Resep Masakan Indonesia

cooking from the heart

Ayam Goreng Kalasan

Ayam Goreng Kalasan
Rated 5/5 based on 8 reviews
RecipeYield 5 • PrepTime P2H0M
Porsi 5 • Waktu 2 jam, 0 menit
Facebook Pinterest WhatsApp
Asal: Kalasan - JogjakartaIndonesian ayam Ayam Goreng Kalasan, resep, asli, Indonesia, step-by-step

Bahan:

  • 1 ekor/1 kg ayam kampung, potong menjadi 4 bagian
  • 750 ml air buah kelapa muda (ganti dengan 750 ml air + 1 sdm gula pasir + 2 sdt cuka + 1/4 sdt soda kue)
  • 1 sdm/10 gr gula merah (skip jika anda merebus ayam dengan 750 ml air kelapa karena sudah manis)
  • 2 cm/10 gr lengkuas dimemarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 1 sdm tepung tapioka/sagu tani
  • minyak goreng secukupnya, untuk menggoreng

Bumbu Halus:

  • 5 siung/15 gr bawang putih, cincang kasar
  • 1 sdm ketumbar butiran (ganti dengan 2 sdt ketumbar bubuk jika tak ada)
  • 1 sdm garam atau sesuai selera
  • 1 sdt/20 gr soda kue/backing soda/natron (bukan backing powder)

Adonan Kremes (optional, jika ingin membuat kremesan):

  • 75 gr tepung tapioka atau sagu tani
  • 25 gr tepung beras
  • 400 ml sisa kaldu perebus ayam (tambah air dingin jika jumlahnya kurang)
  • 1 kuning telur
  • garam secukupnya (jika perlu)

Sambal Ayam Goreng Kalasan :

  • 10 buah/100 gr cabe merah
  • cabe rawit sesuai selera (jika ingin lebih pedas)
  • 5 butir/50 gr bawang merah
  • 1 buah tomat merah ukuran sedang
  • 2 sdt terasi
  • 1 sdt gula merah atau sesuai selera
  • 1 sdt garam atau sesuai selera
  • 100 ml air
Buah Kelapa Bahan Ayam Kalasan Satu Ekor Ayam Utuh Ayam Utuh Dibelah Dua Ayam Utuh Dibelah Empat Bumbu Ayam Kalasan Ayam Kalasan Dilumuri Bumbu Soda Kue Ayam Kalasan Ayam Kalasan Dimarinade Air Kelapa Ayam Kalasan Jahe Lengkuas Ayam Kalasan Gula Merah Ayam Kalasan Merebus Ayam Kalasan Ayam Kalasan Rebus  Sisa Rebusan Ayam Kalasan Adonan Kremes Ayam Kalasan Menyendok Kremesan Menggoreng Kremes Ayam Kalasan Kremes Ayam Kalasan Kremes Bersarang Ayam Kalasan Menggoreng Ayam Kalasan Ayam Kalasan Ditiriskan Ayam Kalasan Dengan Kremes Membuat Sambal Ayam Kalasan Menumis Sambal Ayam Kalasan Sambal Ayam Goreng Kalasan

Cara Membuat Ayam Goreng Kalasan

  • Bersihkan ayam, belah di sepanjang tulang belakang sampai ekor menjadi 2, kemudian potong setiap bagian menjadi 2 untuk mendapat 2 potongan dada dan 2 potongan paha atas bawah.
  • Letakkan ayam di wajan atau panci yang akan dipakai untuk merebus. Sisihkan.
  • Ulek bawang putih, ketumbar dan garam hingga halus.
  • Lumuri ayam dengan bumbu yang dihaluskan, lalu taburi ayam berbumbu dengan soda kue hingga merata.
  • Diamkan ayam selama 30 menit hingga bumbu meresap. (Silahkan kalau mau ditaruh di dalam kulkas).
  • Tuangi air kelapa (atau air pengganti biasa), tambahkan lengkuas, daun salam dan gula merah.
  • Rebus ayam dengan api sedang (skala 7 dari 9) sampai ayam lunak dan kaldu mengental (kurang lebih 45 menit, sekitar 30 menit jika anda memakai ayam ras).
  • Setelah ayam lunak, angkat, sisihkan ayam.
  • Jika anda ingin sajian ayam goreng kalasan minimalis tanpa kremesan ekstra, cukup tambahkan 1 sdm tepung tapioka ke sisa rebusan ayam yang ada (tak perlu diukur-ukur jumlahnya).
  • Cicipi sisa rebusan ayam, tambahkan garam jika perlu (Lebih baik sedikit asin daripada ayam hambar setelah digoreng).
  • Panaskan minyak goreng agak banyak dengan panas sedang.
  • Celup ayam ke dalam adonan tepung, goreng hingga kering dan berwarna kuning kecoklatan. Tiriskan.


  • Membuat Kremesan Ekstra (Abaikan proses ini jika tidak dibuat):
  • Jika anda ingin membuat kremesan, ukur sisa kaldu sebanyak 400 ml. Tambahkan air dingin jika jumlahnya tidak cukup. Sisihkan dan dinginkan.
  • Campur tepung tapioka, tepung beras, kuning telur, dan larutan sisa perebus ayam yang sudah disisihkan sebelumnya hingga rata. Larutan kelihatan sangat encer tapi anda tak usah kuatir memang seperti itu bentuknya.
  • Cicipi, dari pengalaman saya tak perlu menambahkan garam karena sudah asin tapi jika perlu tambahkan garam sesuai selera.
  • Panaskan minyak goreng dalam wajan cekung yang anti lengket dengan suhu tinggi sampai minyak benar2 panas. (Kalau suhu kurang panas, adonan tidak akan menyebar tetapi menyatu dan lengket).
  • Ambil sebanyak satu sendok sayur adonan tepung, tebar adonan secara merata dengan gerakan memutari permukaan luar minyak seperti membentuk lingkaran imaginer. Jangan kaget dengan suara yang nyaring keras dan minyak yang berbuih saat adonan dimasukkan !!!
  • (Minyak akan memercik ke sekitar wajan tapi tak akan meledak-ledak ke wajah anda jadi tak perlu takut ;-) )
  • Tunggu sebentar hingga buih menghilang, adonan akan mulai membentuk kremesan dan mengambang di permukaan minyak. Bentuknya keriting kecil seperti sarang melingkar di tepi wajan.
  • Biarkan sampai kremesan kering berwarna kekuningan, kumpulkan dan angkat dengan serok. Tiriskan. Lakukan sampai habis.
  • Jangan lupa untuk mengaduk adonan setiap kali sebelum digoreng karena tepung tapioka tidak larut dalam air dan akan selalu mengendap.
  • (Jika anda membuat kremesan ekstra, lebih baik menggoreng kremesan lebih dulu, sisakan sedikit untuk olesan ayam dan goreng ayam di saat akhir sehingga ayam masih panas saat dihidangkan)


  • Membuat Sambal & Penyajian:
  • Haluskan cabe merah, cabe rawit (jika dipakai), bawang merah, tomat, gula merah dan terasi dengan cobek atau blender.
  • Tumis hingga harum, tuangi air. Masak hingga sambal benar2 matang dan mengental. Angkat.
  • Hidangkan ayam goreng kalasan bersama sambal, lalapan segar dan kremesan.


Tips Tambahan:

  • Sajian Ayam Goreng Kalasan Asli yang diproduksi di Kalasan umumnya berupa ayam goreng utuh, tetapi hal ini susah dipraktekkan di dapur rumahan, potong sesuai selera agar mudah ditangani.
  • Rebus ayam di atas api sedang supaya sari ayam tetap awet dan bumbu meresap sehingga ayam terasa lebih gurih.
  • Fungsi soda kue atau backing soda selain mengembangkan adonan kue ke segala arah, juga sebagai pengempuk ayam atau daging (meat tenderizer) sekaligus menjaga kelembaban daging setelah di masak. Selain itu tambahan sedikit soda kue membuat adonan kremesan/gorengan atau rempeyek menjadi lebih renyah.
  • Gunakan wajan yang benar2 anti lengket untuk menggoreng kremesan kalau tidak hasilnya bisa ancur2an dan gagal total.
  • Rumus kremesan usahakan jangan diutak-atik karena itu hasil akhir eksperimen saya berkali-kali dan hasilnya paling OK dan saya pakai sampai sekarang. Ditanggung anda akan dapat kremesan cantik bersarang yang kriuk2. Silahkan kurangi jumlah tapi perbandingan bahan tetap.
  • Rumus perbandingan adonan kremesan bersarang: 3 bagian tepung tapioka/kanji vs 1 bagian tepung beras vs 4 X (jumlah tepung dalam ml) larutan berbumbu/sisa rebusan ayam. Contoh resep di atas = 75 gr tepung tapioka vs 25 gr tepung beras vs 4x (75 + 25) atau 400 ml air/sisa rebusan plus 1 kuning telur.
  • Masukkan kuning telur saja dalam adonan kremesan. Putih telur menyebabkan minyak berbuih dan lengket ke kremesan. Akibatnya kremesan cenderung berminyak berlebihan.
  • Tunggu kremesan sampai benar2 dingin sebelum kremesan dimasukkan toples/wadah kedap udara dan tutup rapat supaya tidak melempem.
  • Jika anda ingin membuat ayam goreng berbalut kremes silahkan ikuti petunjuk khusus di resep Ayam Goreng Kremes.

Tips:

  • Untuk mencari resep lainnya silahkan lihat Resep Lestariweb atau gunakan navigator menu di bawah.

Catatan..

Ayam Goreng Kalasan dengan trademark Ayam Goreng Mbok Berek sudah dikenal masyarakat sejak tahun 1952. Mbok Berek adalah nama panggilan dari Ibu Ronodikromo, seseorang yang mengenalkan ayam goreng dengan rasa khas, yang berbeda dengan masakan ayam goreng yang sudah dikenal masyarakat pada saat itu. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Mbok Berek mendirikan rumah makan kecil, di Padukuhan Candisari Bendan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, tepatnya di pinggir jalan Jogja-Solo. Sampai saat ini Dusun Bendan, Candisari merupakan sentra produksi ayam goreng di Kalasan.

Satu kotak ayam goreng berisi satu ekor ayam goreng (tanpa cakar dan jeroan), satu kantong plastik kremes plus lalapan berupa mentimun, daun kemangi, daun kol & sambel Kremes atau oleh warga Kalasan biasa disebut “petis”. (Sumber: http://www.slemankab.go.id )

Itu tadi sekilas sejarah asal usul Ayam Goreng Kalasan, tak ada salahnya kita belajar sejarah kuliner sekaligus mengenang peran para leluhur yang telah memberikan konstribusi penting atas kekayaan kuliner bangsa kita. Bagaimana dengan rasanya?.. Hmmm tak diragukan lagi ..crispy, gurih dan lezat !!

Tips: Bahan utama yang sangat penting sekaligus sering menjadi ganjalan dari resep ini yaitu air kelapa (Air di sini maksudnya air di dalam buah kelapa lho ya bukan santan, maklum kadang masih ada yang belum ngeh he he). Kali ini saya untung di supermarket dapat 2 butir kelapa meski kelapa tua. Untuk membukanya juga lumayan repot karena di tempat tinggal saya tak ada bedok/arit atau pecok jadi terpaksa saya pukul2 dengan martil ;-). Berhubung kelapa tua airnya cuman sak uprit, sisanya saya tambah air biasa, tapi lumayan daripada tidak ada sama sekali. Tapi kalau memang benar2 tak ada jangan langsung patah arang, ganti saja dengan paduan yang saya tulis di atas, rasanya tetap enak kok asal bumbu dan masaknya bener. Last but not least untuk pembaca setia alias Bunda Sri yang sudah wanti2 resep ini..silahkan menikmati Ayam Goreng Kalasan Bunda..semoga hasilnya memuaskan :-)

Reviews & Comments

  |  2022-07-30 10:21:12
from says:
Meja makanku kali ini istimewa Thank you mbak ku sayang.....

Selamat Makan dengan jamuan ayam goreng kalasan buatan sendiri. Ini siapa ya keenakan makan sampai lupa nyebut nama dan asal usul wa kk kkk :-)


  |  2021-10-18 09:48:40
Eko widowati from Banjarmasin says:
Gak usah diragukan lagi ..jos gandhos pokoknya


  |  2021-05-01 11:50:38
Indah from Medan says:
Selalu suka resep-resepmu mbak muach muach

Hallo Indah :-). Wow selamat Ayam Goreng Kalasan sukses. Terima Kasih sudah sering mondar-mandir kemari. Lanjuut ha ha :-D . Salam...Endang


  |  2020-11-10 17:22:15
Iin sidin from Cipinang,Jakarta timur says:
Hallo bunda..... Manteep...ini resep cetho dan tdk byk yg dibutuhin..dan kebtulan swamikuu suka ayam kampung..jadi muantep... Swuun bund ilmunya yg gak peliit...:-)

Ha ha ha Iin :-). Sengojo digawe cetho ben gampang dimasak :-D. Bumbu Ayam kalasan memang termasuk simpel tapi lezat asal bahan dan masaknya bener. Apalagi pakai ayam kampung woi tambah jos, ngiri saya sama ayam kampungnya :-). Terima Kasih juga sudah mampir dan uji coba resep, berhasil lagi :-). Ayo bagikan ilmunya ke saudara dan teman biar banyak yang kembali ke dapur tradisional :-). Salam...Endang


  |  2020-07-25 17:59:21
Lily yosri from Badung Bali says:
Resepnya sangat detail,terimakasih Bunda. Semoga sehat dan sukses selalu.

Hallo Lily, Selamat Bergabung :-). Sengaja saya buat rinci dengan foto supaya mudah dipraktekkan khususnya untup pemula yang mau belajar untuk mencoba resep tradisional. Semoga Lily juga sukses dengan percobaannya. Terima Kasih untuk kunjungan dan apresiasi Lily. Jaga kesehatan juga baik-baik. Salam Kuliner :-)...Endang


  |  2020-06-25 18:41:40
Lana from Semarang says:
Tks resepnya mbk, jelas n lengkap. Bikin masak jd semangat, karena tidak ragu-ragu. Gusti mberkahi panjenengan

Hallo Lana ;-). Semoga berhasil percobaannya sesuai harapan. Terima Kasih untuk kunjungan dan apresiasinya. Gusti Ingkang Murbehing Dumadi..Mugi penjengengan tansah dipun paringi kesarasan lan kawilujengan ;-)...endang


  |  2020-06-03 07:39:37
Julia from Sulawesi says:
Mau tanya mbak, kalau adonan kremesmya bisa tahan disimpan dikulkas ga ya kl gamau lgsg dgoreng semua? Kira2 bs tahan brp lama? Makasih banyak sblmnya mbak. Sukses trus yah

Maksudnya kuah hasil perebusan atau sudah dicampur tepung siap menjadi olahan kremesan Julia ?. Saran saya kalau gak mau digoreng langsung ambil kuah untuk kremes sebagian saja. Tahan 3 hari asal gak diobok-obok. Kalau dicampur sekalian sama tepung lama nanti terlalu mengendap dalam air saya gak yakin apa masih bagus hasilnya. Selamat menocba. Salam...endang


  |  2020-04-26 09:58:19
Hanifah from Depok says:
Jazakillahu khayran katsiro resep lengkapnya jeng... Semoga ilmunya menjadi pahala jariyah dan berkah dunia akhirat Aamiin...

Terima Kasih Jeng Hanifah :-). Alhamdulillah, terima kasih untuk semua doa-doa yang baik. Semoga segala kebaikan juga dilimpahkan untuk Jeng Hanifah sekeluarga. Amin YRA. Terima Kasih untuk kunjungan, motivasi dan apresiasinya. Semoga resep-resep di sini memberi manfaat yang lebih besar untuk keluarga Jeng Hanifah. Salam Kuliner...Endang


  |  2019-11-29 12:17:20
Desi from Semarang says:
Halo mbak endang..Kulo nuwun..mbak mau nanya,misal masaknya pakai panci presto bgmn ya hasilnya?mohon pencerahannya ya mbak...matur nuwun sebelumnya..

Monggo pinarak Desi :-). Silahkan saja pakai panci presto. Ayam beserta bumbu dan airnya direbus pakai panci presto tapi jangan lama-lama. Kira-kira sampai setengah matang saja. Paling sekitar 7 menit sejak panci mendesis. Ayam lebih cepat lunak dan matang daripada daging. Atau Desi sudah tahu dari pengalaman berapa lama panci presto yang Desi pakai perlu waktu untuk memasak Ayam. Kalau kelamaan nanti ayamnya hancur lebur jadi ayam suwir :-). Silahkan dicoba, nanti kalau sudah tahu kan bisa dipakai sebagai tolok ukur untuk memasak selanjutnya. O ya air kelapa untuk merebus ditambahin paling gak jumlah minimal untuk merebus dalam panci presto soalnya proses penguapan di panci presto kan lebih cepat biar nanti masih ada kaldu untuk bikin kremesannya. Semoga sukses ;-). Salam...Endang


  |  2014-12-15 11:55:27
Bunda Sri from Palembang says:
Assalamu’alaikum. Hihihi.. Namaku disebut2, jadi malu.. Trims mbak endang resepnya. Ntar aku cobain resep ayam kalasannya. Mo beli tepung sagu+tepung beras dulu ni. Aku tambah semangat masak setelah kenal web ini. Biasanya bingung mo masak apa. Salam hangat mb Endang ;D Semangat trus ya cobain+posting resep2 baru

Wa'alaikum salam Bunda Sri:-) . Lho ngapain malu saya saja justru merasa senang dan bangga bisa ngompori Bunda jadi lebih semangat turun dapur ;-). Seneng juga saya dipercaya untuk coba2 resep baru meski pakai acara martil-martil kelapa ha ha ha. OK Selamat bereksperimen semoga sukses.. Wassalam..Endang


Tulis Komentar Anda: