belum pernah nyoba...Menurut saya kok kurang orisinal ntar sirupnya ;-). Tapi kalau Syakir mau nyoba dgn tepung ini ya silahkan he he. Salam...Endang


  |  2016-09-26 20:57:01
Yorishya from Sumatera says:
Syalom admin. Btw mau nanya...ciri2 adonan yg sudah matang seperti apa ya ? Soal nya pernah pengalaman buat cendol...tp kok lembek dan mudah hancur setelah di cetak. Thx ya.

Salam Yorishya ;-). Lha sudah saya tulis tuch di atas di bagian cara membuat : Dawet sudah benar2 matang jika terdengar letupan kecil dari dasar panci dan jika adonan anda sendok/keruk pakai spatula/sendok kayu misalnya, adonan tidak akan meninggalkan bekas di dasar panci. Trus biar adonan kenyal/gak lembek ya itu kuncinya tambahkan air kapur sirih. Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam...Endang


  |  2016-08-21 17:48:11
Afif Zam'i from Solo says:
Artikel yg top.. Sy rencana jg mau buka dawet mazBujang dg memadukan tepung onggok (sagu) dg ubi ungu.. tp hasil percobaan warna ungu agak gelap.. beda ketika bikin bubur sumsum dicampur ubi ungu.. warna ungu bisa cerah.

Hebat Bos dawet warna ungu belum pernah nemu saya. Salut nich dengan inspirasi Boss Afif, jadi pengusaha memang harus kreatif biar tambah sukses. Kalau dawet yang normal sudah banyak yang jual kalau warna ungu baru unik tuch. Semoga tambah sukses. Salam...Endang


  |  2016-07-29 18:42:51
satria from grobogan jateng says:
alhamdulillah akhirnya nemuin juga artikel tanya jawab tentang cara membuat dawet ayu. saya mau nanya, klo cara membuat pewarna daun suji emang harus di rebus y... soale saya pernah nyoba ga di rebus. saya blender saya saring trs langsung saya campur ke adonan tepung lalu saya masak. tp hasilnya kayak bau daun mentah gitu. trs satu lagi, adonan cendolnya di campurin garam ngga..? trimakasih

Betul Satria. Sebaiknya memang pewarna daun suji direbus supaya tidak berbau langu kata orang jawa. Seperti tertulis di cara pembuatan, larutan pewarna dari daun suji ditambahkan ke air kemudian direbus sampai mendidih (Gbr.4), baru larutan tepung ditambahkan ke larutan daun suji yang sudah mendidih tadi (Gmbr 5), trus larutan tepung yg sudah berwarna dipanaskan lagi sampai siap menjadi adonan dawet (Gmbr 6). Dalam hal ini pelarut air suji direbus/dipanaskan 2 kali hingga benar2 matang dan tidak bau langu. Seperti tertulis di resep adonan dawet ditambah garam supaya rasanya tidak hambar. Semoga mendapat pencerahan. Salam...Endang


  |  2016-06-20 22:07:05
uswatun from jawa tengah says:
Mb adonan dawetnya tuh kek bubur sumsum gitu nggak atau encer

Dari pengalaman bikin tekturnya mirip kayak Bubur Sumsum Uswatun bukan encer. Selamat Mencoba Semoga Sukses. Salam...Endang


  |  2016-06-12 18:22:34
Septian Cipta Irawan from Jakarta says:
Terima kasih atas balasannya. Ya tidak masalah untuk tidak bisa memberikan jawaban hehe. Oh jadi campuran air sesuai dengan ukuran tepung di kalikan 3 ya? Nah ini nih,sementara dawet saya itu ada rasa rasanya,dan rasanya itu menggunakan powder. Baru kemarin pagi saya mencoba resep mas endang di atas dengan takaran yg sama cuma tidak memakai air kapur atau baking soda dan di campur beberapa gram powder,hasilnya tidak begitu kenyal. Apa memang mesti di campur air kapur atau baking soda ya? Dan tid

Betul Bos. Air kapur sirih itu wajib untuk bikin dawet biar kenyal. Soda kue hanya dipakai kalau kepepet gak ada air kapur sirih misal untuk yang tinggal di rantau. Kalau di tanah air kapur sirih murah dan mudah di dapat. Meski kelihatan sederhana tapi air kapur sirih ini punya efek besar untuk mengenyalkan adonan kue. Cara bikin air kapur sirih coba lihat tuch jawaban saya untuk Masdar. O ya untuk resep ini kira2 untuk 8 - 10 porsi tergantung gelasnya juga ;-). Selamat Bereksperimen kenbali semoga sukses. Salam....Endang


  |  2016-06-11 10:14:12
Septian Cipta Irawan from Jakarta says:
Articel dan comment commentnya sangat membantu. Kebetulan saya sedang punya usaha dawet. Saya melakukan eksperimen dengan pembuatan dawet,1 bungkus tepung hunkwee saya campur dengan tepung tapioka,perbandingannya 1:1,apa itu bisa dan benar? Campuran airnya kira kira 600ml. Kalo untuk mengenyalkan dawet harus pakai air kapur? Resep yg di kasih itu kira kira untuk berapa gelas? Boleh minta kontak pribadi? kirim email ke josh.luxiophoto@gmail.com Terima kasih.

Hallo Septian. Seperti pernah saya jawab di salah satu pertanyaan pembaca di atas, terus terang kalau bikin dawet dengan tepung hunkwe saya kurang tahu. Pernah nyoba tapi gagal TOTAL ;-(. Jadi saya gak bisa jawab apakah paduan tersebut benar atau tidak. Saya hanya bisa jawab ukuran air untuk melarutkan tepung, kira2 jumlah air sebanyak 3 X dari jumnlah tepung. Misal resep di atas perbandingan 250 gr tepung dilarutkan dgn 750 air, tak peduli tepungnya satu jenis atau campuran. Silahkan coba tips ini semoga berhasil. Maaf saya tidak bisa membantu lebih banyak dengan bahan tepung Hunkwe. Teorinya bisa tapi prakteknya lain dan dari komentar salah satu pembaca bukan saya saja yang gagal bikin dawet dari tepung Hunkwe ;-(. Salam....Endang


  |  2016-06-04 18:22:59
Roonie jhawir from Pemalang says:
Alhamdulillah lancar hari ini. laris manis to admin kebagian makasihnya. Trimakasih atas infonya

Selamat Boss.....Sebentar lagi bulan Ramadhan semoga dawetnya makin laris manis diserbu pembeli saat buka puasa. Amien. Jangan lupa jaga kualitas dan pelayanan. Sukses selalu. Salam....Endang


  |  2016-06-04 18:19:43
masdar from tangerang says:
Hallo, mau nanya klo air kapur sirih bikinnya gimana...trims

Hallo Masdar, beli kapur sirih di pasar biasanya pada penjual bahan2 jamu atau supermarket (misal merk Rapindo) bukan kapur yg untuk ngecat lho ya ;-). Taruh kapur sirih dalam mangkuk atau gelas, tambahkan air kurang lebih 2 kali jumlah kapur. Aduk rata, lalu diamkan hingga kapur mengendap. Nanti ada2 lapis dalam rendaman, yaitu kapur yg mengendap dan air bening . Air kapur sirih adalah bagian bening yg di atas. Ini yg digunakan sebagai bahan campuran membuat kue. Kalau didiamkan semalaman akan didapat air kapur sirih yg sangat bening, sangat baik untuk digunakan sebagai bahan campuran kue atau jajan pasar, cendol, rempeyek, dll


  |  2016-06-03 16:28:43
Roonie jhawir from Pemalang pulosari gambuhan perbatasan wi says:
Boss ane mau nanya nih? Klo gulanya ane bikin ngga ngental2. Pake gula merahnya yg. Mana soalnya ada yg rada coklat agak putih minta bantuanya ane baru jualan 3 hari dan sekalian minta doanya biar dawet banjar ada juga di kampung ane trimakasih

Boss sebaiknya pakai gula yang agak hitam dan lunak atau mudah diiris, itu biasanya lebih manis daripada yang warna coklat muda. Lagian kalau pakai gula yang gelap untuk bikin saus yg nggak kental warnanya tetap lebih gelap dan bagus untuk dawet. Kalau yang warna terang nanti sausnya cenderung pucat dan semakin pudar warnanya saat ditambahkan ke dawet. Kalau harganya tidak terlalu mahal usahakan pakai gula merah dari kelapa bukan dari tebu supaya sausnya lebih nikmat. Semoga info saya membantu. Selamat sudah berani buka usaha dan Saya doakan semoga sukses. Banyak pembeli banyak rejeki. Amien. Salam...Endang


  |  2016-03-15 18:38:55
Bergum from Norwegia says:
Hei.. Mau tanya nih gimana kalo gak ad air kapur / soda kue/baking soda? Kalo baking powder sama gak sih sma baking soda?

Hallo Bergum. Backing Soda dan Backing Powder tidak sama tapi kudua-duanya mengandung salah satu bahan yang sama yaitu Natrium Bicarbonat. Fungsi sebenarnya sich untuk pengabang adonan. Kalau dlm pembuatan dawet, fungsi air kapur sirih/soda kue di sini untuk membaut dawet kenyal tidak cepat lembek. Coba saja pakai backing powder saya raya bisa juga. Tanpa memakai kedua bahan tsb dawet juga tetap jadi cuman ya konturnya agak lembek tapi gak pengaruh ke rasa. Baking Soda mudah sekali di beli di Eropa di supermarket besar, cari di bahan kue saya yakin pasti ada. Selamat Hunting ;-). Salamn...Endang


  |  2015-11-22 20:54:24
from says:
kak maaf nanya.. emg dawet nya teksturnya lbh empuk ya kak dr pd cendol.. kan klo cendol kenyal2 gt.. nah klo ini lbh mudah lumer dmulut..

Ini siapa ya? ;-). Saking semangat sampai lupa nyebutin nama dan asal-usul he he. Tapi saya jawab dech..menurut saya dawet sama cendol itu kan sama saja Non. Bedanya emang ada dawet atau cendol yang dibuat dari tepung kanji bukan tepung beras, misalnya cendol/dawet khas Garut-Jabar. Di pasar-pasar tradisional juga lebih banyak cendol dari tepung kanji ini. Selain lebih kenyal juga lebih murah biar untung banyak ;-). Semoga memberi pencerahan. Salam...Endang


  |  2015-10-22 22:06:50
ashimah from says:
Waduh mbak..saya coba bkin dawet tp Kok hasilnya kya apa..ya..hihihi.. Msak ujungnya spt pentol korek daah gitu warnanya butek

Ha ha ha...Ashimah. Pulang kerja buka website langsung ketawa ngakak saya baca komen dawet penthol korek. Adonannya terlalu kelamaan dipanasin kali jadinya terlalu kental dan jadi susah lewat saringan dawet makanya ujungnya kayak penthol korek. Warnanya burek?? Wah kalau ini saya kurang tahu. Tapi ngomong-ngomong selain bentuk dan warna, gimana rasanya? Kalau rasanya enak, ya cuekin aja dech meski bentuk dan penampilan kurang aduhai, tul nggak? ha ha. Ayo coba lagi, gagal apalagi gagal total itu biasa dalam urusan masak, dari situ kita belajar, OK? Keep Cooking Ashimah ;-). Salam...Endang


  |  2015-10-10 21:04:19
putri from kudus says:
Sangat membantu

Semoga Putri. Ayo silahkan dicoba semoga sukses hasilnya. Salam...Endang


  |  2015-09-27 20:57:01
Lina Anggraeni from Yogyakarta says:
Kula nuwun, saya juga pernah nyoba pake tepung hunkwe. Pernah lihat resepny dan coba2, ternyata ditungku baru sebentar cepat padat, akhirnya ndak jadi dawet, tapi kaya cenil jadinya, tinggal ditambah parutan kelapa segar+taburan gula pasir deh :D. Dawet hijau di asal kampungku sudah sering lihat, sya malah pengen dawet yg warna merah, pewarnanya saya pakai buah naga merah diblender lalu diperas.

Monggo Pinarak Lina :-) . Baca komen Lina jadi jadi cengengesan sendiri plus merasa terhibur ternyata saya tidak sendirian bikin dawet hunkwe GATOT alias gagal total. Bikin Dawet malah jadi cenil ha ha ha ;-D. Gagal di dapur memang biasa tapi dari situ kita belajar ya nggak? Thx sudah sharing info buat kita semua. Dawet juga bisa dibuat biri dengan bunda telang Lina siapa tahu mau eksperimen. Salam...Endang


  |  2015-07-23 22:44:25
novia from jogja says:
kalo pake tepung hunkwe perbandingan sama airnya gimana mbk? trus hasilnya lebih bagus pake hunkwe atau tepung beras campur tapioka? terimakasih :)

Hallo Novia. Saya pernah nyoba bikin pakai tepung hongkwe perbandingan air sama ..waduh hasilnya ancur-ancuran, baru saya panaskan dengan api kecil langsung bergumpal-gumpal tidak karuan, sudah saya coba pakai segala jurus untuk menyelamatkan tapi gak berhasil akhirnya terpaksa masuk tong sampah. Itu hasil eksperimen saya dengan tepung hongkwe, saya gak tahu saya yang lagi apes atau tepungnya yang bermasalah. Coba saja Novia, siapa tahu lebih beruntung ;-). Selamat Bereksperimen. Salam...Endang


  |  2015-07-01 18:42:00
AFIF from Bengkulu says:
Kulo nuwon..., mbak apakah ampas dawetnya itu panjang2, maaf (seperti cacing).

Monggo ;-). Ampas apaan AFIF? Dawet kok pakai ampas ha ha. Ya emang dawet yang benar kedua ujungnya lancip kalau masalah panjang pendek tergantung kekentalan adonan dan seberapa kuat kita nekan adonan ke saringan atau cetakan dawet. Salam...Endang


  |  2015-06-28 18:13:22
nfiptiani from Texas says:
Thx a lot for sharing this recipe... love it.

You are welcome Tiani ;-) Glad to hear that you love this! Love it too ;-). Regards...Endang


  |  2015-06-20 22:21:23
wahyuni from tulungagung says:
Mau tanya kenapa disaat setelah jadi atau setelah dicetak dawetnya gak tahan lama kekenyalannya...?

Hallo Yuni. Air kapur sirih di resep itu sudah berfungsi untuk mengenyalkan dawet. Setelah dawet jadi, simpan dalam kulkas bersama airnya sekalian supaya dawet tidak langsung hancur. Dawet buatan sendiri memang tak akan bertahan lama kenyalnya tapi sehat untuk dikonsumsi. Sekedar info, dawet yang bertahan kenyal meski disimpan berhari-hari di dalam kulkas itu justru berbahaya karena sudah dicampur bahan kimia yaitu tawas. Semoga info saya membantu dan berhati-hatilah saat membeli dawet jadi ;-). Salam...Endang


  |  2015-02-19 17:43:19
Erni from Gresik jatim says:
Thanks banget ya sist :)

Sama-sama Sista Erni. Selamat Menikmati Dawet Ayu..semoga rasanya juga secantik namanya ;-). Thank sudah nyasar ke mari. Salam.....Endang


  |  2014-11-08 13:32:33
taufik from bogor bukit waringin says:
lubang saringan terdekat waktu pilih yg bgmn dan kekentalan adonan bgmn, supaya nggak perlu ditekan

Cetakan dawet atau saringan yang besar diameternya kurang lebih 0.5 cm dan jarang lubang satu sama lain bervariasi antara 0.5 - 1 cm. Kalau masalah kekentalan ya mirip kosistensi bubur sumsum. Adonan dawet memang kental dan harus ditekan Boss apapun cetakan yg dipakai. Disitulah triknya butiran dawet tetap berbutir-butir setelah terbentuk. Kalau adonan terlalu encer nanti bakal hancur gak jadi dawet bisa2 jadi bubur dawet ;-). Semoga info ini membantu. Salam...Endang


Tulis Komentar Anda: