Resep Masakan Indonesia

cooking from the heart

Bingka Labu Kuning

Bingka Labu Kuning
Rated 5/5 based on 3 reviews
RecipeYield 8 • PrepTime P1H30M
Porsi 8 • Waktu 1 jam, 30 menit
Facebook Pinterest WhatsApp
Asal: Kalimantan TimurIndonesian snack Bingka Labu Kuning, resep, asli, Indonesia, step-by-step

Bahan:

  • 4 butir telur ukuran besar (L) atau 5 butir ukuran sedang (M)
  • 150 gr - 200 gr gula pasir (tergantung jenis labu)
  • 750 gr labu kuning kukus, dihaluskan
  • 100 gr tepung terigu
  • 100 gr tepung beras
  • 100 ml santan kental atau santan kara
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 1/2 sdt garam atau sesuai selera
Bahan Bingka Labu Kuning Labu Kuning Kukus Labu Kuning Halus Adonan Bingka Labu Kuning Adonan Akhir Bingka Labu Kuning Bingka Labu Kuning Siap Dipanggang Bingka Labu Kuning Panggang  Bingka Labu Kuning

Cara Membuat Bingka Labu Kuning

  • Kukus labu kuning dengan dandang dalam keadaan tertutup sampai matang ( Kurang lebih 20 menit dihitung setelah air mendidih dan menguap).
  • Haluskan labu kuning yang sudah dikukus dengan sendok kayu atau spatula sampai halus.
  • Kocok telur dan gula pasir dengan mixer pada kecepatan sedang sebentar saja sampai gula larut. ( kurang lebih 2 menit )
  • Berturut-turut tambahkan tepung beras, tepung terigu, labu kuning halus, vanili dan garam.
  • Aduk rata dengan spatula atau kocok rata adonan dengan mixer dengan kecepatan rendah.
  • Terakhir masukkan santan kental, aduk hingga rata.
  • Siapkan loyang bulat bergaris tengah 24 cm yang sudah dialasi kertas roti dan diolesi margarin.
  • Tuang adonan ke dalam loyang. Panggang di dalam oven dengan suhu 180°C selama 45 menit atau dengan program Recirculation / Resirkulasi/ Umluft = 160°C selama 45 menit.
  • Angkat dan dinginkan.

Catatan Tambahan:

  • Kupas labu kuning sebelum dikukus untuk mempercepat waktu pengukusan sekaligus menghemat bahan bakar.
  • Jika loyang dengan diameter kecil tak tersedia, silahkan pakai yang ada misalnya diameter 26 cm seperti yang saya pakai. Tentu saja bentuk bingka akan lebih rendah tapi rasanya tetap OK.

Tips:

  • Untuk mencari resep lainnya silahkan lihat Resep Lestariweb atau gunakan navigator menu di bawah.

Catatan & Tip..

Ini dia hidangan dari labu kuning yang gampang cara bikinnya tapi nikmat rasanya. Suami saya yang nggak begitu ngefans sama labu kuning saja mengakui kalau kue ini rasanya sungguh nendang. Lebih heran lagi dia waktu saya bilang kalau bingka labu kuning ini "Made in Indonesia" alias Kalimatan Timur ha ha. Jadi tambah semangat dech saya promosi kue ini ke keluarga sampai mertua, sampai mereka penasaran ingin mencoba. Maklum kebanyakan orang Jerman tahunya cuma sup labu kuning yang mirip bubur itu ;-).

Ngomong2 banyak versi resep Bingka Labu Kuning yang saya koleksi dari internet maupun beberapa buku resep. Hasilnya saya sempat babak belur juga mempraktekkan versi ini itu sampai saya dapatkan sendiri takaran yang pas. Terus terang nggak semua resep benar dan enak. Beberapa versi mencantumkan takaran labu kuning yang terlalu sedikit sementara jumlah santannya terlalu banyak. Hasilnya bingka lebih mirip bubur yang lebih berasa santan daripada labu kuning ha ha. Kasihan dech gua ;-(. Memang benar kata orang pengalaman adalah guru yang paling berharga. Harapan saya semoga anda tak perlu patah arang karena bingka buatan anda terpaksa masuk tong sampah. So anda penasaran ingin mencoba? Itung2 menambah koleksi resep anda dari labu kuning yang murah dan bergizi.

Tips: Kocok telur dan gula sebentar saja asal gula larut, tidak perlu dikocok sampai mengembang atau terlalu lama karena bingka akan mengempis begitu diangkat. Biarkan bingka dalam cetakan sampai benar2 dingin, baru keluarkan dari cetakan supaya bingka tidak ancur. Bagi anda yang tinggal di LN, kalau tersedia pilih Labu jenis Hokaido. Labu ini rasanya sungguh manis dan betul2 nikmat. Jadi anda tak perlu menambahkan gula banyak2. Selamat Mencoba ..

Reviews & Comments

  |  2020-04-12 11:17:57
nialarassati from banten indonesia says:
terimakasih resep cantiknya sangat membantu

Sama-sama Nia. Saya ikut senang jika resep di atas bermanfaat. Semoga puas dengan hasilnya. Terima Kasih juga untuk kunjungannya. Salam...Endang


  |  2020-01-09 19:14:19
Keni from Hongkong says:
Trimakasih ka resep nyah aq kn mencoba

Selamat Mencoba Keni. Semoga berhasil dan hasilnya sesuai harapan. Salam...Endang


  |  2019-12-06 12:19:08
Melly from Kaltim says:
Kalau di kukus bisa gak?

Kalau bisa atau tidaknya ya bisa Melly cuman hasilnya saya tidak tahu dan tidak menjamin. Karena proses pemanggangan jelas beda dengan pengukusaan. Yang jelas proses pengukusan banyak menyerap air jadi kemungkinan hasilnya kue tidak mengembang tapi malah benyek. Mungkin hasilnya ya seperti jenis kue lapis. Coba saja tapi resiko ditanggung sendiri ya he he. Salam...Endang


  |  2019-07-27 20:28:45
Buin soepono from Jogja says:
Beruntung sekali sy nemu lestariweb...kenapa ga dulu2 ya nemunya baru bulan Juli 2019 tp saya tetap merasa beruntung dapet ilmu dari bu Endang gara2 cari resep cendol nemu deh lestariweb. Matursuwun ya bu Endang

Lebih baik terlambat daripada tidak ketemu sama sekali Buin ;-). Ha ha ha ...saya juga heran resep Cendol yang saya posting akhirnya bisa jadi ajang forum tanya jawab dan berbagi tips untuk bikin cendol alias dawet. Ternyata banyak jalan menuju Cendol ya Bro. Selamat mengeksplorasi resep2 tradisional. Ayo bersama-sama kita jaga dan lestarikan warisan simbah biar gak punah diterjang masakan manca dan fast food. Salam Kuliner :-)...Endang


  |  2016-11-03 18:50:19
Marlinda from New York, USA says:
Salut buat mbak Endang yg udah ngeposting aneka instructional resep2 masakan Nusantara sampe dessertnya sgl. Terus, mbak share tips utk perantau dan pemula seperti saya yg agak sulit nemuin bhn2 aslinya. Gaya bahasa dan ceritanya saya suka bgt, plus...foto2nya jelas. Keep up the good work, mbak! Sehat dan sukses sll buat mbak Endang dan keluarga yaa, aamiin.

Hallo Marlinda. Senang sekali nich saya dapat pengunjung baru ya berani uji nyali ...kembali ke selera asal ha ha ;-). Sengaja saya buat step by step biar mudah untuk pemula atau yg lagi penasaran biar ngiler trus langsung cabut ke dapur. Paham dech sesama perantau emang kadang susah cari bahan bahkan ada beberapa yang tidak ada. Tapi jgn sampai kendala membuat kita lupa masakan leluhur, Iya to? ;-). Selamat mengeksplorasi semoga banyak yang nyantol di lidah. Salam...Endang


  |  2015-05-23 07:55:46
arnita from tembilahan, Riau says:
Mba..kl aq pake cetakan kue lumpur bisa gak ya?, kira" lengket gak mba? Maksudnya biar kuenya jd bulat n cantik gitu

Arnita ..thx pertanyaan sekaligus menjadi masukan nich he he. Terus terang saya tidak bisa menjawab karena belum pernah praktek dengan cetakan kue lumpur. Tapi analisa saya kayaknya bisa dech, coba waktu bikin adonan santannya ditambahkan sedikit-dikit kalau perlu jumnlahnya dikurangi. Mungkin Arnita lebh tahu kekentalan adonan kue lumpur bikin kurang lebih sama biar gak terlalu lembek. Trus cetakannnya diolesi mentega biar nggak lengket. Itu saja saran saya. Silahkan bereksperimen semoga berhasil ;-). Salam....Endang


  |  2015-05-13 20:50:15
sandrs from balikpapan, kaltim says:
Mb kalo gulanya diganti sm gula jagung(tropikana)bisa ndk,kalo bisa brp sacset ya, makasih

Sandra saya rasa bisalah diganti yang penting rasanya manis. Tapi untuk ukuran terus terang saya kurang tahu soalnya belum pernah makai. Coba saja dilihat mungkin ada takaran kira2 1 sachet setara dengan berapa gram gula pasir. Semoga saran saya membantu dan bikanya sukses. Selamat Bereksperimen. Salam....Endang


  |  2015-01-23 11:00:51
Silvia from Surabaya says:
Mba labu kuning kan kandungan airnya lumayan,apa nanti kuenya ga lembek?

Hallo Silvia, dulu saya juga sering babak belur eksperimen dengan resep abal-abal yang santannya kebanyakan. Tapi paduan resep terakhir ini sudah saya praktekkan 2 kali dan hasilnya seperti pada gambar, lembut jelas tapi tidak lembek/benyek. Saya pakai labu Hokaido kurang tahu ya kalau pakai labu lokal. Tapi labu yang saya pakai umunya seperti labu lain juga lembek setelah dikukus. Kalau ragu mungkin sebaiknya telurnya dikurangi. Trus santannya pakai kara yang sangat kental jadi gak akan mengandung banyak air. Selamat Mencoba. Salam...Endang


  |  2014-07-13 21:05:49
Cola zhang from Taiwan says:
Hi mbak..numpang nanya ya...blh ga pke susu seger pengganti santan...

Hallo Cola. Kalau kepepet boleh saja lah ha ha. Pada dasarnya santan khan susu juga makanya bernama coconut milk. Cuman rasanya tentu agak lain ya tapi saya rasa tetap enak lah. Selamat mencoba semoga sukses. Kasih tahu dong ntar hasilnya he he. Thx sebelumnya. Salam...Endang


  |  2014-07-09 10:02:22
Fara from USA says:
Kalau labunya pake butter squash bisa ga ya? Utk takaran bahan2nya kira2 sama ga ya mbak?

Hallo Fara. Pakai saja toch Butter squash pada dasarnya juga mirip labu rasanya juga sama manis. Keduanya sudha umum bisa ditukar-tukar untuk bikin kue maupun muffin. Saya kira takarannya sama lah ;-). Selamat Mencoba semoga sukses. Salam..Endang


  |  2014-05-30 15:34:06
Ida from China says:
Besok saya akan coba bikin bingka labu kuning, kaya nya enak deh...

Silahkan Bereksperimen...silahkan berkreasi dan berimprovisasi dengan resep2 kue tradisional. Semoga rasanya nyangkut di lidah ;-) . Selamat Berakhir Pekan bersama Keluarga sambil menikmati Bingka Labu Kuning. Salam....Endang


  |  2014-04-04 18:17:58
warda from samarinda says:
Saya suka masakan tradisional ' gampang enak dn mudah bahan ' sy jatu cinta dengan labu kuning ' krn saya doyan bngt dengan labu kuning '

Ha ha ha...Cinta yang bikin kenyang dan puas ;-) Nggak butuh modal besar lagi. Tidak semua orang suka labu kuning karena tidak semua tahu memasak yang tepat. Bingka ini juga favorit keluarga kami. Terima Kasih sudah mampir. Salam...Endang


  |  2013-11-01 14:00:06
Lilis from Munich - Germany says:
Makasih dik Endang resepnya sangat bermanfaat!

Barusan bikin Mbak, jadi sekalian tak revisi resep untuk cetakan ukuran standard alias diameter 24 cm. Hasilnya penampilan Ok gak terlalu tipis kayak dulu. Selamat bereksperimen semoga sukses. Salam ....Endang


Tulis Komentar Anda: